Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Kurang Percaya Diri pada Siswa di SMP Negeri 3 Tomohon

Authors

  • Gustina Pandiangan Universitas Negeri Manado, Indonesia
  • Meisie L. Mangantes Universitas Negeri Manado, Indonesia
  • Djailan Mansur Universitas Negeri Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.962

Keywords:

Strategi Guru BK, Kurang Percaya Diri, Konseling Individu, Siswa SMP

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi kurang percaya diri pada siswa di SMP Negeri 3 Tomohon, faktor pendukung, serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan layanan BK. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian terdiri dari guru BK, wali kelas, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian terdahulu yang relevan, seperti penelitian (Djailan Mansur, 2024), menunjukkan bahwa layanan konseling individual efektif meningkatkan self-esteem dan keberanian siswa melalui perubahan pola pikir negatif menjadi lebih positif. Selain itu, penelitian Mangantes menjelaskan bahwa strategi guru BK yang dilakukan secara sistematis dan humanistik dapat membantu siswa memahami potensi dirinya serta mengurangi perilaku menarik diri akibat rasa minder dan takut gagal. Temuan tersebut mendukung hasil penelitian ini bahwa siswa yang kurang percaya diri cenderung pasif, takut berbicara di depan kelas, dan menghindari interaksi sosial karena khawatir mendapat penilaian negatif dari lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang digunakan guru BK adalah layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik melalui hubungan dari hati ke hati (rapport building), pemberian motivasi dan penguatan positif (positive reinforcement), serta kerja sama dengan wali kelas dan pihak sekolah. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru BK yang dilakukan secara personal, bertahap, dan penuh empati efektif dalam membantu siswa mengatasi rasa kurang percaya diri di SMP Negeri 3 Tomohon.

References

Aditya Dwi Nugroho, A. F. (2022). Hambatan guru berlatar pendidikan non bimbingan konseling sebagai pelaksana program bimbingan dan konseling.

Anak, K. N. P. E. S. K. (2008). Eksploitasi seksual komersial anak di Indonesia. Humaniora, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1

Atika, L., Arlizon, R., & Khadijah, K. (2023). Pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik terapi kognitif dalam upaya menurunkan kecemasan sosial (social anxiety) siswa SMA. Jurnal Fokus Konseling, 9(2), 72–77. http://ejournal.umpri.ac.id/index.php/fokus

Budiman, Q., Mouton, S., Veenhoff, L., & Boersma, A. (2021). Fear of negative evaluation (FNE) dalam pendidikan jasmani terhadap hasil belajar siswa di SMAN 10 Bandung. Jurnal Inovasi Penelitian, 1, 1–15.

Corey, G. (2011). Theory and practice of counseling and psychotherapy.

Djailan Mansur. (2024). Layanan konseling individual dengan pendekatan Rational Emotive Behaviour Therapy untuk meningkatkan self-esteem siswa di SMA Kristen 1 Tomohon. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(12), 975–980. https://doi.org/10.5281/zenodo.13309371

Fetriana, S., Yuline, Y., & Lestari, S. (2018). Studi kasus tentang siswi minder dalam pergaulan pada kelas VIII SMP Negeri 1 Semparuk. JPPK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(4), 1–10. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/viewFile/25183/75676576409

Ignasius Kurnia, Matilda Pia Bone, & Yohanes Demon. (2024). Hubungan kepercayaan diri dengan komunikasi interpersonal siswa. SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 8–13. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v4i1.3557

Jaya, I. I. (2024). Konseling individual. 2, 306–312.

Lauster, P. (2012). Tes kepribadian. Jakarta: Bumi Aksara.

Mangantes, M. L. (2023). Keterampilan pengungkapan diri (self-disclosure) bagi siswa SMA Negeri Tompaso Baru. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 2023(24), 1108–1113.

Musriani. (2020). Saat pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 4 Tanggul. Universitas Muhammadiyah Jember.

Nasution, S. (2016). Metode penelitian naturalistik kualitatif. Bandung: Tarsito.

Nurihsan, A. J. (2017). Strategi layanan bimbingan dan konseling. Bandung: PT Refika Aditama.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling (Vol. 2).

Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist's view of psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Syaripah, S., & Ramadhan, A. (2022). Pembentukan karakter percaya diri pada pembelajaran matematika siswa SDUA Taman Harapan Curup: Verbal reinforcement dan non-verbal reinforcement. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 147. https://doi.org/10.29240/jpd.v6i2.5816

Tohirin. (2017). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Pandiangan, G., Mangantes, M. L., & Mansur, D. (2026). Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Kurang Percaya Diri pada Siswa di SMP Negeri 3 Tomohon. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(4), 1308–1315. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.962

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.