Layanan Konseling Individu dalam Mengelola Emosi Siswa di SMP Negeri 2 Tomohon
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1348Keywords:
Konseling Individu, Regulasi EmosiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan konseling individu dalam mengelola emosi siswa di SMP Negeri 2 Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan dua siswa sebagai partisipan utama, seorang guru Bimbingan dan Konseling, serta orang tua siswa sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai permasalahan emosi, seperti kesulitan mengendalikan kemarahan, kecemasan berlebihan, ketidakstabilan emosi, dan hambatan dalam hubungan sosial. Pelaksanaan layanan konseling individu dilakukan melalui tahap identifikasi masalah, pembentukan hubungan konseling, eksplorasi permasalahan, pemberian bantuan, dan evaluasi. Setelah mengikuti layanan konseling, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali dan mengendalikan emosi, menerapkan strategi pengelolaan emosi yang lebih adaptif, serta memperbaiki hubungan sosial. Keberhasilan layanan didukung oleh keterbukaan siswa, hubungan yang baik antara guru BK dan siswa, serta penggunaan teknik konseling yang sesuai, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu, fasilitas, dan rasa canggung siswa pada tahap awal konseling.Berdasarkan hasil penelitian, layanan konseling individu berperan dalam membantu siswa mengelola emosi secara lebih efektif sesuai dengan kebutuhan mereka.
References
Ali, M., & Asrori, M. (2012). Psikologi remaja: Perkembangan siswa. Bumi Aksara.
Beck, A. T. (2016). Cognitive therapy: Basics and beyond (3rd ed.). Guilford Press.
Blakemore, S. J., & Mills, K. L. (2018). Is adolescence a sensitive period for sociocultural processing? Annual Review of Psychology, 65, 187–207. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010213-115202
Casey, B. J., & Galvan, A. (2017). The adolescent brain. Developmental Review, 28(1), 62–77. https://doi.org/10.1016/j.dr.2007.08.003
Cohen, S., & Wills, T. A. (2017). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.
Corey, G. (2019). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Corey, G., Corey, M. S., & Callanan, P. (2014). Issues and ethics in the helping professions (9th ed.). Brooks/Cole Cengage Learning.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Ekman, P. (2017). Emotions revealed: Recognizing faces and feelings to improve communication and emotional life (2nd ed.). Henry Holt and Company.
Folkman, S. (2019). Stress, coping, and hope. Psycho-Oncology, 19(9), 901–908. https://doi.org/10.1002/pon.1836
Gladding, S. T. (2012). Counseling: A comprehensive profession (7th ed.). Pearson Education.
Goleman, D. (2018). Emotional intelligence: Why it matters more than IQ (25th anniversary ed.). Bantam Books.
Gross, J. J. (Ed.). (2007). Handbook of emotion regulation. The Guilford Press.
Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781
Kasenda, R. Y., Tatilu, F., & Mende, S. A. (2024). Konseling rational emotive behavior therapy untuk mengubah pola perilaku pada remaja pelaku penganiayaan. Jurnal Genta Mulia, 15(1), 268–273.
Koole, S. L. (2019). The psychology of emotion regulation: An integrative review. Cognition and Emotion, 23(1), 4–41. https://doi.org/10.1080/02699930802619031
Lazarus, R. S. (2016). Emotion and adaptation. Oxford University Press.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (2018). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Mangantes, M. L., Podung, B. J., & Runtulalo, A. M. M. (2024). Analisis permasalahan dan solusi guru bimbingan konseling dalam penerapan layanan bimbingan konseling di SMA. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(11).
Mappiare, A. (2018). Pengantar konseling dan psikoterapi (2nd ed.). RajaGrafindo Persada.
McRae, K. (2016). Cognitive emotion regulation: A review of theory and scientific findings. Current Opinion in Behavioral Sciences, 10, 119–124. https://doi.org/10.1016/j.cobeha.2016.06.004
Prayitno. (2017). Layanan bimbingan dan konseling kelompok (dasar dan profil). Ghalia Indonesia.
Prayitno, & Amti, E. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.
Putri, A. S., & Sari, D. K. (2020). Efektivitas konseling individu dalam meningkatkan regulasi emosi remaja. Jurnal Konseling Indonesia, 6(2), 89–95. https://doi.org/10.21831/jki.v6i2.34567
Santrock, J. W. (2014). Adolescence (Edisi Indonesia). Erlangga.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, P., Dewi, K. S., & Setiawan, J. L. (2020). Academic anxiety and emotional regulation among Indonesian adolescents. Asian Journal of Social Psychology, 23(4), 445–452. https://doi.org/10.1111/ajsp.12415
Sari, P., & Indrawati, E. S. (2020). Strategi regulasi emosi pada remaja: Tinjauan teoritis dan empiris. Jurnal Psikologi Undip, 19(2), 156–167. https://doi.org/10.14710/jpu.19.2.156-167
Steinberg, L. (2017). Adolescent development and juvenile justice. Annual Review of Clinical Psychology, 5, 459–485. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-021815-093154
Suryadi, B. (2020). Hubungan regulasi emosi dengan prestasi akademik siswa SMP. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(1), 45–58. https://doi.org/10.17977/um023v15i12020p045
Thompson, R. A., & Goodman, M. (2019). Development of emotion regulation: More than meets the eye. In A. M. Kring & D. M. Sloan (Eds.), Emotion regulation and psychopathology: A transdiagnostic approach to etiology and treatment (pp. 38–58). Guilford Press.
Wulandari, S., & Megawati, F. (2021). Profil masalah emosional siswa SMP di Indonesia: Studi deskriptif. Jurnal Bimbingan Konseling, 7(3), 234–241. https://doi.org/10.24914/jbk.v7i3.4521
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andy Canrika Pauang, Meisie L. Mangantes, Rinna Yuanita Kasenda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







