Transformasi Peran Kehumasan dalam Pelayanan Publik Digital
Membangun Komunikasi Responsif, Transparan dan Berorientasi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1487Keywords:
Kehumasan, Pelayanan Publik, Komunikasi Digital, Transparansi, Responsivitas, Studi PustakaAbstract
Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi peran kehumasan dalam pelayanan publik digital serta bentuk komunikasi yang mendukung pelayanan responsif, transparan, dan berorientasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui penelaahan artikel jurnal ilmiah, buku, regulasi, dan sumber resmi yang relevan dengan kehumasan, komunikasi pemerintah, pelayanan publik, transformasi digital, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, perbandingan, dan sintesis terhadap berbagai literatur yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital memperluas peran kehumasan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, pengelola informasi publik, fasilitator komunikasi dua arah, serta pengelola aspirasi dan pengaduan masyarakat. Media sosial, website, dan kanal pengaduan digital dapat mendukung komunikasi yang lebih responsif dan transparan apabila dikelola secara konsisten, cepat, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Transformasi kehumasan dalam pelayanan publik pada akhirnya menuntut pergeseran dari komunikasi satu arah menuju komunikasi dialogis, partisipatif, dan berorientasi pada pengalaman masyarakat.
References
Avery, E. J., & Graham, M. W. (2013). Political public relations and the promotion of participatory, transparent government through social media. International Journal of Strategic Communication, 7(4), 274–291. https://doi.org/10.1080/1553118X.2013.824885
Jia, Z., Liu, M., & Shao, G. (2019). Linking government social media usage to public perceptions of government performance: An empirical study from China. Chinese Journal of Communication, 12(1), 84–101. https://doi.org/10.1080/17544750.2018.1523802
Liu, B. F., & Horsley, J. S. (2007). The government communication decision wheel: Toward a public relations model for the public sector. Journal of Public Relations Research, 19(4), 377–393. https://doi.org/10.1080/10627260701402473
Panagiotopoulos, P., Klievink, B., & Cordella, A. (2019). Public value creation in digital government. Government Information Quarterly, 36(4), Article 101421. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.101421
Rahardja, Y. S. (2026). Transformasi digital dan perubahan pola komunikasi publik di era media sosial. Prosiding Seminar Nasional.
SP4N-LAPOR!. (n.d.). Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).
Trisilia, A. L., & Pebriana, R. (2023). Peran humas dalam mempublikasikan kegiatan pemerintah melalui media sosial Instagram di Sekretariat DPRD Kota Lahat. Jurnal Studi Ilmu Komunikasi, 2(2), 1–9. https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jsikom/article/view/17450
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Sumartini, Erly Zahara, Firda Fadila Ghassani, Saipul Annur, Baharudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







