Strategi Diversifikasi Sumber Pembiayaan Pendidikan Islam untuk Mewujudkan Keberlanjutan dan Kemandirian Finansial Lembaga Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1483Keywords:
Diversifikasi Pembiayaan, Pendidikan Islam, Keberlanjutan Finansial, Kemandirian Lembaga, Keuangan Sosial IslamAbstract
Keberlanjutan pembiayaan merupakan salah satu tantangan penting dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Ketergantungan pada satu atau beberapa sumber pendanaan dapat meningkatkan kerentanan lembaga ketika terjadi perubahan jumlah peserta didik, penurunan kontribusi masyarakat, atau perubahan kebijakan pendanaan. Artikel ini bertujuan menganalisis strategi diversifikasi sumber pembiayaan pendidikan Islam untuk mendukung keberlanjutan dan kemandirian finansial lembaga pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dengan menelaah literatur tentang manajemen pembiayaan pendidikan, ketergantungan sumber daya, keberlanjutan keuangan organisasi nirlaba, dan keuangan sosial Islam. Literatur dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi sumber pembiayaan, prinsip pengelolaan, peluang, risiko, serta strategi integrasi pendanaan. Artikel ini mengembangkan kerangka konseptual diversifikasi yang mencakup pemetaan kebutuhan keuangan, pengembangan sumber pendanaan, penguatan tata kelola, mitigasi risiko, dan evaluasi keberlanjutan. Diversifikasi dipandang tidak cukup dilakukan dengan menambah jumlah sumber dana, tetapi perlu disertai pengelolaan yang transparan, akuntabel, sesuai prinsip syariah, dan berorientasi pada misi pendidikan. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan strategi pembiayaan lembaga pendidikan Islam yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
References
Amelia, R., & Karim, H. A. (2025). The importance of education financing management in Islamic institution. FiTUA: Jurnal Studi Islam, 6(1), 48–59. https://doi.org/10.47625/fitua.v6i1.1013
Bakhri, S., Johari, F., & Rahim, H. B. (2023). Productive waqf development in improving Islamic boarding school independent economics. Tasharruf: Journal of Islamic Economics and Business, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.55757/tasharruf.v4i1.250
Bowman, W. (2011). Financial capacity and sustainability of ordinary nonprofits. Nonprofit Management and Leadership, 22(1), 37–51. https://doi.org/10.1002/nml.20039
Hansmann, H. B. (1980). The role of nonprofit enterprise. The Yale Law Journal, 89(5), 835–901. https://doi.org/10.2307/796089
Hidayani, E. F., Harsono, & Suyatmini. (2026). Diversifikasi agrobisnis dan wakaf produktif sebagai strategi pembiayaan berkelanjutan lembaga pendidikan Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1). https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40697
Pfeffer, J., & Salancik, G. R. (1978). The external control of organizations: A resource dependence perspective. Harper & Row.
Rahmatullah, S., Malik, A., & Abdullah, S. (2026). Productive waqf-based financing management model for sustainable Islamic education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 561–576. https://doi.org/10.30868/ei.v15i02.10075
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sutiana, D., Karwati Sri Mulyani, E., Nursyeha, M. I. F., Fauji, I., & Hidayat, A. (2025). Management of educational financing based on efficiency and accountability in pesantren. Ar-Rosikhun: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(3), 457–475. https://doi.org/10.18860/rosikhun.v4i3.39754
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indra Mukti Abam, Lasni Sutri, Siti Sumartini, Muhammad Jhoni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







