Hubungan antara Self-Control dengan Gambling Craving pada Mahasiswa di Kota Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.981Keywords:
Gambling Craving, Self Control, Judi Online, MahasiswaAbstract
Gambling craving merupakan dorongan atau hasrat yang kuat untuk melakukan perjudian online dan menjadi salah satu faktor yang berperan dalam berkembangnya perilaku adiksi perjudian. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada masyarakat umum, tetapi juga telah menjangkau kalangan mahasiswa serta menimbulkan berbagai dampak negatif. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan munculnya gambling craving adalah self-control. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-control dengan gambling craving pada mahasiswa yang pernah menggunakan judi online di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi terhadap 101 mahasiswa yang pernah menggunakan judi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-control dengan gambling craving (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar -0,895. Nilai tersebut menunjukkan hubungan yang sangat kuat, yang berarti semakin tinggi self-control yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah gambling craving yang dirasakan. Sebaliknya, semakin rendah self-control, maka semakin tinggi dorongan untuk melakukan perjudian online. Temuan ini menunjukkan bahwa self-control merupakan salah satu faktor penting yang berkaitan dengan munculnya gambling craving pada mahasiswa.
References
Addiyansyah, W. (2023). Kecanduan judi online di kalangan remaja di Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Jurnal Komunikasi Gagasan, Politik, dan Budaya MANIFESTO, 1(1), 13–22.
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Ananta, B. D. P., Sandri, R., & Manara, M. U. (2024). Pengaruh self-control terhadap kecenderungan kecanduan judi online pada dewasa awal. Dalam Seminar Nasional Sistem Informasi (SENASIF) (Vol. 8, hlm. 5462–5470).
Apdillah, D., Zebua, R. B., Idham, M., & Anhar, I. (2024). Teknologi digital di dalam kehidupan masyarakat. Selodang Mayang, 8(2), 101–107.
Arifin, H. H., & Milla, M. N. (2020). Adaptasi dan properti psikometrik skala kontrol diri ringkas versi Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 179–195.
Averill, J. R. (1973). Personal control over aversive stimuli and its relationship to stress. Psychological Bulletin, 80(4), 286–303.
Baumeister, R. F., Vohs, K. D., & Tice, D. M. (2007). The strength model of self-control. Current Directions in Psychological Science, 16(6), 351–355.
Cornil, A., Lopez-Fernandez, O., Devos, G., de Timary, P., Goudriaan, A. E., & Billieux, J. (2018). Exploring gambling craving through the elaborated intrusion theory of desire: A mixed methods approach. International Gambling Studies, 18(1), 1–21.
De Ridder, D. T., De Boer, B. J., Lugtig, P., Bakker, A. B., & Van Hooft, E. A. (2011). Not doing bad things is not equivalent to doing the right thing: Distinguishing between inhibitory and initiatory self-control. Personality and Individual Differences, 50(7), 1006–1011.
De Ridder, D. T., Lensvelt-Mulders, G., Finkenauer, C., Stok, F. M., & Baumeister, R. F. (2012). Taking stock of self-control: A meta-analysis of how trait self-control relates to a wide range of behaviors. Personality and Social Psychology Review, 16(1), 76–99.
Fadhilla, Intan, Shafira, Aldi, & Hafeyza. (2023). Pengaruh perilaku ekonomi pada ketergantungan judi online di kalangan mahasiswa. Transekonomika, 3(5).
Faisyal. (2022). Realitas sosial smartphone dalam interaksi sosial remaja. Jurnal Oratio Directa, 4(1), 616–635.
Fajriah, T., & Ningsih, E. R. (2024). Pengaruh teknologi komunikasi terhadap interaksi sosial di era digital. Merdeka Indonesia Journal International (MIJI), 4(1), 149–158.
Faul, F., Erdfelder, E., Buchner, A., & Lang, A. G. (2009). Statistical power analyses using G*Power 3.1: Tests for correlation and regression analyses. Behavior Research Methods, 41(4), 1149–1160.
Firnando, S., & Legowo, M. (2021). Motif judi online (remi poker) sebagai tumpuan mata pencaharian keluarga di Kelurahan Wiyung, Surabaya. Paradigma: Jurnal Mahasiswa S1 Sosiologi UNESA, 10(1).
Fitrinanda, R. D., Meiyuntariningsih, T., & Ramadhani, H. S. (2024). Intensitas bermain judi online meningkat: Bagaimana peranan self-control? Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(3).
Friska, J., Barus, A. H. B., Alfyanti, A., Purba, D. A., Padang, I. N., & Ginting, J. R. (2024). Pola perilaku pengguna situs judi online dan faktor-faktor yang memengaruhi. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(6), 282–296.
Ginting, E., Sartika, Z., Puspitasari, C., & Anggraini, F. (2023). The impact of technology development on gadget use in early children. UNES Journal of Scientech Research, 8(1), 22–31.
Hardiansyah, S., & Asriwandari, H. (2016). Kegiatan judi online di kalangan pelajar dan mahasiswa di Kota Pekanbaru (Skripsi). Universitas Riau.
KataSumbar.com. (2022, August 27). Puluhan orang ditangkap Polres Bukittinggi terkait judi, salah satu tersangka berusia 81.
Lead.co.id. (2022, August 19). Ungkap kasus judi online, Kapolda Sumbar dituding cari panggung.
Mathorri, A. (2022). Self-control remaja dalam mengurangi permainan judi online di Kota Bengkulu (Disertasi). UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Migu, M., & Zaky, M. (2022). Penyebab keterlibatan masyarakat dalam aktivitas perjudian online. Anomie, 4(1), 24–36.
Pradana, O., & Primanita, R. Y. (2023). Kontribusi self-control terhadap perilaku internet gambling pada mahasiswa. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 9510–9518.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2025a). Pemerintah tegaskan perang total terhadap judi online dan pencucian uang.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. (2025b). Promensisko 2025: Menjawab ancaman judi online dan kejahatan digital lewat aksi.
Rabbani, D. A., & Najicha, F. U. (2023). Pengaruh perkembangan teknologi terhadap kehidupan dan interaksi sosial masyarakat Indonesia.
Rafiqah, L., & Rasyid, H. (2023). Dampak judi online terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Al-Mutharahah, 20(2), 282–290.
Rodhiyah, I., Hapsari, I. P., & Iskandar, H. I. (2022). Pertanggungjawaban pelaku tindak pidana perjudian online di Indonesia. Al-Manhaj, 4(2), 591–600.
Saefullah, M. H. (2023). Pengaruh konformitas teman sebaya dan self-control terhadap intensi judi online pada mahasiswa UIN Walisongo Semarang.
Sihotang, H. (2023). Metode penelitian kuantitatif. UKI Press.
Subagyo, A. A. M., & Astuti, L. (2022). Faktor yang memengaruhi mahasiswa melakukan perjudian online. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology, 3(3), 180–189.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-5). Alfabeta.
Tangney, J. P., Boone, A. L., & Baumeister, R. F. (2018). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Dalam Self-regulation and self-control (hlm. 173–212). Routledge.
Taufik, Z. A., Mulyana, S. P., Putri Raodah, N., Rahmania, A. Z. N., & Ashady, S. (2026). Teknologi di ujung jari, bahaya di baliknya: Sosialisasi hukum tentang judi online bagi masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdira), 6(1).
TribunPadang.com. (2025, January 1). Polda Sumbar tangkap 98 tersangka judi online.
ValoraNews.com. (2025, November 28). Wako Bukittinggi temukan 60 penerima salah gunakan bansos.
Widhiatanti, K. T., & Tobing, D. H. (2024). Dampak judi online pada remaja penjudi: Literature review. Deviance: Jurnal Kriminologi, 8(1), 91–108.
Widodo, S., et al. (2023). Buku ajar metode penelitian. Science Techno Direct.
Young, M. M., & Wohl, M. J. (2009). The Gambling Craving Scale: Psychometric validation and behavioral outcomes. Psychology of Addictive Behaviors, 23(3), 512–522.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Idham Husni, Zulian Fikry

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







