Pengaruh Media Sosial terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling FIPP Universitas Negeri Manado
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1197Keywords:
Media sosial, Gaya Hidup, Bimbingan KonselingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh media Sosial Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling FIPP Universitas Negeri Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran angket (kuesioner) sekala likert sebagai alat pengumpulan data. Populasi berjumlah 108 mahasiswa dari dua angkatan prodi Bimbingan dan Konseling dari dua angkatan yakni angkatan 2022-2023, dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% agar data yang diperoleh dapat mewakili populasi secara proporsional. Teknis analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan computer SPSS 25 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara media sosial terhadap gaya hidup mahasiswa dengan adanya perubahan pada pandangan, prsepsi, penampilan, sosialisasi, berdasarkan analisis data regresi linear sederhana, menunjukkan ada pengaruh media sosial terhadap gaya hidup mahasiswa diperoleh persamaan regresi Y: 21,306 + 0,829 X dengan perbandingan penaikan kedua variabel secara kuantitatif adalah 1: 43,318 perbandingan ini menunjukkan bahwa apabila terjadi peningkatan satu limit/unit pada variabel Media Sosial (X) maka akan terjadi kenaikan sebesar 0,829 pada variabel Gaya Hidup Mahasiswa (Y). Persamaan regresi tersebut signifikan atau tidak akan diuji dengan menggunakan Fhitung pada taraf signifikan 0,05. Berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media sosial terhadap gaya hidup mahasiswa prodi Bimbingan dan Konseling diterima dan signifikan, hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi (F) sebesar 43,318 dengan signifikan 0,00.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Armstrong, G., & Kotler, P. (2016). Principles of marketing (17th ed.). Pearson Education.
Bandura, A. (2001). Social cognitive theory of mass communication. Media Psychology, 3(3), 265–299. https://doi.org/10.1207/S1532785XMEP0303_03
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik telekomunikasi Indonesia 2024. https://www.bps.go.id
Chaney, D. (1996). Lifestyles: Key ideas. Routledge.
Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday Anchor Books.
González-Larrea, B., & Hernández-Serrano, M. J. (2020). Digital identity built through social networks. Eighth International Conference on Technological Ecosystems for Enhancing Multiculturality, 940–944.
Hussain, Z., Griffiths, M. D., & Sheffield, D. (2023). The digital mirror: Social media, comparison, and mental health in students. Computers in Human Behavior, 145, 107789.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1973). Uses and gratifications research. Public Opinion Quarterly. https://doi.org/10.1086/268109
Khansa, A., & Putri, R. (2021). Pengaruh media sosial terhadap pembentukan identitas dan interaksi sosial mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi di Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 45–60.
Kholidin, N., Suarna, N., & Prihartono, W. (2024). Segmentasi gaya hidup mahasiswa menggunakan algoritma K-means clustering. JELIKU (Jurnal Elektronik Ilmu Komputer Udayana), 12(3), 705.
Kim, Y., & Kim, S. (2021). Social media use and consumer lifestyle orientation. Journal of Retailing and Consumer Services, 60, 102460.
McQuail, D. (2003). Teori komunikasi massa. Erlangga.
Putri, L., & Suryani, A. (2022). Identitas digital dan gaya hidup di kalangan mahasiswa. Jurnal Sosioteknologi, 21(3), 188–197.
Putri, W. S. R., & Nurwati, N. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 50.
Rahmawati, F., & Prasetyo, B. (2021). Pengaruh gaya hidup konsumtif terhadap prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(2), 123–133.
Rampengan, E. S., Lumapow, H. R., & Sengkey, M. M. (2025). Analisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap perilaku imitasi diri (self imitation) pada remaja di Kota Tomohon. Psikopedia, 6(1), 45–51. https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/psikopedia/article/view/11575
Renggo, Y. R., & Kom, S. (2022). Populasi dan sampel kuantitatif. Dalam Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi (p. 43).
Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill Education.
Saragih, A. P., Mangantes, M. L., & Kasenda, R. Y. (2025). Pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap kontrol diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Tondano. Psikopedia, 6(1), 9–14. https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/psikopedia/article/view/11421
Saumantri, T. (2022). Dampak pandemi COVID-19 terhadap perubahan sosial pada anak. Jurnal Anifa: Studi Gender dan Anak, 3(2), 91–107. https://doi.org/10.32505/anifa.v3i2.4730
Solomon, M. R. (2019). Consumer behavior: Buying, having, and being (13th ed.). Pearson.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
We Are Social, & Meltwater. (2023). Digital 2023: Indonesia—Essential insights into the state of digital. DataReportal. https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia
Zain, K. (2021). Gaya hidup dan cermin diri dalam food, fun, dan fashion di kalangan mahasiswa Universitas Sriwijaya. Jurnal Empirika, 5(1), 25–45. https://doi.org/10.47753/je.v5i1.89
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Clara Sinta Ginting, Harol R Lumapow, Rinna Yuanita Kasenda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







