Pengalaman Subjektif dan Hambatan Psikomotorik Murid Teknik Pemesinan dalam Pembelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian SMK
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.856Keywords:
Pengalaman Subjektif, Hambatan Psikomotorik, Kerja Bangku, Ergonomi, Teknik Pemesinan, FenomenologiAbstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman subjektif serta mengidentifikasi hambatan psikomotorik murid kelas X Teknik Pemesinan 3 di SMK Negeri 6 Malang dalam pembelajaran praktik kerja bangku, khususnya proses mengikir besi virkan pada pembuatan palu pen. Pendekatan kualitatif fenomenologi digunakan untuk menggali perspektif langsung dari subjek penelitian yang dibatasi pada tiga murid kelas X Teknik Pemesinan 3 yang mengalami hambatan psikomotorik dalam proses mengikir serta seorang guru pengampu mata pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian (DPK) Teknik Pemesinan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap ketiga murid, serta wawancara mendalam dengan guru pengampu untuk memperoleh perspektif mengenai proses pembelajaran dan hambatan psikomotorik yang dialami murid. Dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: murid mengalami kecemasan awal yang secara bertahap berkembang menjadi adaptasi dan motivasi intrinsik; hambatan psikomotorik meliputi inkonsistensi tekanan kikiran, ketidakstabilan pola gerakan, kurangnya koordinasi tubuh, dan kelelahan otot prematur; serta ketidaksesuaian tinggi ragum dengan postur tubuh murid menyebabkan posisi kerja yang tidak ergonomis dan mempercepat kelelahan fisik. Penelitian ini merekomendasikan penyesuaian fasilitas bengkel, penguatan bimbingan teknis terdiferensiasi, dan pengembangan media pembelajaran berbasis kebutuhan psikomotorik.
References
Ahmad, S. T., Watrianthos, R., Samala, A. D., Muskhir, M., & Dogara, G. (2023). Project-based learning in vocational education: A bibliometric approach. International Journal of Modern Education and Computer Science, 15(4), 43–56. https://doi.org/10.5815/ijmecs.2023.04.04
Apriliana, I. P. A. (2018). Tingkat kecemasan siswa SMK menghadapi ujian nasional berbasis komputer tahun 2018. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 37–44. https://doi.org/10.25273/counsellia.v8i1.2341
Arianto, A., & Handayani, S. (2024). Pengantar studi fenomenologi. Novelty Publishing.
Dzulkurnain, M. I., Aminuddin, A., & Hammood, W. A. (2024). Optimizing students' practical skills through project-based learning: Case study in vocational high schools. International Journal of Evaluation and Research in Education, 13(5), 3151–3163. https://doi.org/10.11591/ijere.v13i5.28694
Farid, M. (2018). Fenomenologi dalam penelitian ilmu sosial. Prenada Media.
Hariyanto, V. L., Hidayah, R., Pratama, G. N. I. P., & Syamsudin, R. N. (2023). Project-based learning at vocational schools: A case study of the implementation of entrepreneurship learning model. International Journal of Instruction, 16(3), 283–306. https://doi.org/10.29333/iji.2023.16316a
Mangesa, R. T., & Prasojo, K. (2025). Mengoptimalkan penggunaan jobsheet praktikum pada pembelajaran teknik instalasi tenaga listrik di SMK Negeri 5 Gowa. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, 2(1), 7–12.
Meisya, N., Rahmawati, R., Maulana, R., & Ramadan, M. S. (2025). Dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap kesiapan kerja lulusan SMK. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 41902–41909.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
Rahayu, L. S., & Suhartini, R. (2024). Pendidikan kejuruan di era revolusi industri 4.0: Perspektif teori. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 2484–2489.
Rina Maulida, R. (2025). Efektivitas e-learning berbasis proyek untuk siswa kejuruan di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 1(1), 1–15.
Saikhunuddin, S., Widajati, N., & Paskarini, I. (2024). Gambaran posisi kerja dan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja di industri baja Gresik. Media Gizi Kesmas, 13(1), 292–299. https://doi.org/10.20473/mgk.v13i1.2024.292-299
Schmidt, R. A., & Lee, T. D. (2011). Motor control and learning: A behavioral emphasis (5th ed.). Human Kinetics.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2024). Peran pendidikan vokasi dalam meningkatkan keterampilan kerja di era industri 4.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(6), 6853–6862.
Tatik, W., & Eko, N. R. (2023). Hubungan antara postur kerja, umur, dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 2(1), 1–23.
Umam, K., Rohati, S., & Nugraha, E. (2025). Instrumen pembelajaran psikomotorik. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1), 1–14.
Yoto, Irdianto, W., Marsono, & Kustono, D. (2019). Tata kelola bengkel teknik mesin dan K3 di pendidikan kejuruan. Media Nusa Creative.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Decka Ridho Ariraya, Yoto, Boby Hartawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







