Menumbuhkan Kesejahteraan Emosional Anak Usia Dini Melalui Program Bimbingan Konseling
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v1i5.211Keywords:
Kesejahteraan Emosional, Anak Usia Dini, Bimbingan KonselingAbstract
Studi ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas program bimbingan konseling dalam meningkatkan kesejahteraan emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yang memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman anak-anak dalam program bimbingan konseling tersebut. Metode ini juga memungkinkan peneliti untuk menjelajahi berbagai aspek yang relevan dengan kesejahteraan emosional anak usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan anak-anak usia dini yang mengikuti program bimbingan konseling. Wawancara tersebut dirancang untuk memahami persepsi mereka tentang perasaan mereka sebelum dan setelah mengikuti program, serta pengaruh program tersebut terhadap kesejahteraan emosional mereka. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data yang beragam, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman anak-anak dalam program bimbingan konseling. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para praktisi pendidikan dan konselor dalam merancang dan mengimplementasikan program bimbingan konseling yang efektif dalam menumbuhkan kesejahteraan emosional anak usia dini, serta memberikan dasar yang kuat untuk masa depan mereka.
References
Ahmadi, A. (2008). Psikologi Belajar Edisi Revisi. Rineka Cipta.
Albaboris, M. (2012). Mendidik Generasi Bangsa Perspektif Pendidikan Karakter. PT Pustaka Insan Madan, Anggota IKAPI.
Enung, F. (2010). Psikologi Perkembangan: Perkembangan Peserta Didik. Pustaka Setia. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v1i1.155
Jailani, M. S. (2014). Teori Pendidikan Keluarga dan Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Nadwa, 8.
Khaironi, M. (2017). Pendidikan Moral Pada Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 1(01), 1. https://doi.org/10.29408/goldenage.v1i01.479
Lexy Moleong. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosdakarya.
Nuraini. (2013). Peran Orang Tua Dalam Penerapan Pendidikan Agama Dan Moral Bagi Anak. Jurnal MUADDIB, 03(01), 63– 86.
Pohan, I. (2015). Pembentukan Karakter Pribadi Muslim (Studi Kasus Pada Siswa Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu AdDhuha Dusun Purwasari Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo). Nur Elsam, 2,
–87.
Raharjo, S. B. (2015). Evaluasi Trend Kualitas Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan EVALUASI, 5, 511–532.
Rusmayanti, R. (2107). Penggunaan Metode Pembiasaan Dalam Meningkatkan Perilaku Moral Anak Kelompok B di Tk Bina Anak Sholeh Tuban. Unesa, 86, 122–140.
Safiiyah. (2012). Peran Kedua Orang Tua dan Keluarga ( Tinjuan Psikologi Perkembangan Islam dalam Membentuk Kepribadian Anak ). Jurnal Sosial Budaya, 9(1), 109–120.
Supratiknya. (2006). Komunikasi Pribadi: Tinjauan Psikologis. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Suryana. (2010). Metodologi penelitian. UPI.
Yanizon, A. (2016). Peran Orang Tua dalam Pembentukkan Moral Anak. Jurnal Pendidikan, 3, 1–11
Yusuf, S. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Fauziah Nasution , Najwa Kholida, Fitrah Isna Muhabbah Nst, Elfina Yanti Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







