Pengaruh Sosial dalam Buku Aku Lupa Aku Manusia Karya Febriawan Jauhari
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1189Keywords:
Bentuk-Bentuk Pengaruh Sosial, Self Improvement, Pengaruh Normatif, Pengaruh InformasionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pengaruh sosial yang digambarkan dalam buku Aku Lupa Aku Manusia Karya Febriawan Jauhari?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini dipilih karena tujuan penelitian adalah untuk memahami dan menjelaskan secara mendalam serta kontekstual pengaruh sosial yang dialami oleh dalam buku Aku Lupa Aku Manusia karya Febriawan Jauhari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi sosial, yaitu pendekatan yang mengkaji perilaku, cara berpikir, dan konflik tokoh dengan memperhatikan pengaruh dari lingkungan sosial, norma, tekanan sosial, serta ekspektasi masyarakat yang terlihat dalam buku. Data tersebut diambil dari kutipan-kutipan dalam buku Aku Lupa Aku Manusia karya Febriawan Jauhari, seperti tekanan sosial, norma sosial, ekspektasi sosial, serta dampaknya terhadap perilaku dan perkembangan karakter. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh informasional merupakan bentuk pengaruh sosial yang paling dominan ditemukan dalam buku Aku Lupa Aku Manusia. 1) Bentuk Pengaruh Informasional (Informational Influence). Pengaruh informasional merupakan bentuk pengaruh sosial yang terjadi ketika individu menerima dan mempercayai informasi, pengetahuan, pengalaman, atau pandangan yang berasal dari orang lain karena dianggap lebih memahami suatu keadaan. 2) Bentuk Pengaruh Normatif (Normative Influence). Pengaruh normatif merupakan bentuk pengaruh sosial yang terjadi ketika individu menyesuaikan sikap, perilaku, dan cara berpikirnya agar sesuai dengan nilai, norma, atau harapan yang berlaku dalam lingkungan sosialnya.
References
Abrams, M. H. (dalam Nurgiyantoro). (2021). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.
Alwisol. (2021). Psikologi kepribadian. UMM Press.
Aminuddin. (2004). Pengantar apresiasi karya sastra. Sinar Baru Algensindo.
Amna. (2022). Unsur intrinsik dalam karya sastra. Jurnal Kajian Sastra, 5(1), 45–56.
Anisah, A., dkk. (2022). Psikologi sosial dan perilaku individu dalam masyarakat. Jurnal Psikologi Sosial, 10(2), 101–112.
Arifudin. (2022). Interaksi sosial dan perilaku manusia. Jurnal Ilmu Sosial, 8(1), 33–44.
Baron, R. A., & Branscombe, N. R. (2022). Social psychology (14th ed.). Pearson Education.
Cindy, dkk. (2021). Sudut pandang dalam karya fiksi. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(2), 77–88.
Damono, S. D. (2022). Sosiologi sastra. Gramedia Pustaka Utama.
Erikson, E. H. (dalam Yusuf). (2022). Teori perkembangan identitas. Remaja Rosdakarya.
Fazalani. (2021). Struktur novel dan kehidupan sosial. Jurnal Sastra Modern, 4(1), 19–29.
Festinger, L. (dalam Walgito). (2021). Psikologi sosial. Andi Offset.
Forster, E. M. (dalam Stanton). (2020). Aspects of the novel. Penguin Books.
Hanafiah. (2022). Psikologi sosial sebagai ilmu perilaku. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(1), 55–66.
Linda, dkk. (2023). Novel romantis dan nilai kehidupan. Jurnal Sastra Kontemporer, 7(2), 88–99.
Mamonto. (2021). Tema dan latar sosial dalam karya sastra. Jurnal Bahasa Indonesia, 5(2), 60–71.
Mega, dkk. (2022). Gaya bahasa dalam karya sastra. Jurnal Stilistika, 6(1), 25–36.
Missi, & Rosmiati, A. (2022). Unsur ekstrinsik dalam karya sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa, 4(2), 90–102.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Myers, D. G. (2021). Social psychology (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Nugroho, dkk. (2023). Sastra sebagai media komunikasi sosial. Jurnal Humaniora, 11(1), 1–12.
Nurgiyantoro, B. (2021). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.
Oktaviani. (2021). Alur dalam novel modern. Jurnal Kajian Sastra, 5(1), 14–24.
Putri. (2023). Ekspektasi sosial dan identitas tokoh perempuan. Jurnal Sastra Indonesia, 9(2), 120–134.
Rahmawati. (2021). Tekanan sosial dan krisis identitas tokoh perempuan. Jurnal Psikologi Sastra, 6(1), 40–55.
Rasyimah. (2022). Tema dan latar dalam karya sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(1), 65–76.
Rosad. (2020). Novel sejarah dan realitas sosial. Jurnal Sastra Sejarah, 3(2), 50–62.
Sabban. (2022). Amanat dalam karya sastra. Jurnal Apresiasi Sastra, 4(1), 30–41.
Saragih, dkk. (2021). Novel populer dan minat baca masyarakat. Jurnal Literasi, 5(2), 80–92.
Sarwono, S. W. (2020). Psikologi sosial. Salemba Humanika.
Setiani. (2021). Struktur alur dalam novel. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 20–30.
Siregar. (2024). Kritik sosial dan media sosial dalam novel modern. Jurnal Sastra Digital, 10(1), 15–29.
Sulistyo, dkk. (2024). Novel sebagai karya fiksi realistik. Jurnal Sastra Indonesia, 10(1), 90–103.
Supriani. (2020). Hubungan sosial dan kejiwaan manusia. Jurnal Psikologi, 8(1), 45–56.
Supriani. (2023). Konteks sosial dalam psikologi sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 11(2), 67–79.
Surastina. (2020). Ciri-ciri novel modern. Jurnal Pendidikan Bahasa, 4(1), 10–22.
Sutanto. (2020). Unsur pembangun novel. Jurnal Kajian Sastra, 3(2), 44–55.
Wahyuni, dkk. (2024). Unsur intrinsik dan ekstrinsik novel. Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 70–85.
Walgito, B. (2021). Psikologi sosial. Andi Offset.
Wiyatmi. (2022). Sosiologi sastra. Kanwa Publisher.
Wulandari, dkk. (2025). Keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 13(1), 1–15.
Yuniati. (2020). Tokoh dan penokohan dalam karya sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa, 3(2), 60–72.
Yusuf. (2022). Pendekatan psikologi sosial dalam analisis tokoh. Jurnal Sastra dan Psikologi, 8(2), 100–115.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zery Maryansyah, Loliek Kania Atmaja, Ira Yuniati, Septina Lisdayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







