Meusare Community
Strategi Pengelolaan Sumber Daya Lokal Masyarakat Pesisir di Desa Pulo
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.952Keywords:
Tata Kelola Kolaboratif, Pengelolaan Sumber Daya Lokal, Masyarakat PesisirAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan sumber daya lokal melalui Komunitas Meusare dalam memberdayakan masyarakat pesisir di Desa Pulo, Kabupaten Nagan Raya, dengan menggunakan pendekatan Collaborative Governance (tata kelola kolaboratif). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sementara validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Meusare telah memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat desa, akademisi, dan masyarakat pesisir dalam pengelolaan sumber daya lokal. Proses kolaboratif tersebut tercermin dalam dialog tatap muka, pembangunan kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan hasil antara (intermediate outcomes), yang berkontribusi pada peningkatan partisipasi masyarakat, kapasitas kelembagaan, dan pengelolaan sumber daya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Collaborative Governance secara efektif mendukung pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan dengan meningkatkan kolaborasi pemangku kepentingan, kapasitas masyarakat, dan tata kelola partisipatif di wilayah pesisir.
References
Ahmad Zami, & Noor, M. (2024). Penerapan capacity building dalam pengembangan objek wisata Goa Liang Tapah Desa Jaro Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. JAPB, 7(2), 1829–1843. https://doi.org/10.35722/japb.v7i2.1120
Alor, K. (2026). 1 2, 3 123. 5(3), 489–505.
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Anthor, M. A. (2021). Desain instruksional modern. Erlangga.
Aqilla, M. J., & Purwaningsi, E. A. (2023). Strategi peningkatan SDM pesisir dalam pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam. Riset Sains dan Teknologi Kelautan, 6(2), 211–217. https://doi.org/10.62012/sensistek.v6i2.31685
Dede, & Firmansyah, D. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85–114.
Dewanti, T. T., Harsen, F., Apsari, N. C., Raharjo, S. T., Humaedi, S., Taftazani, B. M., & Santoso, M. B. (2023). Jaga pesisir kita: Pengelolaan potensi lingkungan pesisir melalui pemberdayaan masyarakat di Pangempang, Kecamatan Muara Badak. Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (JPPM), 4(1), 43. https://doi.org/10.24198/jppm.v4i1.49831
Eedukasi, J., Sempurna, V., & Febriarianto, B. (2023). Pengaruh model pembelajaran Think-Pair-Share terhadap hasil belajar siswa kelas V materi organ tubuh manusia dan hewan. International Journal of Elementary Education, 3(2), 124–131. https://doi.org/10.23887/ijee.v3i2.18515
Fansury, H., Reiza Macella, A. D., Sari, R. I., Z.A, R. A., Ayu, M., Muntasar, M., Akbar, A. Z., & Zaskia, A. (2025). Lentera pesisir: Penguatan SDM dalam mewujudkan desa maritim berkelanjutan yang berdikari melalui capacity building di Desa Pulo. Bakti Banua: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 21–29. https://doi.org/10.35130/1pvafy53
Layla, A., Azis, R., & Marwah. (2020). Developing reading learning model to increase reading skill for animal husbandry students in higher education. Britain International of Linguistics, Arts and Education, 2(1), 484–493. https://doi.org/10.33258/biolae.v2i1.220
Margaretha, R. (2024). Strategi capacity building dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. 248–256.
Penelitian, M. (1990). Kualitatif. Menurut Lexy Moleong (1990), penelitian kualitatif berakar pada latar alamiah sebagai keutuhan, mengandalkan manusia sebagai alat, memiliki seperangkat kriteria untuk mengukur keabsahan data melalui kesepakatan. 85–95.
Raya, I. P., & Raya, I. P. (2021). Memahami teknik pengolahan dan analisis data kualitatif. 1, 173–186.
Rivaldi, A., Feriawan, F. U., & Nur, M. (2023). Metode pengumpulan data melalui wawancara: Sebuah tinjauan pustaka. 1–89.
Sari, R. I., Macella, A. D. R., Saputra, I. M., & Latif, I. R. (2025). Blue Economy Village: Model kemitraan berbasis ACTORS dalam pemberdayaan ekonomi desa maritim di Kabupaten Nagan Raya. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 2(11), 196–220. https://doi.org/10.26618/rhe85k23
Sosial, K., & Masyarakat, E. (2023). Pesisir Karangantu. 5, 291–297.
Winata, I. N. P. (2023). Empowering coastal communities through fishery business development approach. 91–95.
Wulan, I., Batubara, S., Indah, A., & Nasution, L. (2023). Strategi pengembangan dalam pemberdayaan masyarakat pesisir Tanjung Leidong melalui pengolahan udang menjadi kerupuk udang. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5, 537–542. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i2.281
Zakaria, I., Slameto, & Setyaningtyas, E. W. (2022). Penerapan model problem-based learning berbantuan role playing untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 2(4), 356–363. https://doi.org/10.23887/jisd.v2i4.16152
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadia Hestia Sari, Cut Asmaul Husna, Agatha Debby Reiza Macella

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







