Animo Masyarakat Dalam Mengikuti Kegiatan Majelis Ta’lim di Nagari Talunan Maju Kecamatan Sangir Balai Janggo Kabupaten Solok Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v1i1.8Keywords:
Animo Masyarakat, Majelis Ta’limAbstract
The background of the problems found, they do not want to attend the ta'lim assemblies but instead chat with each other, weather conditions, busy selling, busy with their respective jobs
both housewife work, taking care of children or going to the garden.. Therefore, the authors
are interested in researching what are the causes of the low public interest in participating in
the activities of the ta'lim assembly in Jorong Talunan Baru I. This type of research uses
descriptive qualitative research methods and is in the form of field research. With key informants, namely the community and supporting informants, namely administrators, congregations and parties who directly know about the activities of the ta'lim assembly. To collect data, the authors conducted observations, interviews and documentation. After the data is collected, data processing and analysis is carried out. Furthermore, the technique of guaranteeing the validity of the data is carried out by means of data triangulation. Based on the results of the author's research, that the causes of the low interest of the community in participating in the activities of the ta'lim assembly include unfriendly weather conditions, having a baby and getting old sick, being busy as a farmer and selling, sudden work and external affairs, there is no will of heart, coming obstacles, long distances, and suddenly
heavy rain, muddy roads, difficult vehicles and some still showing off clothes and decorations. So it can be concluded that the cause of the low public interest in Jorong Talunan Baru I, Nagari Talunan Maju, Sangir Balai Janggo District, South Solok Regency is still low.
References
Afrizal. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Cet-1.
Alawiyah, T. (1997). Strategi Dakwah di Lingkungan Majelis Ta’lim.Bandung: Mizan.
Burhan, B. (2007). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kenacana Prenada Media Group.
Carl, W. (1983). Psikologi Pendidikan, terj. M. Buchori. Jakarta: Aksara Baru.
Endaswara, S. (2006). Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan: Ideologi, Epistemologi, dan Aplikasi. Jakarta: Pustaka Widyatama.
Helmawati. (2013). Pendidikan Nasional dan optimalisasi Majelis Ta’lim. Jakarta: Rineka Cipta.
Hendra, T. (2020). Dakwah Pada Masyarakat Multikultural. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Penyiaran Islam pada Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi, Hikmah. Vol. 14 No. 1.
Iswantir. (2017). Gagasan Dan Pemikiran Serta Praksis Pendidikan Islam Di Indonesia (Studi Pemikiran Dan Praksis Pendidikan Islam Menurut Azyumardi Azra). Jurnal Of Educational Studies.Vol 2. No 2.
J.Moleong, L. (1995). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. cet. Ke-5.
Jamil, A. (2012). Pedoman Majelis Ta’lim. Jakarta: Direktorat Penerangan Agama Islam.
Kasiran, M. (2010). Metodelogi Penelitian: Refleksi Pengembangan Pemahaman dan Penguasaan Metodologi Penelitian. Yogyakarta: UIN Maliki Press.
Kementerian agama islam RI. (2013). Silabus Majelis Ta’lim. Jakarta: Kemenag RI.
Mulyasa. (2003). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Roestiyah, N.K. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Nur, A.D. (2009). Skripsi Kegiatan Majelis Taklim Masyarakat di Masjid Al Adhar Desa Mercu Buana Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat. Tulang Bawang Barat: IAIN Metro.
Pertiwi, R. (2020). Skripsi Pengajian Ibu-ibu Majelis Taklim al- ikhlas Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan di Desa Berembang Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi.Jambi: UIN Suth Jambi.
Puslitbang Kehidupan Keagamaan. (2008). Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pendalaman Ajaran Agama Melalui Majelis Taklim. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan.
Ribiatun. (1995). Agama dan Konflik Sosial. Jurnal Ilmu dan Peradaban Islam, STAIN Kediri, Edisi II.
Sardiman A.M. (2000). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soelaiman, M. (2000). Ilmu Sosial Dasar Teori dan Konsep Ilmu Sosial. Bandung: Eresco.
Subagyo, J. (1997). Metode Penelitian Dalam Studi Dan Pratek. Bandung: PT.Rineka Cipta. Cet Ke-2.
Sumandi, S. (1998). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tamrin, I. (2018). Pendidikan Non Formal Berbasis Masjid Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Umat Dalam Perspektif Pendidikan Seumur Hidup. Jurnal Dosen IAIN Bukittinggi Program Studi PAI. Vol. XII Jilid I No.79.
Wahyuni, E. (2018). Skripsi Partisipasi Ibu-ibu Dalam Mengikuti Kegiatan Majelis Ta’lim Nurul Haq di Rt 06 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Bengkulu: IAIN Bengkulu.
Zakir, S. (2020). Peranan Majelis Taklim Mardhotillah Dalam Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman, FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 5, No. 1.
Zuhairini. (1995). Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ai Nuraini, Alimir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







