Analisis Gaya Bahasa dan Fungsi Bahasa dalam Lirik Lagu Daerah Pali, Sumatera Selatan

Kajian Linguistik

Authors

  • Sanda Septia Tirin Universitas Bina Darma, Palembang, Indonesia
  • Margareta Andriani Universitas Bina Darma, Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.852

Keywords:

Gaya Bahasa, Lagu Daerah PALI, Lirik Lagu, Linguistik, Budaya Lokal

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya kajian stilistika terhadap lirik lagu daerah PALI, Sumatera Selatan, padahal lirik lagu daerah menyimpan ekspresi estetis, pesan sosial, dan ingatan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis gaya bahasa dalam lirik lagu daerah PALI serta menjelaskan fungsi bahasa yang mendukung pembentukan makna stilistika. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika-linguistik. Sumber data penelitian adalah lirik lagu daerah PALI karya Iskandar, yaitu “Cawa”, “Rasan Buye”, “Rayuan Dude Buntu”, dan “Puguk”. Data berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung gaya bahasa dan fungsi bahasa. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, simak, catat, dan wawancara, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, penyajian, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan 48 data gaya bahasa, meliputi metafora, personifikasi, simile, hiperbola, alegori, simbolik, dan asosiasi. Gaya bahasa simbolik paling dominan dengan 21 data, sedangkan simile paling sedikit dengan 1 data. Selain itu, ditemukan 77 data fungsi bahasa, yakni referensial, emotif, konatif, fatis, dan puitik; fungsi metalingual tidak ditemukan. Fungsi emotif paling dominan dengan 29 data, sedangkan fungsi puitik berjumlah 5 data. Penelitian ini menegaskan bahwa lagu daerah PALI berperan sebagai media estetis, dokumentasi budaya, nasihat moral, kritik sosial, dan penguatan identitas lokal.

References

Aisyah, D. N. (2021). Analisis gaya bahasa dalam lirik lagu Fourtwnty dan relevansinya sebagai bahan ajar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 75–84.

Alamsyah. (2024). Bahasa dan masyarakat: Sebuah pendekatan pengajaran studi sosiolinguistik. Eureka Media Aksara.

Andriani, M. (2024). The use of figurative language and meaning in Halu and Runtuh song lyric. Journal of English Education and Teaching, 8(2), 480–494.

Asiba, W. P., Hermandra, & Sinaga, M. (2022). Gaya bahasa dalam lirik lagu Banjar karya Nanang Irwan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 3177–3186. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i1.3372

Babieno, M., Takeshita, M., Radisavljevic, D., Rzepka, R., & Araki, K. (2022). MIss RoBERTa WiLDe: Metaphor identification using masked language model with Wiktionary lexical definitions. Applied Sciences, 12(4), 2081. https://doi.org/10.3390/app12042081

Darningwati, D., Erwanto, E., & Okmita, Y. (2023). Kumpulan lagu daerah OKU: Sebuah kajian gaya bahasa dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 16(1).

Effendi, A., Wijaya, A., & Aristya, I. S. (2024). Analisis gaya bahasa lirik lagu Band Payung Teduh dalam album Dunia Batas: Kajian stilistika. Medan Makna, 23(1), 66–79. https://doi.org/10.26499/mm.v23i1.6701

Fadilatunisa, D. (2025). Gaya bahasa pada lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah. DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 31–36. https://doi.org/10.33096/didaktis.v3i1.794

Karbanova, A. K. A. (2026). Music speaks louder than lyrics: A conceptual priming experiment. Frontiers in Psychology, 17, 1659797. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2026.1659797

Karisma, V., & Malikha, U. (2025). Analisis gaya bahasa dalam lirik lagu “Selalu Ada Di Nadimu” OST Jumbo karya Laleilmanino. KLITIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1).

Konert-Panek, M., & Gradowski, M. (2024). Stylistic contrasts and social implications in “You Can't Always Get What You Want.” Popular Music and Society. https://doi.org/10.1080/03007766.2024.2442208

Levy, A., Granot, R., & Peres, R. (2024). Lyrics do matter: How “coping songs” relate to well-being goals. The COVID pandemic case. Frontiers in Psychology, 15, 1431741. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1431741

Liu, Y., Wan, H., & Lin, J. (2026). Joint learning for metaphor detection and interpretation based on gloss interpretation. Electronics, 15(2), 456. https://doi.org/10.3390/electronics15020456

Muda, J. S., Akhyaruddin, & Wini, L. O. (2025). Gaya bahasa perbandingan dalam lirik lagu daerah Jambi. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 17(1), 164–179. https://doi.org/10.35457/konstruk.v17i1.3656

O’Halloran, K. (2022). Postdigital stylistics: Creative multimodal interpretation of poetry and internet mashups. English in Education, 56(1), 73–90. https://doi.org/10.1080/04250494.2021.1937112

Picone, M. D. (2024). Lyrical code-switching, multimodal intertextuality, and identity in popular music. Languages, 9(11), 349. https://doi.org/10.3390/languages9110349

Rauf, N. S., Iriany, R., Latif, R., Nur, A. M., & Ga’ga, M. (2026). Analisis gaya bahasa dalam kumpulan lagu Idgitaf: Suatu kajian stilistika. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 10(1), 113–132. https://doi.org/10.31002/transformatika.v10i1.3519

Robinson, R., & Sheils, B. (2022). The contemporary problem of style. Textual Practice, 36(4), 473–500. https://doi.org/10.1080/0950236X.2022.2030510

Rospocher, M., & Eksir, S. (2023). Assessing fine-grained explicitness of song lyrics. Information, 14(3), 159. https://doi.org/10.3390/info14030159

Rubavathanan, M. (2021). A comparative study on the theoretical development of functions of language with reference to Bühler, Jakobson, and Halliday. NOBEL: Journal of Literature and Language Teaching, 12(2), 277–291. https://doi.org/10.15642/NOBEL.2021.12.2.277-291

Sarini, Y., & Anwar, M. S. (2021). Analisis gaya bahasa perbandingan dan penegasan dalam lirik lagu daerah Manggarai. Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya, 4(1), 49–54. https://doi.org/10.36456/bastra.vol4.no1.a3571

Setiawati, A. M., Ayu, D. M., Wulandari, S., & Putri, V. A. (2021). Analisis gaya bahasa dalam lirik lagu “Bertaut” Nadin Amizah: Kajian stilistika. Jurnal Penelitian Humaniora, 26(1), 26–37. https://doi.org/10.21831/hum.v26i1.41373

Shi, Q., & Zhou, Y. (2026). Explaining cultural emotion in Chinese pop music with multimodal AI: Educational and socio-emotional implications. Frontiers in Psychology, 17, 1734295. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2026.1734295

Sofyan, M. M. A., & Novia, L. (2025). Gaya bahasa dalam lirik lagu album Mencoba Tak Terlihat karya Threesixty Skatepunk: Kajian stilistika. REFEREN, 4(1). https://doi.org/10.22236/referen.v4i1.18403

Tajuddin, S., Ansoriyah, S., & Setiadi, S. (2024). Sosiolinguistik: Sebuah pengantar kajian sosiologi bahasa. Eureka Media Aksara.

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Tirin, S. S., & Andriani, M. (2026). Analisis Gaya Bahasa dan Fungsi Bahasa dalam Lirik Lagu Daerah Pali, Sumatera Selatan: Kajian Linguistik. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(4), 130–138. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.852

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.