Ketika Waktu menjadi Tantangan

Efektivitas Strategi Self Management untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Aktif Organisasi

Authors

  • Aufi Hidayatul Azmi Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Yuninda Tria Ningsih Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.733

Keywords:

Manajemen Diri, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa Aktif Organisasi

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami mahasiswa, terutama pada mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi karena harus menghadapi tuntutan akademik dan nonakademik secara bersamaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh intervensi menggunakan self management pada mahasiswa aktif organisasi di jurusan psikologi Universitas Negeri Padang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan model non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari enam subjek perempuan yang terbagi dalam kelompok eksperimen (n = 3) dan kelompok kontrol (n = 3). Strategi self management dilakukan selama empat minggu atau satu bulan. Data dikumpulkan menggunakan Multidimensional Academic Procrastination Scale (MAPS). Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas strategi self management untuk menurunkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif organisasi.

References

Aini, N. N. (2022). Hubungan antara kepuasan kerja dengan work-study conflict pada mahasiswa bekerja di Surabaya (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surabaya).

Anggraini, D. S. H., Cahyono, B. E. H., & Saputro, A. N. (2024). Faktor-faktor penyebab prokrastinasi akademik mahasiswa pada mata kuliah penulisan karya tulis ilmiah. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS), 5(6). https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i6.2856

Apriliani, N., Wicaksono, A. S., & Amelasasih, P. (2022). Pengaruh academic self-management terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMK PGRI 1 Gresik. PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi), 17(1), 54–63. https://doi.org/10.30587/psikosains.v17i1.4565

Dinata, K. A. C., & Nurcahyo, F. A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa yang mengikuti organisasi: Sebuah kajian literatur. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(8), 619–628. https://doi.org/10.5281/zenodo.11109471

Elvina, S. N. (2019). Teknik self-management dalam pengelolaan strategi waktu kehidupan pribadi yang efektif. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(2), 123. https://doi.org/10.29240/jbk.v3i2.1058

Fadhillah, N., Asrori, M., & Fergina, A. (2023). Efektivitas teknik self-management untuk mengatasi perilaku prokrastinasi akademik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 12(11), 2809–2819. https://doi.org/10.26418/jppk.v12i11.70297

Fernandha, A., & Grasiaswaty, N. (2021). Role conflict and well-being among working students: The viewpoint of a full-timer. Jurnal Educative: Journal of Educational Studies, 6(2), 191–205. https://doi.org/10.30983/educative.v6i2.4713

Ferrari, J. R., Johnson, J. L., & McCown, W. G. (1995). Procrastination and task avoidance: Theory, research, and treatment. Springer.

González-Brignardello, M. P., & Sánchez-Elvira Paniagua, Á. (2023). Dimensional structure of MAPS-15: Validation of the multidimensional academic procrastination scale. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(4), 3201. https://doi.org/10.3390/ijerph20043201

Isnaini, F., & Rifai, M. E. (2018). Strategi self-management untuk meningkatkan kedisiplinan belajar. CV Sindunata.

Kanfer, F. H. (1970). Self-monitoring: Methodological limitations and clinical applications. https://doi.org/10.1037/h0029874

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Panduan implementasi program Kampus Merdeka. Kemdikbud RI.

Khairiyati, K., Musni, R., & Amalia, I. (2024). Perbedaan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang aktif berorganisasi dengan mahasiswa yang tidak berorganisasi. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(3), 457–471. https://ojs.unimal.ac.id/ijpp/article/view/17352

Khairunisa, K., Yusuf, A. M., & Firman, F. (2022). Implementasi teknik self-management untuk mereduksi perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa S1. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(2), 85–96. https://doi.org/10.31602/jmbkan.v8i2.7110

Nursalim, M. (2014). Strategi dan intervensi konseling. Akademia Permata.

Nurwahidah, N., Rahayu, S. P., Budi, A. R. S., & Sari, T. P. (2024). Program self-management untuk mengatasi masalah prokrastinasi akademik pada mahasiswa Unimuda Sorong. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(12), 13947–13952. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i12.6449

Robotham, D., & Julian, C. (2006). Stress and the higher education student: A critical review of the literature. Journal of Further and Higher Education, 30(2), 107–117. https://doi.org/10.1080/03098770600617513

Siegel, S. (1956). Nonparametric statistics for the behavioral sciences. McGraw-Hill.

Sirois, F., & Pychyl, T. (2013). Procrastination and the priority of short-term mood regulation: Consequences for future self. Social and Personality Psychology Compass, 7(2), 115–127. https://doi.org/10.1111/spc3.12011

Sirois, F. M. (2023). Procrastination and stress: A conceptual review of why context matters. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(6), 5031. https://doi.org/10.3390/ijerph20065031

Solomon, L. J., & Rothblum, E. D. (1984). Academic procrastination: Frequency and cognitive-behavioral correlates. Journal of Counseling Psychology, 31(4), 503–509. https://doi.org/10.1037/0022-0167.31.4.503

Spates, C. R., & Kanfer, F. H. (1977). Self-monitoring, self-evaluation, and self-reinforcement in children's learning: A test of a multistage self-regulation model. Behavior Therapy, 8(1), 9–16. https://doi.org/10.1016/S0005-7894(77)80115-9

Steel, P. (2007). The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychological Bulletin, 133(1), 65–94. https://doi.org/10.1037/0033-2909.133.1.65

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sweller, J., van Merriënboer, J. J. G., & Paas, F. G. W. C. (1998). Cognitive architecture and instructional design. Educational Psychology Review, 10(3), 251–296. https://doi.org/10.1023/A:1022193728205

Taqiyah, I., & Syahputra, M. Y. I. (2025). Adaptasi alat ukur MAPS-15 (Multidimensional Academic Procrastination Scale) pada mahasiswa: Versi bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 3(1), 67–75.

Tuckman, B. W. (1991). The development and concurrent validity of the procrastination scale. Educational and Psychological Measurement, 51(2), 473–480. https://doi.org/10.1177/0013164491512022

Yubilea, M. N., Pratikto, H., & Suhadianto, S. (2023). Prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang aktif berorganisasi: Bagaimana peranan regulasi diri dan efikasi diri? INNER: Journal of Psychological Research, 3(3), 479–490. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/1234

Yuniar, T. R., Yustiana, Y. R., & Suryana, D. (2024). Bimbingan dan konseling untuk perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 13(1), 54–60. https://doi.org/10.21009/INSIGHT.131.07

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Azmi, A. H., & Ningsih, Y. T. (2026). Ketika Waktu menjadi Tantangan: Efektivitas Strategi Self Management untuk Menurunkan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Aktif Organisasi. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 1827–1834. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.733

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.