Analisis Faktor Teknologi, Organisasi dan Lingkungan terhadap Kesiapan Digital Bank Sampah
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.846Keywords:
Bank Sampah, Adopsi Sistem Informasi, Literasi Digital, Dukungan Lingkungan, DigitalisasiAbstract
Digitalisasi bank sampah menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Namun, sebagian besar bank sampah di tingkat kelurahan masih dikelola secara manual, sehingga kesiapan adopsi sistem informasi menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi sistem informasi bank sampah, meliputi infrastruktur digital, dukungan organisasi, dukungan lingkungan, dan literasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 166 responden, terdiri dari masyarakat dan pengelola bank sampah. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan adopsi sistem informasi bank sampah sebesar 71,4%. Secara parsial, dukungan lingkungan dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi sistem informasi, sedangkan infrastruktur digital dan dukungan organisasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel penelitian berpengaruh signifikan terhadap adopsi sistem informasi bank sampah. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia dan dukungan lingkungan sosial memiliki peran penting dalam mendorong digitalisasi bank sampah yang masih dikelola secara manual.
References
Alanudin, D., & Permadi, D. S. (2024). Transformasi kompetitif melalui data: Peran kerangka TOE dan kapabilitas dinamis dalam adopsi bisnis analitik. Jurnal Sosial dan Teknologi, 4(9), 697–711.
Badriah, L., Santoso, W., & Rizkiyah, N. (2025). Pengaruh penggunaan teknologi pada monitoring ketersediaan beras di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Surabaya. Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 10(4), 438–449.
Banjarnahor, A. R., et al. (2022). Transformasi digital dan perilaku organisasi. Yayasan Kita Menulis.
Hadrian, E., & Novita, M. (2025). Adopsi inovasi kebijakan digital yang inklusif: Studi kasus aplikasi SIPINTAR PEDULI di Kota Pekanbaru. PUBLIKA: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 11(1), 105–119. https://doi.org/10.25299/jiap.2025.21882
Hendri, A. S., & Sudarmilah, E. (2024). Enhancing information technology adoption potential in MSMEs: A conceptual model based on TOE framework. JUITA: Jurnal Informatika, 12(1), 91–100.
Ismail, T., Ali, J., Muhammad, C. I., S, A. R., Zakky, M. A. M., & Adiansah, W. (2025). Bank Sampah Wise sebagai alternatif strategi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Pasirtanjung, Lembah Abang, Karawang. Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Bidang Administrasi Sosial, Humaniora, dan Kebijakan Publik, 8(3), 537–549. https://doi.org/10.24198/responsive.v8i3.66929
Kaloke, M. E. P. C., & Abdullah, M. H. (2025). Peran ibu rumah tangga dalam keberlanjutan bank sampah dan pengelolaan sampah terpadu, 12(1), 218–225.
Kurniawan, Y. (2025). Pengaruh ekonomi digital terhadap kinerja UMKM dengan literasi digital sebagai variabel moderasi (Skripsi). Universitas Islam Negeri Palopo.
Lina, L. F., & Suwarni, E. (2022). Social commerce adoption to enhance SMEs performance: Technology, organization and environment (TOE) perspectives. Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis, 8(3), 689–696.
Mirza, A., Lusita, M. D., & Chandra, Y. I. (2025). Implementasi model V dalam pengembangan aplikasi bank sampah berbasis web. Jurnal Esensi Infokom, 9(2), 50–59. https://doi.org/10.55886/infokom.v9i2.91
Mulyanto, D., & Budi, A. P. (2025). Penerapan pemasaran digital dan kinerja UMKM: Dukungan faktor lingkungan internal dan eksternal. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Kewirausahaan, 14(2), 301–313.
Permana, G. A. B., & Purnamawati, I. G. A. (2024). Sistem akuntansi dan pengelolaan keuangan pada Bank Sampah Unit (BSU) pada praktik operasional dan efektivitasnya. Jurnal Riset Akuntansi, 13(2), 138–148.
Purnomo, M., Maulina, E., Wicaksono, A. R., & Rizal, M. (2023). Determinan faktor adopsi teknologi Internet of Things: TOE model. BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 8(1), 480–489.
Silfiah, R. I., Mohtarom, A., & Ulum, K. M. (2021). Digitalisasi bank sampah dengan penerapan sistem aplikasi Resik di Desa Karangsono Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Jurnal Aplikasi dan Inovasi IPTEKS, 4, 143–154.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutisna, N., & Sutrisna. (2023). Implementasi sistem informasi dalam mendukung perilaku pembelian terhadap keputusan pembelian e-commerce. Jurnal MENTARI: Manajemen Pendidikan dan Teknologi Informasi, 2(1), 20–30.
Tanjung, A. Q., Suciptaningsih, O. A., & Asikin, N. (2024). Urgensi etika dalam literasi digital di era globalisasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1), 32–41.
Widiastuti, K. T., & Herawati, N. T. (2025). Analisis keberterimaan UMKM atas adopsi e-accounting: Pendekatan technology, organizational, and environment (TOE) framework (Studi kasus pada UMKM di Kota Singaraja).
Zahra, N. A., Putri, A., Kamilah, I., & Kuslaila, N. R. (2023). Analisis pengukuran faktor adopsi teknologi e-commerce pada pelaku UMKM menggunakan framework TOE. Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Sistem Informasi, 12–20.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanda Lidia Putri, Sri Handayani, Surya Ade Saputera

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







