Relasi Kuasa Sutradara dan Aktor pada Latihan Drama Mahasiswa
Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.603Keywords:
Relasi Kuasa, Latihan Drama, Analisis Wacana Kritis, Norman Fairclough, KualitatifAbstract
Penelitian ini bertujuan menggambarkan relasi kuasa dalam interaksi sutradara dan aktor pada proses latihan drama mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia semester 4 kelas 4C Universitas PGRI Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang mencakup dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data penelitian berupa tuturan sutradara dan aktor yang muncul selama proses latihan drama. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi video, voice note, dan transkripsi tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kuasa tampak melalui penggunaan bahasa berupa perintah, teguran, kritik, larangan, arahan, dan evaluasi. Sutradara menempati posisi dominan sebagai pengarah artistik, sedangkan aktor berperan menerima, menegosiasikan, dan melaksanakan arahan sesuai kebutuhan latihan. Namun, relasi kuasa tidak selalu berlangsung satu arah karena terdapat ruang diskusi dan negosiasi pada aspek teknis latihan. Dengan demikian, bahasa dalam latihan drama berfungsi sebagai sarana komunikasi sekaligus alat untuk membentuk, merepresentasikan, dan menegosiasikan kekuasaan dalam praktik sosial seni pertunjukan.
References
Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Harvard University Press.
Fairclough, N. (1989). Language and power. Longman.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. Longman.
Hajrah, H., Jufri, J., & Dalle, A. (2024). Representasi kekuasaan dalam teks pidato Presiden Joko Widodo: AWK Norman Fairclough. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(3), 2472–2483. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3858
Hidayat, D., Gustini, L. K., & Putra, H. P. (2022). Pendekatan relasi antarpribadi sutradara dan aktor Teater Koma Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(1), 103–120. https://doi.org/10.24002/jik.v19i1.3699
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Darwin Effendi, Agis Ratna Dewi, Ririn Aulia Riani, Putri Wulandari, Putri Natasya, Fadilah Indah Sari, Alya Rama Dani, Gita Agustin, Nabila Natania Putri Marina, Fitri Anisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







