Pengaruh Pemberian Jus DAKEPE (Daun Kelor dan Buah Pepaya) terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja Putri di SMA Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang

Authors

  • May Frinsiska Siahaan Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia
  • Elya Rosa Br. Sembiring Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia
  • Novy Ramini Harahap Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia
  • Siti Nurhaliza Institut Kesehatan Helvetia, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.500

Keywords:

Remaja Putri, Anemia, Daun Kelor, Pepaya

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin (Hb) berada di bawah normal, dan akibatnya merusak kemampuan sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Prevalensi anemia pada remaja putri (usia 15–24 tahun) mengalami peningkatan signifikan.Sekitar 32% hingga 48% remaja putri mengalami anemia, Prevalensi Anemia pada remaja putri  di Sumatera utara, khususnya Kabupaten Deli serdang mencapai sekitar 30–32 %. Daun kelor memiliki kandungan zat besi dan vitamin cukup tinggi sedangkan buah papaya mengandung Vitamin C yang cukup tinggi. Kandungan vitamin C, betakaroten, likopen, dan vitamin E dalam daun kelor dan pepaya berfungsi sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Dakepe (Daun kelor dan Buah pepaya) terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja putri di Sma Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini  menggunakan rancangan One Group Pre and Post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri  kelas X,Kelas XI dan Kelas XII di Sekolah Menengah Atas Sinar Husni pada Tahun Ajaran 2024/2025 yaitu sebanyak 107 orang siswi. Dengan teknik pengambilan sample purposive sampling sebanyak 84 responden. Hasil penelitian terdapat pengaruh pemberian  Jus Daun Kelor Dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMA Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 dengan hasil uji statistik dengan T-Test  menunjukkan bahwa nilai P-Value = 0,000. Saran dalam penelitian ini diharapkan untuk mengadakan program edukasi gizi untuk siswa, khususnya remaja putri, terkait pentingnya asupan zat besi dan vitamin C dalam mencegah anemia.

References

Aini, E. N. (2020). Pemeriksaan kadar hemoglobin dan upaya penanganan anemia pada remaja di SMAS Unggulan BPPT Darus Sholah Jember 1. Jurnal Idaman, 4(2), 77–83.

Amalia, K., Eliska, & Nurhayanti. (2022). Faktor-faktor yang berkaitan dengan kejadian anemia defisiensi besi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lasi. Forum Ilmu Kesehatan, 1(1), 58–65.

Amelia, Nurviana, Sara, W. G., Sari, P. R., Muliani, F., & Nabilla, U. (2023). Pelatihan dan pendampingan inovasi produk dari daun kelor untuk mencegah stunting di Desa Sungai Pauh Pusaka. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(1), 66.

Anggreiniboti, T. (2022). Program gizi remaja aksi bergizi pada remaja putri di Indonesia. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 5(2), 60–66.

Astuti, E. R. (2023). Literature review: Faktor-faktor penyebab anemia pada remaja putri. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2), 550–561. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i2.17341

Atiqah, N., Sulhan, A., Ardaniah, N. H., & Rahmadi, M. S. (2024). Periodisasi perkembangan anak pada masa remaja: Tinjauan psikologi. Behavior: Jurnal Pendidikan Bimbingan Konseling dan Psikologi, 1(1), 9–36.

Dewi, A. D. A., Fauzia, F. R., & Astuti, T. D. (2022). Asupan zat besi, vitamin C, pengetahuan gizi kaitannya dengan kejadian anemia remaja putri di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Amerta Nutrition, 6(1SP), 291–297. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1sp.2022.291-297

Fathony, Z., Amalia, R., & Lestari, P. P. (2022). Edukasi pencegahan anemia pada remaja disertai cara benar konsumsi tablet tambah darah (TTD). Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 4(2), 49. https://doi.org/10.26714/jpmk.v4i2.9967

Fauziandari, E. N. (2019). Efektifitas ekstrak daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 7(2), 24–29. https://doi.org/10.36577/jkkh.v7i2.230

Fitriyaa, M., & Wijayanti. (2020). Upaya peningkatan kadar hemoglobin melalui suplemen tepung daun kelor pada remaja putri. Prosiding University Research Colloquium, 4(2), 86–94.

Gede Andhika, I. K. (2023). Etiology and pathogenesis of macrocytic anemia. Journal of Biological Tropical, 23(4), 238–243. https://doi.org/10.29303/jbt.v23i4.5560

Hastuty, Y. D., & Nitia, S. (2022). Ekstrak daun kelor dan efeknya pada kadar hemoglobin remaja putri. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 17(1), 115–121. https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1.1176

Izzara, W. A., Yulastri, A., Erianti, Z., Putri, M. Y., & Yuliana, Y. (2023). Penyebab, pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri (studi literatur). Jurnal Multidisiplin West Science, 2(12), 1051–1064. https://doi.org/10.58812/jmws.v2i12.817

Irwan, Z. (2020). Kandungan zat gizi daun kelor (Moringa oleifera) berdasarkan metode pengeringan. Jurnal Kesehatan Manarang, 6(1), 66–77.

Jayawardhana, I. K. W., & Kresnapati, I. N. B. A. (2022). Anemia megaloblastik: Sebuah tinjauan pustaka. Biocity Journal of Pharmacy Bioscience Clinical and Community, 1(1), 25–35. https://doi.org/10.30812/biocity.v1i1.2422

Kemenkes RI. (2021). Profil kesehatan Indonesia.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2020). Indonesia setelah 30 tahun meratifikasi konvensi hak anak. https://www.kemenpppa.go.id/index.php/page/read/29/2970/indonesia-setelah-30-tahun-meratifikasi-konvensi-hak-anak

Koka, E. M., Nasution, E., Ardian, F., & Rasmita, D. (2022). Upaya pencegahan anemia dengan membentuk kelompok remaja “PATEN” di SMA Negeri 1 Binjai Kabupaten Langkat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 1–8.

Laily, N., Cahyani, L. I., Abdullah, L. K., Mauliana, M., & Patria, S. (2022). Kegiatan pemberdayaan remaja melalui penyuluhan dan pembentukan komunitas remaja sadar anemia terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD). Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(3), 1055–1060. https://doi.org/10.54082/jamsi.373

Mirani, N., Syahida, A., Khairurrozi, M., & STIKes Bustanul Ulum Langsa, D. (2021). Prevalensi anemia defisiensi besi pada remaja putri di Kota Langsa. Indonesian Journal of Health Promotion, 4(2), 132–137.

NAPISAH, P., MAHWATI, Y., HADIYATI, L., SYAFRULLAH, H., & MADIUW, D. (2023). Intervensi non farmakologi untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil: Sistematik review. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan, 1(3), 91–107. https://doi.org/10.61116/jhpp.v1i3.131

Nasruddin, H., Syamsu, R. F., & Permatasari, D. (2021). Angka kejadian anemia pada remaja di Indonesia. Cerdika Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(4), 357–364. https://doi.org/10.59141/cerdika.v1i4.66

Naway, F. S., Engelen, A., & -. (2023). Minuman fungsional pepaya super Thailand (Carica papaya L.) dengan penambahan santan kelapa dan gula aren. Jambura Journal of Food Technology, 5(1), 45–54. https://doi.org/10.37905/jjft.v5i01.20094

Novita Sari, E. (2020). Open acces acces. Jurnal Bagus, 2(1), 402–406.

Nua, E. M., Adesta, R. O., & Conterius, R. E. B. (2021). The effectiveness biscuits in increasing hemoglobin levels in pregnant women. Journal of Nursing Care, 4(2). https://doi.org/10.24198/jnc.v4i2.30879

Pramesti, N. D., Lindayani, E., & Sukaesih, N. S. (2024). Pengaruh pepaya dan kacang hijau terhadap kadar hemoglobin ibu hamil anemia: Scoping review. Jurnal Ners, 8(93), 1297–1305.

Priyas Hastuti, A., & Novita Sari, A. (2022). Pengaruh teh daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap peningkatan kadar hemoglobin penderita anemia. Avicenna Journal of Health Research, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.36419/avicenna.v5i1.590

Putri, V. D., Aini, A., Soleha, M., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Palembang, A. (2023). Efektivitas pemberian tablet Fe ditambah buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri anemia. Cendekia Medika: Jurnal STIKES Al-Ma’arif Baturaja, 8(2).

Rahmawati, N., Nurmala, E. S., Berliani, C., & Aprilia, E. N. (2021). Upaya pencegahan anemia pada ibu hamil dengan penyuluhan dan pemberian tablet zat besi di Desa Mandalasari Kecamatan Cikangkung Kabupaten Bandung. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 527–534.

Saku, B., Anemia, P., Ibu, P. H., & Putri, R. (n.d.). Buku saku pencegahan anemia pada ibu hamil dan remaja putri.

Sania, A., Herdiannisa, Z. A., Masyarkat, P. G. K., Kesehatan Masyarakat, P. S., Kesehatan Masyarakat, F., & Muhammadiyah Jakarta, U. K. (2023). Anemia pada ibu hamil dan faktornya di wilayah kerja Puskesmas Ciputat. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 151–160.

Sani, R. M., Safitri, A., & Haeriyanty. (2024). Pengaruh asam folat terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 860–864.

Sitepu, S. A., et al. (2022). Pengaruh pemberian jus pepaya terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil dengan anemia yang mendapatkan suplementasi tablet Fe di Klinik Pratama Rawat Inap Bunda Patimah Medan. Jurnal Kajian Kesehatan Masyarakat, 2(2), 2021–2022.

Skolmowska, D., & Głąbska, D. (2022). Effectiveness of dietary intervention with iron and vitamin C administered separately in improving iron status in young women. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(19), 1–19. https://doi.org/10.3390/ijerph191911877

Sman, D. I., Gunung, C., Bogor, P., Nilasari, F. T., & Sutisna, M. (2025). Evaluasi asuhan pada remaja dengan anemia, 19.

Suryani, I. S., et al. (2024). Efektivitas daun kelor dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Pharmacopolium, 7(1), 69–74.

Tambunan, H., & Maritalia, D. (2023). Perbandingan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin dengan metode Sahli dan metode digital. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14, 41–43.

Ulandhary, U., Naim, N., Hasan, Z. A., & Armah, Z. (2020). Kadar hemoglobin, hitung jumlah eritrosit dan nilai hematokrit pada pekerja parkiran basement di Kota Makassar. Jurnal Media Analis Kesehatan, 11(2), 89. https://doi.org/10.32382/mak.v11i2.1783

WHO. (2021). WHO methods and data sources for mean haemoglobin and anaemia estimates in women of reproductive age and pre-school age children 2000–2019. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/anaemia-in-women-and-children/hb-methods-for-gather.pdf

Widiawati, D. R., Alia, R. D., & Sukmawati, W. N. (2023). Perbandingan khasiat jus jambu biji merah dengan jus daun kelor untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia: Literatur review. Forum Kesehatan: Media Publikasi Kesehatan Ilmiah, 1–11.

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

Siahaan, M. F., Sembiring, E. R. B., Harahap, N. R., & Nurhaliza, S. (2026). Pengaruh Pemberian Jus DAKEPE (Daun Kelor dan Buah Pepaya) terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja Putri di SMA Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 365–372. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.500

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.