Pemeriksaan Operasional atas Aktivitas Produksi untuk Mengurangi Produk Cacat
Studi Kasus pada Seica Konveksi
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i6.1609Keywords:
Fishbone Diagram, Pemeriksaan Operasional, Produksi, Produk Cacat, ReworkAbstract
Persaingan dalam industri konveksi menuntut perusahaan menghasilkan produk berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mempertahankan daya saing. Tingginya tingkat produk cacat dapat menurunkan efektivitas dan efisiensi aktivitas produksi karena memerlukan proses rework yang menimbulkan biaya tambahan. Penelitian ini bertujuan melakukan pemeriksaan operasional atas aktivitas produksi dalam upaya mengurangi tingkat produk cacat pada Seica Konveksi. Analisis dilakukan menggunakan fishbone diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab produk cacat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode Mei 2025 hingga April 2026 Seica Konveksi memproduksi 21.318 unit dengan 806 unit produk cacat atau tingkat kecacatan sebesar 4,04%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2% sampai 3%. Kondisi tersebut mengakibatkan perusahaan melakukan proses rework yang menimbulkan estimasi biaya tambahan sebesar ±Rp2.538.530 selama periode Mei 2025 hingga April 2026. Hasil pemeriksaan operasional menunjukkan bahwa 80,75% penyebab produk cacat merupakan faktor controllable, sedangkan 19,25% merupakan faktor uncontrollable. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar penyebab produk cacat masih dapat diminimalkan melalui perbaikan aktivitas produksi. Rekomendasi yang diberikan meliputi pelaksanaan pelatihan dan evaluasi kinerja secara berkala, penjadwalan maintenance mesin, penyempurnaan SOP tertulis, serta perbaikan lingkungan kerja untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas produksi.
References
Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2007). Management control systems (12th ed.). Tata McGraw-Hill Publishing Company Limited.
Arens, A. A., Elder, R. J., Beasley, M. S., & Hogan, C. E. (2023). Auditing and assurance services: An integrated approach (17th global ed.). Pearson.
Assauri, S. (2008). Manajemen produksi dan operasi (Edisi revisi). Lembaga Penerbit Universitas Indonesia.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2023). Statistik daerah Provinsi Jawa Barat 2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat.
Chen, Y. (2025). Research on the relationship among fashion, identity, social and cultural construction. Communications in Humanities Research, 87, 102–106.
Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2018). Horngren’s cost accounting: A managerial emphasis (16th ed.). Pearson.
Hasdiansa, D. (2024). Manajemen operasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses produksi pada perusahaan. Global Journal of Economics and Business Studies, 3(1), 15–22.
Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2023). Principles of operations management: Sustainability and supply chain management (12th ed.). Pearson.
Horngren, C. T., Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2018). Cost accounting: A managerial emphasis (16th ed.). Pearson Education Limited.
Ishikawa, K. (1986). Guide to quality control (2nd rev. ed.). Asian Productivity Organization.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing management (16th ed., global ed.). Pearson.
Kurnia, K., Sukardi, S., Santoso, L. H., & Darmadi, E. A. (2023). Analisa mengenai pemilihan gaya berpakaian menggunakan metode observasi. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 7(2), 150–155.
Reider, R. (2002). Operational review: Maximum results at efficient costs (3rd ed.). John Wiley & Sons.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (5th ed.). Wiley.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andrietta Crystabelle Suharli, Samuel Wirawan, Elza Fransisca

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







