Konstruksi Realitas Sosial Tentang Berita Perbedaan Kebijakan Karantina Masa Covid-19 di Bengkuluekspress.com

Authors

  • Yelin Annisa Fadilah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Rahma Dwi Mutia Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1280

Keywords:

Berita, Covid-19, Karantina, Konstruksi Realitas Sosial, Bengkuluekspress.com

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemberitaan Covid-19 di media online lokal Bengkuluekspress.com yang menyajikan dua berita dengan kebijakan karantina yang tampak berbeda pada edisi 17 Maret 2020, yaitu “Dinkes Nyatakan Siswa dan Guru Study Tour Tidak Akan Dikarantina” dan “Pulang dari Study Tour Kesehatan Siswa dan Guru akan di Cek, Dewan Minta Dikarantina”. Penelitian bertujuan menganalisis konstruksi realitas sosial atas kedua berita tersebut dan bentuk framing yang digunakan Bengkuluekspress.com. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, berlandaskan Teori Konstruksi Realitas Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, serta metode analisis framing Model William A. Gamson dan Andre Modigliani pada aspek metaphors, exemplars, catchphrases, depictions, dan visual images. Data dikumpulkan melalui observasi teks berita, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan Pemimpin Redaksi serta wartawan Bengkulu Ekspress Online. Hasil penelitian menunjukkan konstruksi realitas pada kedua berita berlangsung melalui empat tahap, yakni penyiapan materi konstruksi, sebaran konstruksi, pembentukan konstruksi realitas dan citra, serta konfirmasi, dengan narasumber yang didominasi pihak pemerintah. Framing kedua berita menonjolkan kewaspadaan terhadap Covid-19, namun memperlihatkan kebijakan karantina yang tidak seragam antarinstansi pemerintah Bengkulu. Penelitian menyimpulkan bahwa perbedaan tersebut merupakan konsekuensi dari prinsip cover both side dan kecepatan pemberitaan media online, bukan bentuk keberpihakan pada salah satu pihak.

References

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.

Bungin, B. (2008). Konstruksi sosial media massa. Kencana.

Emzir. (2012). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. PT Raja Grafindo Persada.

Eriyanto. (2002). Analisis framing: Konstruksi, ideologi, dan politik media. LKiS.

Fitrah, M., & Luthfiyah. (2017). Metodologi penelitian: Penelitian kualitatif, tindakan kelas dan studi kasus. CV Jejak.

Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif teori dan praktik. PT Bumi Aksara.

Halik, A. (2013). Komunikasi massa. Alauddin University Press.

Kriyantono, R. (2006). Teknik praktis riset komunikasi. Prenada Media Group.

Modigliani, A., & Gamson, W. A. (1989). Media discourse and public opinion on nuclear power: A constructionist approach. American Journal of Sociology, 95(1), 1–37.

Moleong, L. J. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Muhtadi, A. S. (2008). Komunikasi politik Indonesia. Rosdakarya.

Nazir, M. (1999). Metodologi penelitian. Ghalia Indonesia.

Ngalimun. (2017). Ilmu komunikasi: Sebuah pengantar praktis. Pustaka Baru Press.

Nugroho, A. A. (2017). Analisis framing pemberitaan program bela negara di media online Metrotvnews.com dan Sindonews.com periode September–November 2015. Universitas Lampung.

Sobur, A. (2006). Analisis teks media: Suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik, dan analisis framing. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-09-10

How to Cite

Fadilah, Y. A., & Mutia, R. D. (2026). Konstruksi Realitas Sosial Tentang Berita Perbedaan Kebijakan Karantina Masa Covid-19 di Bengkuluekspress.com. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(5), 252–256. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1280

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.