Pengalaman Warga dalam Menghadapi Banjir Berulang di Kelurahan Pulai Anak Air

Studi Interpretative Phenomenological Analysis

Authors

  • Rolia Arinda Putri Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Fauziah Taslim Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.998

Keywords:

Banjir, Pengalaman subjektif, Interpretative Phenomenological Analysis, Adaptasi, Place Attachment

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang tidak hanya menimbulkan kerugian bagi masyarakat, tetapi juga membentuk pengalaman hidup yang memengaruhi cara individu memaknai lingkungan tempat tinggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman hidup masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir di Kelurahan Pulai Anak Air, Kota Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) terhadap dua partisipan yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis mengikuti tahapan IPA. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema superordinat, yaitu memahami dan memaknai banjir sebagai bagian kehidupan, beradaptasi dengan kehidupan di tengah banjir, serta konsekuensi hidup berdampingan dengan banjir. Pengalaman menghadapi banjir secara berulang membentuk pemahaman partisipan terhadap lingkungan tempat tinggalnya, mendorong berkembangnya berbagai strategi adaptasi, serta memengaruhi keputusan untuk tetap bertahan meskipun menghadapi berbagai konsekuensi. Keputusan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman menghadapi banjir, tetapi juga oleh mata pencaharian, kondisi tempat tinggal, dan hubungan sosial yang telah terbangun di lingkungan sekitar. Temuan ini menunjukkan bahwa kehidupan di wilayah rawan banjir merupakan proses pemaknaan dan adaptasi yang berlangsung secara dinamis sehingga pengalaman subjektif masyarakat perlu dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan penanggulangan banjir.

References

Altman, I., & Low, S. M. (1992). Place attachment. Plenum Press.

Churchill, S. D. (2022). Essentials of existential phenomenological research. American Psychological Association.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Fajriadi, A. I. (2023, March 29). Rutin langganan banjir, warga Pulai Anak Air Bukittinggi minta perahu karet untuk siaga bencana. Tribun Padang. https://padang.tribunnews.com/2023/03/29/rutin-langganan-banjir-warga-pulai-anak-air-bukittinggi-minta-perahu-karet-untuk-siaga-bencana

Harmen. (2024, April 3). Bukittinggi dikepung banjir, 697 warga terdampak. Kaba 12. https://kaba12.co.id/bukittinggi-dikepung-banjir-697-warga-terdampak/

Hidalgo, M. C., & Hernández, B. (2001). Place attachment: Conceptual and empirical questions. Journal of Environmental Psychology, 21, 273–281.

La Kahija, Y. F. (2017). Penelitian fenomenologis: Jalan memahami pengalaman hidup. Kanisius.

Langgam. (2022, February 2). Rendam 60 rumah, ini lokasi terparah banjir di Bukittinggi. LANGGAM.id. https://langgam.id/rendam-60-rumah-ini-lokasi-terparah-banjir-di-bukittinggi/

Lewicka, M. (2011). Place attachment: How far have we come in the last 40 years? Journal of Environmental Psychology, 31, 207–230. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2010.10.001

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications.

Najib, A. M. R., & Setiawan, B. (2025). Studi komparatif keterikatan tempat (place attachment) pada komunitas relokasi dan in-situ pascabencana likuifaksi di Sulawesi Tengah. Jurnal Peweka Tadulako, 4(2), 142–156.

Prasetyo, F. A., Razanah, A., Johan, C. D., Sari, N., & Bangun, M. F. A. (2024). Dampak banjir di bantaran Sungai Ciliwung terhadap psikologis masyarakat sekitar bantaran sungai. Jurnal Studi Multidisipliner, 8(6).

Proshansky, H. M. (1978). The city and self-identity. Environment and Behavior, 10, 147–169.

Purba, I. A. (2025). Resiliensi psikologis korban banjir di Indonesia. Jurnal Wacana Sosial Nusantara, 1(1).

Radar Sumbar. (2022, February 1). Banjir di Bukittinggi, warga terpaksa dievakuasi. https://www.radarsumbar.com/baca/18352/banjir-di-bukittinggi-warga-terpaksa-dievakuasi/

Relph, E. (1976). Place and placelessness. Pion.

Rizal, H. (2023, March 28). Banjir kembali hantam Anak Aia, BPBD Bukittinggi sebut 300 jiwa mengungsi. KLIKPOSITIF. https://klikpositif.com/banjir-kembali-hantam-anak-aia-bpbd-bukittinggi-sebut-300-jiwa-mengungsi/

Sandrina, S. L., Adi, G. S., & Susilo, C. (2023). Keterkaitan resiliensi dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Health & Medical Sciences, 1(1), 8. https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.30

Sari, R. A., Wahyuningtyas, R., & Dimasiosz, P. J. (2025). Proses pengambilan keputusan dalam keluarga untuk tetap bertahan tinggal di permukiman rawan banjir. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 7(2), 145–157.

Scannell, L., & Gifford, R. (2010). Defining place attachment: A tripartite organizing framework. Journal of Environmental Psychology, 30, 1–10.

Sikumbang, W. (2016, April 9). Banjir rendam puluhan rumah di Bukittinggi. SindoNews. https://daerah.sindonews.com/berita/1099625/174/banjir-rendam-puluhan-rumah-di-bukittinggi

Smith, J. A., Jarman, M., & Osborn, M. (1999). Doing interpretative phenomenological analysis. In M. Murray & K. Chamberlain (Eds.), Qualitative health psychology: Theories and methods (pp. 218–240). SAGE Publications.

Stokols, D., & Shumaker, S. A. (1981). People in places: A transactional view of settings. In J. H. Harvey (Ed.), Cognition, social behavior, and the environment (pp. 441–488). Erlbaum.

Triuri, Z., & Marwasta, D. (2013). Strategi adaptasi masyarakat dalam menghadapi banjir di Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan (Studi kasus daerah bantaran Sungai Ciliwung). Jurnal Bumi Indonesia, 1(3).

Tuan, Y.-F. (1974). Topophilia: A study of environmental perception, attitudes, and values. Prentice-Hall.

Tuan, Y.-F. (1977). Space and place: The perspective of experience. University of Minnesota Press.

Warman, K. (2019, December 21). Puluhan keluarga korban banjir diungsikan. TVRI Sumatera Barat. https://www.tvrisumbar.co.id/berita/detil/2700/puluhan-keluarga-korban-banjir-diungsikan.html

Williams, D. R., & Vaske, J. J. (2003). The measurement of place attachment: Validity and generalizability of a psychometric approach. Forest Science, 49(6), 830–840.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Putri, R. A., & Taslim, F. (2026). Pengalaman Warga dalam Menghadapi Banjir Berulang di Kelurahan Pulai Anak Air: Studi Interpretative Phenomenological Analysis. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(4), 1073–1081. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.998

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.