Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Keberadaan Lalat Rumah (Musca domestica) di Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.897Keywords:
Sanitasi Lingkungan, Lalat Rumah, Pengelolaan Sampah, SPALAbstract
Sanitasi lingkungan yang buruk di kawasan pemukiman padat penduduk menjadi salah satu faktor utama yang mendukung berkembang biaknya lalat rumah (Musca domestica) sebagai vektor mekanis penyakit enterik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kondisi pengelolaan sampah rumah tangga dan sistem pembuangan air limbah rumah tangga dengan keberadaan lalat rumah di lingkungan pemukiman padat penduduk Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 30 rumah tangga yang dipilih secara random sampling. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test dan Pearson Chi-Square pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pengelolaan sampah memiliki hubungan signifikan dengan keberadaan lalat rumah (p = 0,001), di mana seluruh rumah tangga dengan pengelolaan sampah baik (100,0%) memiliki kepadatan lalat yang memenuhi syarat, sedangkan 72,7% rumah tangga dengan pengelolaan sampah tidak baik memiliki kepadatan lalat yang tidak memenuhi syarat. Selain itu, kondisi SPAL juga memiliki hubungan signifikan dengan keberadaan lalat rumah (p < 0,001), di mana 92,9% rumah tangga dengan SPAL baik memiliki kepadatan lalat yang memenuhi syarat, sementara 93,8% rumah tangga dengan SPAL tidak baik memiliki kepadatan lalat yang tidak memenuhi syarat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sampah dan SPAL rumah tangga merupakan faktor sanitasi lingkungan yang signifikan berhubungan dengan keberadaan lalat rumah di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut.
References
Agraini, R., dkk. (2016). Keterampilan menyimak dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 5(2), 45–52. https://doi.org/10.21831/jig%20cope.v20i1.10793
Agustian, N., & Salsabila, U. H. (2021). Peran teknologi pendidikan dalam pembelajaran. Islamika, 3(1), 123–133. https://doi.org/10.36088/islamika.v3i1.1047
Agustina, I., Marlina, L., Pancasila, P., Kewarganegaraan, D., & Jaya, U. B. (2023). Pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi dalam meningkatkan pemahaman belajar siswa. Journal of Civics and Education Studies, 10(2). https://doi.org/10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p114-125
Arsyad, A. (2015). Media pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Dalman. (2014). Keterampilan menyimak. RajaGrafindo Persada.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2020). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Hermansyah, M. F. A. (2020). Analisis kesulitan mahasiswa pendidikan matematika dalam pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19. Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 11(2).
Juaidah Agustina, & Detia Yati. (2024). Kajian semiotika tradisi Perang Ketupat di Desa Tempilang Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. PEMBAHSI: Jurnal Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1).
Sadiman, A. S., Rahardjo, R., Haryono, A., & Rahardjito. (2014). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2021a). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2021b). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2021c). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Sumiharsono, F., & Hasanah, H. (2017). Media pembelajaran. Pustaka Abadi.
Syaifril Zen, Z. (2017). Dasar-dasar pendidikan. Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Meutia Nanda, Azhari Akmal Nasution, Iqbal Fathur Rifqy, Dinda Julia Rizky, M Fikri Alamsyah Pohan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







