Efektivitas Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam Pemenuhan Hak Al-Dharuriyyat
Tinjauan Maqashid Al-Syariah di Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.889Keywords:
BPNT, Maqāṣid Al-Syarī'ah, Al-Ḍarūriyyāt, Bantuan Sosial, Kesejahteraan MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta mengkaji pemenuhan hak al-ḍarūriyyāt bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam perspektif maqāṣid al-syarī'ah di Desa Tolontoraja Kecamatan Pasean Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa Tolontoraja dan lima Keluarga Penerima Manfaat BPNT. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BPNT di Desa Tolontoraja secara umum telah berjalan efektif dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dasar dan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Efektivitas program terlihat dari manfaat yang dirasakan oleh penerima bantuan dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari, meskipun masih ditemukan kendala berupa ketidaktepatan data penerima manfaat, keterlambatan penyaluran bantuan, dan keterbatasan nilai bantuan. Ditinjau dari perspektif maqāṣid al-syarī'ah, BPNT telah berkontribusi terhadap pemenuhan hak al-ḍarūriyyāt melalui perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-'aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), harta (ḥifẓ al-māl), dan secara tidak langsung mendukung perlindungan agama (ḥifẓ al-dīn). Dengan demikian, BPNT tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perlindungan sosial, tetapi juga sebagai sarana mewujudkan kemaslahatan masyarakat sesuai dengan tujuan syariat Islam. Optimalisasi program perlu dilakukan melalui pembaruan data penerima secara berkala, peningkatan ketepatan waktu penyaluran, serta evaluasi besaran bantuan agar manfaat BPNT semakin efektif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif (P. Rapanna, Ed.). CV. Syakir Media Press.
Annisa, F., Priyojadmiko, E., & Kurniawan, M. A. (2023). Analysis of maqashid sharia and fiqih al-bi’ah on waste banks in realizing green economy in Bantul District. Journal of Global Business and Management Review, 5(2), 108–117. https://doi.org/10.37253/jgbmr.v5i2.8898
Budi Juliardi, Runtunuwu, Y. B., Musthofa, A. D. T., Asriyani, A., Hazmi, R. M., Syahril, M. A. F., Saputra, T. E., Arman, Z., Rauf, M. A., & S. (2023). Metode penelitian hukum. CV. Eureka Media Aksara.*
Husien, S. (2024). Legal uncertainty regarding the status of children born out of wedlock in the perspective of hifdzu al-nasl. Jurnal Hukum Unissula, 40(2), 63–74. https://doi.org/10.26532/jh.v40i2.41290
Lahagu, A., Fauziyah, E., Happy, A., & Ariyani, M. (2023). Persepsi masyarakat terhadap rencana pengembangan wisata di Desa Tlontoraja Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Agriscience, 4(2), 255–277.
Mabruk, H., & Prasojo, E. (2024). Evaluation of performance of the Non-Cash Food Assistance (BPNT) program in meeting the basic needs of poor and vulnerable communities. Journal Research of Social Science, Economics, and Management, 3(11), 1996–2004. https://doi.org/10.59141/jrssem.v3i12.677
Majid, A. (2025). Islamic legal reform based on maqāṣid syarī‘ah: A study of Al-Ghazālī’s thoughts and its relevance in the context of Indonesian family law. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(4), 1–11. https://doi.org/10.46773/usrah.v6i4.2195
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (1994). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Risdayani, R., Isman, I., Hidayat, S., & Yanuri, Y. R. (2024). Maqāṣid al-syarī’ah analysis of the implementation of food social assistance on multidimensional welfare in Indonesia (2020–2023). Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law, 8(2), 139–156. https://doi.org/10.21111/aliktisab.v8i2.12972
Rini Saputri, Dewi Indriani, & F. R. (2023). Pemanfaatan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perspektif maqāṣid syariah (Studi kasus di Desa Rappoala Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa). Al-Qiblah: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab, 2(4), 479–494.
Rosidah, A., Sholatiah, L., & Lailaturrokhmah, N. (2025). Analysis of the achievement of zakat distribution and utilization by BAZNAS from the perspective of Maqashid Syariah Jasser Auda. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 10(1), 143–154. https://doi.org/10.24235/jm.v10i1.19634
Salman, K. R. (2023). Developing maqashid sharia performance in Islamic banking. Journal of Islamic Banking and Finance, 40(2).
Suwatri, M., Handra, H., & Yonnedi, E. (2024). The impact of the Non-Cash Food Assistance (BPNT) program on household welfare in Indonesia. Marginal: Journal of Management, Accounting, General Finance and International Economic Issues, 4(1), 155–163. https://doi.org/10.55047/marginal.v4i1.1537
Tajrid, A. (2021). Tracing the genealogy of maqāṣid al-sharī’ah concept: A historical approach. Al-Ahkam, 31(1), 69–90. https://doi.org/10.21580/ahkam.2021.31.1.6696
Umasugi, M. (2023). Non-cash food assistance (BPNT) distribution strategy by district social welfare workers in Ternate City. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 5(2), 173–184. https://doi.org/10.54783/jin.v5i2.739
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hoirur Rosikin, Khairul Jannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







