Observasi dan Evaluasi Penerapan Metode Pengawetan Pangan Tradisional (Tape, Tauco, dan Ikan Asin) Ditinjau dari Aspek Keamanan Pangan dan Higiene Sanitasi

Authors

  • Dessyka Febria Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Rizki Rahmawati Lestari Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Jannatul Husni Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.835

Keywords:

Pengawetan Pangan, Fermentasi, Higiene Sanitasi, Keamanan Pangan, Produk Tradisional

Abstract

Pengawetan pangan tradisional merupakan praktik yang telah lama diterapkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi dan mengevaluasi penerapan metode pengawetan pada tiga produk pangan tradisional yaitu tape singkong, tauco, dan ikan asin yang ditemukan di Pasar Bangkinang. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap tiga produsen/pedagang. Data dikumpulkan melalui lembar checklist, pencatatan lapangan, dan dokumentasi pada tanggal 19 November 2025. Hasil observasi menunjukkan bahwa tape singkong menggunakan metode fermentasi ragi, tauco menggunakan fermentasi kapang dan penggaraman, sedangkan ikan asin menggunakan penggaraman dan pengeringan alami. Ketiga metode tersebut secara prinsip efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme, namun penerapannya masih jauh dari standar keamanan pangan modern. Evaluasi higiene dan sanitasi menunjukkan bahwa seluruh lokasi produksi memiliki kelemahan dalam hal kebersihan area produksi, pengemasan, dan pengendalian kontaminasi. Tidak ada satupun produsen yang menerapkan standar formal seperti Good Manufacturing Practices (GMP), Standard Sanitation Operating Procedures (SSOP), maupun Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Rekomendasi yang diberikan meliputi pelatihan keamanan pangan, penggunaan teknologi pengering tertutup, dan penerapan kemasan vakum untuk meningkatkan mutu dan keamanan produk tradisional.

References

City, I. M., Java, E., & Larasati, N. (2017). Studi aktivitas antioksidan dan karakteristik fisikokimia tauco yang beredar di Kota Malang, Jawa Timur. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 5(2), 85–95.

Di, J., Kota, P. T., Pramastuty, L. I., Raharjo, M., & D, Y. H. (2017). Analisis keamanan pangan produk tradisional di pasar tradisional kota. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5, 457–464.

Efektivitas, K., Sanitasi, P., Berbasis, T., Berdasarkan, M., Lingkungan, K., Evaluasi, D. A. N., & Di, P. (2021). Peningkatan pengetahuan pengawetan makanan di masa pandemi dalam membantu ekonomi masyarakat. Jurnal Ilung, 1(2). https://doi.org/10.20527/ilung.v1i2.3899

Kasanah, N., Chandhani, E. D., Prabandari, A. M., & Prihandono, T. (2021). Iradiasi sebagai salah satu jenis pengawetan bahan makanan yang menggunakan gelombang elektromagnetik. Prosiding Seminar Nasional Fisika, 7, 146–152.

No, V., Atsiri, M., Sirih, D., Piper, M., Andayani, T., Hendrawan, Y., & Yulianingsih, R. (2014). Minyak atsiri daun sirih merah (Piper crocatum) sebagai pengawet alami pada ikan teri (Stolephorus indicus). Jurnal Bioproses Komoditas Tropis, 2(2), 123–130.

Noorrela, L., Munggaran, I. P., Pasteur, J., Kaliki, P., & Barat, J. (2021). Analisis kualitatif formalin pada sampel ikan asin di Pasar Sederhana Kota Bandung. Food Scientia: Journal of Food Science and Technology, 1(1), 49–57. https://doi.org/10.33830/fsj.v1i1.1332.2021

Siahaan, V. F. (2021). Penggunaan bahan tambahan makanan berbahaya boraks dan formalin dalam makanan jajanan: Studi literatur. Jurnal Kesehatan Indonesia, 1(2), 64–71.

Timur, T., Dian, C., Fadli, A., Mutamima, A., Azis, Y., Utama, P. S., Amri, A., & Habib, Y. (2024). Edukasi bahan kimia berbahaya sebagai pengawet makanan di kecamatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(5), 1293–1298.

Utoyo, E. B., Syahdilla, M. I., & Prihandono, T. (2023). Pengaruh medan listrik frekuensi rendah (ELF) terhadap pengawetan ikan. Jurnal Fisika dan Terapannya, 7, 96–105.

Yarsi, U., Kav, L. S., Putih, C., Pusat, J., Jakarta, D. K. I., Suseno, D., & Redaksi, D. (2021). Validasi metode analisis formalin dan aplikasinya pada ikan asin. Jurnal Kesehatan Indonesia, 7(1), 173–182.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Febria, D., Lestari, R. R., & Husni, J. (2026). Observasi dan Evaluasi Penerapan Metode Pengawetan Pangan Tradisional (Tape, Tauco, dan Ikan Asin) Ditinjau dari Aspek Keamanan Pangan dan Higiene Sanitasi. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 1921–1925. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.835

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.