Aktualisasi Majelis Ta’lim di Era Milenial

Systematic Literature Review atas Transformasi Digital Pendidikan Islam Nonformal di Indonesia

Authors

  • Mukhtar Mas’ud Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1475

Keywords:

Aktualisasi, Majelis Ta’lim, Era Milenial, Transformasi Digital, Pendidikan Islam Nonformal, Systematic Literature Review

Abstract

Majelis Ta’lim sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal menghadapi perubahan ekosistem keberagamaan yang semakin dipengaruhi media digital, sementara kajian tentang adaptasinya masih terfragmentasi dalam studi kasus tunggal. Penelitian ini bertujuan memetakan, menyintesis, dan menganalisis aktualisasi Majelis Ta’lim di era milenial dalam konteks transformasi digital di Indonesia. Penelitian menggunakan desain systematic literature review berpedoman PRISMA 2020. Literatur terbitan 2016–2026 dihimpun dari Scopus, Google Scholar, dan Directory of Open Access Journals, diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, lalu dianalisis dengan analisis tematik reflektif enam tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktualisasi Majelis Ta’lim tidak sekadar berupa penggunaan media digital, tetapi mencakup perubahan medium dakwah, pola partisipasi jamaah, tata kelola kelembagaan, dan perluasan tema kajian. Ditemukan empat tipologi aktualisasi, yaitu ekstensi digital, hibridisasi kegiatan, virtualisasi komunitas, dan ekosistem konten dakwah, serta empat pola relasi generasi milenial dengan Majelis Ta’lim, yakni jamaah aktif, audiens digital pasif, pengelola dan inovator, serta katalis perubahan tematik. Keberhasilan aktualisasi lebih ditentukan oleh modal sosial, literasi digital pengelola, regenerasi, dan relevansi tema kajian daripada oleh teknologi semata. Secara teoretis, temuan ini memperluas konsep networked religion dari tingkat individu ke tingkat kelembagaan pendidikan Islam nonformal. Secara praktis, temuan ini menegaskan perlunya regenerasi pengelola, pendampingan literasi digital, dan desain titik keterlibatan yang mengubah audiens digital menjadi anggota komunitas belajar.

References

Adinugraha, H. H., Lawal, U. S., Andrean, R., Sain, Z. H., & Farmawati, I. (2026). The role of communities and local media in promoting primary education participation: A comparative study of Indonesia and Nigeria. Journal of Communication and Education Studies, 1(2), 110–125. https://ejurnal.mentorta.com/index.php/jces/article/view/28

Ahdar, Musyarif, Wardan, A. E., Zulkarnaen, M., & Jaya, M. I. (2025). Reconstructing family household duties based on equality in facing the digital technology era. Journal of Contemporary Gender and Child Studies, 4(3), 380–392. https://doi.org/10.61253/jcgcs.v4i3.598

Akbar, K. I. (2025). Konstruksi modal sosial dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal keagamaan masyarakat (Studi kasus: Majelis Taklim Akhwat Masjid Darul Muttaqien Kebayoran Lama). Jurnal Diskursus Pendidikan Sosiologi, 6(2), 1–22.

Azizi, M. R., Nuraini, T. D., Audina, S., & Siswanto, A. H. (2025). Rekonstruksi epistemologi dakwah dalam konteks digitalisasi dan era disrupsi. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 654–666. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.404

Azwar, A., & Iskandar, I. (2024). Dakwah Islam bagi Gen-Z: Peluang, tantangan, dan strategi. DIRASAH: Jurnal Kajian Islam, 1(1), 17–38.

Bahdar, B. (2023). Arah baru Islam di Tanah Kaili: Meneguhkan Islam moderat dan kearifan lokal.

Barus, M. I. (2025). Majelis taklim dalam dinamika kehidupan beragama. Penerbit NEM.

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806

Bunt, G. R. (2018). Hashtag Islam: How cyber-Islamic environments are transforming religious authority. University of North Carolina Press.

Campbell, H. A. (2012). Understanding the relationship between religion online and offline in a networked society. Journal of the American Academy of Religion, 80(1), 64–93. https://doi.org/10.1093/jaarel/lfr074

Campbell, H. A. (Ed.). (2020). The distanced church: Reflections on doing church online. Digital Religion Publications. https://doi.org/10.21423/distancedchurch

Campbell, H. A., & Tsuria, R. (Eds.). (2022). Digital religion: Understanding religious practice in digital media (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429295683

Dimock, M. (2019, January 17). Defining generations: Where millennials end and Generation Z begins. Pew Research Center. https://www.pewresearch.org/short-reads/2019/01/17/where-millennials-end-and-generation-z-begins/

Faizah, R., & Tuhah, M. M. (2024). Peran media sosial dalam meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan generasi milenial. MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 38–52. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v4i1.2889

Faruqi, D. (2025). Transformasi literasi keagamaan melalui media sosial dalam perspektif pendidikan Islam modern. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(3), 1422–1430. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i3.992

Hakim, F., & Dahri, H. (2025). Islam di media sosial sebagai komodifikasi dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 187–206. https://doi.org/10.31538/adrg.v5i1.1813

Harahap, R. K. (2024). Manajemen Majelis Taklim KH. Syekh Mukhtar Muda Nasution dalam membina ukhuwah Islamiyah di Sibuhuan Padang Lawas.

Hjarvard, S. (2008). The mediatization of religion: A theory of the media as agents of religious change. Northern Lights: Film & Media Studies Yearbook, 6(1), 9–26. https://doi.org/10.1386/nl.6.1.9_1

Huda, S., Vidiana, S., Anandari, A., Nurrahma, N. I., Firdayanti, N. C. M., Ramadhan, V. H. F., Firanda, N., Tusolikha, N. M., Aulia, S. R., & Hanafi, A. I. (2025). Digitalisasi konten dakwah berbasis media sosial.

Kahfi, A., & Damanhuri, D. (2025). Revitalisasi peran majelis ta’lim dalam membangun karakter religius masyarakat Desa Karangjaya, Tirtamulya, Karawang. SOCIETY: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 32–43.

Khiyaroh, I. (2024). Media komunikasi dalam perspektif Al-Qur’an: Relevansi tradisi lisan dan teknologi digital dalam dakwah Islam. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 7(2), 317–332. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v7i2.3039

Kuswadi, A., Dinata, F. R., & Firmansyah, D. (2026). Penguatan moderasi beragama melalui majelis taklim digital di Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 1–8.

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2025). Teknologi digital sebagai ruang pertemuan agama dan budaya masyarakat multikultural. SINTESA: Jurnal Sains & Teknologi, 1(2), 51–64.

Maulana, A. (2024). Digitalisasi dakwah TikTok era modern pada akun TikTok Husein Basyaiban (@basyasman00). Mudabbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.20414/mudabbir.v5i1.4890

Mujiburrahman, M. (2025). Manajemen dakwah virtual dalam meningkatkan literasi keagamaan generasi milenial. Jurnal Komunikasi dan Media, 2(2), 95–108.

Mustikawati, M., Ahdar, A., Muzakkir, M., Mahsyar, M., Marhani, M., & Jaya, M. I. (2026). Effectiveness of using the Edlink learning management system (LMS) application to improve learning motivation of postgraduate students at IAIN Parepare. Al Hikmah: Journal of Education, 7(1), 99–112. https://doi.org/10.54168/ahje.v7i1.501

Muthmainnah, N. (2025). Motivasi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran dalam menonton konten dakwah Ustadz Hanan Attaki di media sosial YouTube.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., . . . Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pawestri, W. P. (2025). Identitas dan praktik representasional komunitas hijrah urban. Brawijaya Journal of Social Science, 5(1), 17–33. https://doi.org/10.21776/ub.bjss.2025.005.01.2

Purnomo, D. E., & Efendi, E. (2024). Pemanfaatan teknologi digital oleh Majlis Ta’lim Darrussofa Medan dalam melaksanakan dakwah di media sosial. QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah, 5(1), 220–236. https://doi.org/10.54396/qlb.v5i1.1266

Raihan, R., & Lailani, L. (2025). Peran strategis Majelis Ta’lim Al-Hidayat dalam memperkuat pemahaman agama di Gampong Pelanggahan, Kota Banda Aceh. Tamaddun, 26(2), 95–107. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v26i2.9678

Ramidi, A., & Suhaili. (2025). Menjadi Muslim urban: Negosiasi identitas dan kesalehan anak muda Indonesia. Ulul Albab: Journal of Da’wah and Social Religiosity, 3(2). https://doi.org/10.69943/t5c3ec13

Riyadi, D. A. (2025). Eksplorasi interaksi digital informal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis WhatsApp (Studi kasus di SMP Soreang Putera).

Sabirin, Y. B., & Castrawijaya, C. (2025). Kolaborasi ekosistem startup digital dalam inovasi kewirausahaan lembaga dakwah sebagai instrumen penguatan filantropi. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 10(6). https://doi.org/10.55102/alyasini.v10i6.135

Shodiqin, A., Khosim, A., & Iryana, W. (2025). Kesalehan digital dan moderasi keagamaan: Negosiasi otoritas Islam di kalangan santri di sebuah pesantren di Kabupaten Bandung. Journal of Society and Development, 5(2), 98–109. https://doi.org/10.57032/jsd.v5i2.344

Slama, M. (2018). Practising Islam through social media in Indonesia. Indonesia and the Malay World, 46(134), 1–4. https://doi.org/10.1080/13639811.2018.1416798

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Sugianik, D., Muzaki, I., Lestari, F. A. T., & Putri, F. A. (2025). Pendampingan literasi digital majelis ta’lim melalui kolaborasi penyuluh agama Islam di Way Kanan. Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1–7.

Susanti, E., & Rohwati, S. (2025). Negara, ulama, dan masyarakat: Relasi kuasa dalam produksi otoritas keagamaan di Indonesia kontemporer. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 9(2), 1098–1114. https://doi.org/10.47313/jkik.v9i2.4355

Uliyah, T. (2025). Upaya majelis taklim dalam meningkatkan sosial keagamaan masyarakat di Desa Sukadamai Kec. Natar Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal At-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa, 7(2), 291–308. https://doi.org/10.24952/taghyir.v7i2.16347

Wicaksono, R. (2025). Strategi dakwah framing berbasis maqashid syariah: Transformasi nilai rukun Islam sebagai kebutuhan spiritual bagi Gen Z dan milenial. Iqtida: Journal of Da’wah and Communication, 5(2), 151–172. https://doi.org/10.28918/iqtida.v5i02.12300

Zaki Mubarok, M. (2022). Membangun gagasan keislaman kontekstual melalui pendidikan dan konten media sosial [Tesis, Universitas Islam Indonesia]. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/52600

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Mas’ud, M. (2026). Aktualisasi Majelis Ta’lim di Era Milenial: Systematic Literature Review atas Transformasi Digital Pendidikan Islam Nonformal di Indonesia. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(5), 1989–1999. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1475

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.