Emotional Intelligence dan Psychological Well-Being Karyawan Bank

Authors

  • Dhenisa Okisyona Kinanti Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Tuti Rahmi Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.447

Keywords:

Emotional Intelligence, Psychological Well-Being, Karyawan Perbankan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara emotional intelligence dan psychological well-being pada karyawan bank. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 67 karyawan yang dipilih melalui teknik insidental sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan Employee Well-Being Scale yang mengacu pada model Carol Ryff untuk mengukur psychological well-being serta Wong & Law Emotional Intelligence Scale yang berlandaskan model John D. Mayer dan Peter Salovey untuk mengukur emotional intelligence. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Pearson Product Moment menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara emotional intelligence dan psychological well-being (r = 0,892; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan karyawan dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi berkontribusi terhadap terjaganya kesejahteraan psikologis dalam menghadapi tuntutan kerja perbankan. Hasil ini memberikan gambaran bahwa aspek pengelolaan emosi menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menjaga kondisi psikologis karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa emotional intelligence berperan sebagai sumber daya psikologis penting dalam mendukung psychological well-being karyawan di lingkungan kerja perbankan.

References

Akhter, A., Karim, M. M., & Islam, K. M. A. (2021). The impact of emotional intelligence, employee empowerment and cultural intelligence on commercial bank employees’ job satisfaction.

Antara Sumbar. (2018). Inilah perkembangan ekonomi setelah 20 tahun reformasi menurut Menkeu. Antara News Sumbar.

Ardiansyah, Y., & Sulistiyowati, L. H. (2018). Pengaruh Kompetensi dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Pegawai.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian.

Arribath, A. F. (2021). Adaptasi Wong & Law Emotional Intelligence Scale (Wleis) Versi Indonesia: Analisis Cfa.

Azwar, S. (2020). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Barat, B. P. S. S. (2022). Statistik Ketenagakerjaan Sumatera Barat 2022. BPS Sumatera Barat.

Bayanti, A. B. (2016). Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Kantor Pelayanan Wilayah Iii Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Kota Makassar.

Creswell, J. (2018). Qualitative, Quantitative, & Mixed Methods Approaches.

Creswell, John W. 2012. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta.

DeVellis, R. F. (2017). Scale development: Theory and applications (4th ed.).

Djumarnob, Winasisa, S., Setyo, R., & Ariyantod, E. (2020). Digital transformation in the Indonesian banking industry: Impact on employee engagement and stress.

Extremera, N., Sánchez-Álvarez, N., & LourdesRey. (2020). Pathways between Ability Emotional Intelligence and Subjective Well-Being: Bridging Links through Cognitive Emotion Regulation Strategies.

George, D., & Mallery, P. (2019). IBM SPSS statistics 26 step-by-step: A simple guide and reference. Routledge

Goleman. (1998). emotional intelligence.

Handayani, C. N., & Zona, M. A. (2021). Burnout, Emotional Intelligence , Dan Work - Life Balance Pada Karyawan Perusahaan Tekstil Di Sumatera Barat.

Hidayatullah, A., & Shadiqi, M. A. (2020). Uji daya diskriminasi item dalam pengembangan skala psikologi. Jurnal Psikometri dan Pengukuran, 5(2), 112–121.

Huppert, F. A. (2009). psychological well-being: Evidence Regarding its Causes and Consequences.

Hutahaean, S., & Perdini, D. (2023). Analisis validitas dan reliabilitas dalam penelitian kuantitatif menggunakan Confirmatory Factor Analysis. Jurnal Penelitian Psikologi, 11(1), 45–56.

Karimi, L., Leggat, S. G., Bartram, T., Afshari, L., Sarkeshik, S., & Verulava, T. (2021). Emotional intelligence: predictor of employees’ wellbeing, quality of patient care, and psychological empowerment.

Kemenkes. (2021). Kemenkes beberkan masalah kesehatan jiwa di Indonesia. Kemenkes RI.

Kirono, L. P., & Anwar, M. (2024). Analisis Pengaruhkecerdasan Emosionalterhadap Kinerjakaryawanmelaluikepuasan Kerjadan Streskerjapada Bankmandiriregionalviiisurabaya.

Larguinho, M., Leal, S., & Lopes, R. (2025). The Impact of Emotional Intelligence on the psychological well-being of Young Graduates in Portugal.

Machali, I. (2021). Metode Penelitian Kuantatif.

Mayer, J. D., & Salovey, P. (1997). What Is Emotional Intelligence?

Nasril, & Ulfatmi. (2018). Melacak Konsep Dasar Kecerdasan Emosional.

Nunnally, J. C., & Bernstein, I. H. (1994). Psychometric theory (3rd ed.). McGraw-Hill.

Nurfitriani, & Rukiah. (2022). Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan Frontliner PTBank Rakyat Indonesia Cabang Polewali diEra Pandemi Covid-19.

OJK. (2023). Laporan Tahunan OJK 2023. Otoritas Jasa Keuangan.

OJK. (2024). Statistik Perbankan Indonesia. OJK.

Pilawati, L., Ardiani, G. T., & Ramadhani, I. (2023). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Program Kesejahteraan, Dan Keseimbangan Kehidupan Kerja Terhadap Semangat Kerja.

Rahmi, T., Agustiani, H., Harding, D., & Fitriana, E. (2021). Adaptasi Employee Well-Being Scale (EWBS) Versi Bahasa Indonesia.

Ramadani, L., & Hadya, R. (2023). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Cabang Padang.

Roellyanti, M. V. (2024). Relationship Between Social Relationships Quality, Emotional Intelligence, and Work Environment to psychological well-being.

Ryff, C. D. (2014). psychological well-being Revisited: Advances in Science and Practice.

Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Saifuddin, A. (2020). Pengantar teori pengukuran psikologi (edisi revisi). Yogyakarta:

Sarina, S. (2018). Gambaran psychological well-being Pekerja Sosial Dian Bersinar Foundation Medan.

Satyaningrum, & Intan, D. (2020). Relationship between emotional labor, work stress, employee creativity, and turnover intention: study on Indonesian bank frontliners.

Sulistio, H., Assa, A. F., & Herdiansyah, M. I. (2016). Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Kepribadian Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Bank Danamon Indonesia, Tbk.

Sumbar, A. (2025). Danamon Peduli hadirkan 13 pojok baca di Kepulauan Mentawai dukung pendidikan inklusif. ANTARA NEWS SUMBAR.

Syahfina Agustin, & Susilawati. (2023). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Bank Di Indonesia. 3, 156–162.

Syakina, D., Farhanas, V. F., Rahmayanti, N. Z., Fitria, R. L., & Singadimeja, H. G. (2021). Pekerja Sif: antara Stres Kerja dan Kesejahteraan Psikologis di Tempat Kerja.

Tribuana, D., Narimawati, U., & Syafei, M. Y. (2024). Digital Transformation And Psychological Welfare At Mnc Bank Makassar Branch.

Valoranews. (2024). OJK Sumbar: Industri Perbankan Sumatera Barat Tumbuh Positif, Risiko Terjaga. Valoranews.

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Kinanti, D. O., & Rahmi, T. (2026). Emotional Intelligence dan Psychological Well-Being Karyawan Bank. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 11–17. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.447

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.