Meningkatkan Minat Literasi Siswa Melalui Buku Cerita Rakyat pada Kelas 2 MIS Asthopaina
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v2i5.213Keywords:
Gerakan Literasi, Minat Baca, Buku CeritaAbstract
Gerakan literasi sekolah (GLS) adalah agenda yang diberikan untuk meningkatakan kemampuan literasi siswa, agenda ini diterapkan serta dilandaskan pada sembilan agenda ini mengutamakan dan menerapkan dengan melatih membaca dan menulis. Dalam undang-undang sistem pendidikan nasional no 20 tahun 2003 pasal 4 ayat 5 yang menjelaskan tentang pendidikan diadakan kemudian mengembangkan budaya membaca, menulis dan berhitung bagi peserta didik dan masyarakat. Dalam hal ini kementrian pendidkan dan kebudayaan menerangkan bahwa gerakan literasi adalah suatu kegiatan sosial yang dilakukan dengan kerja sama memberikan dan di dukung ke berbagai komponen. Situasi ini dilakukan dengan gerakan literasi tentu akan mengimplikasikan banyak pihak di sekolah seperti kepala sekolah, pendidik dan peserta didik. Hasil dari penelitian ini telah memperlihatkan hasil dari mengaplikasikan gerakan literasi sekolah dapat meningkatkan minat membaca terhadap peserta didik. Berlandaskan penelitian yang telah dilakukan saran yang bisa diberikan penulis adalah dalam penerapan gerakan literasi di sekolah seyogyanya sekolah mampu untuk mengimplikasikan banyak orang termasuk melibatkan orang tua dalam meningkatkan minat membaca karena selain adanya agenda yang diaksanakan oleh pihak sekolah pastinya harus dukungan dan didapat juga dari orang tua karena orang tua adalah orang yang paling terlibat dalam berinteraksi serta berkomunikasi dengan anak-anak
References
Arwansyah, U.M.W.W., Bagas, Y. (2019). Peningkatan Kompetensi Literasi Antiradikalisme Melalui Penulisan Cerita Rakyat Dengan Aplikasi Baboo. J. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones. Met., vol. 4. doi: 10.21107/metalingua.v4i2.6134.
Sudigdo, A. (2017). Penguatan Literasi Siswa Sekolah Dasar Melalui Kunjungan Perpustakaan.
Fauziyah, A.S., Laily, N. (2022). Analisis Sumber Literasi Keagamaan Guru PAI Terhadap Siswa Dalam Mencegah Radikalisme di Kabupaten Bekasi. doi: 10.30868/ei.v11i01.2092.
Khusna, A.F.A., Syafa’atul., Mufridah, L., Sakinah, S. (2022). Gerakan Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar. Dawuh Guru J. Pendidik. MI/SD, vol. 2, 2022, doi: 10.35878/guru.v2i2.454.
Izza, S.S., Zulfa, A., Falah, M. (2020). Studi Literatur: Problematika Evaluasi Pembelajaran Dalam Mencapai Tujuan Pendidikan di Era Merdeka Belajar.
Kurniawan, Rimba, A., Chan, F., Abdurrohim, M., Wanimbo, O. (2019). Problematika Guru Dalam Melaksanakan Program Literasi Di Kelas IV Sekolah Dasar. J. Pendidik. Dasar, vol. 3.
Masturoh, S. (2019). Pengaruh Metode Pembelajaran dan Budaya Literasi Terhadap Keterampilan Menulis Eksposisi (Eksperimen Pada Siswa SMK Swasta di Kabupaten Karawang). J. Pendidik. Bhs., vol. 2.
Muliastrini, N.K.E. (2019). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan.
Cresswell, J. W. (2016). Research Design (Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Ngurah, S. (2017). Mendidik Lewat Literasi Untuk Pendidikan Berkualitas. J. Penjamin Mutu 3, vol. 2, pp. 63–154.
Padmadewi, L.P.A., Nyoman, N. (2018). Literasi di Sekolah, dari Teori ke Praktik. Nickara.
Palupi, D. Aprida, N., Widiastuti, D.E. (2020). Peningkatan Literasi di Sekolah Dasar. Bayfa Cendikia Indonesia.
Setiawan, F. K. DA. (2021). Optimalisasi Program GLS (Gerakan Literasi Sekolah) dalam Membiasakan Budaya Membaca dan Menulis Sekolah Dasar. J. Pengabdi.
Susilawati dan Sulham, M. (2018). Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Tingkat Sekolah Dasar. Visipena J. 9, 2018.
Sutriyanti,N. K. dan I. M. D. (2021). Mengidentifikasi Kendala Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya Pengembangan Mutu Budaya Literasi di Sma Negri Bali Mandara. J. Penjaminan Mutu Lemb. Penjaminan Mutu Inst. Hindu Dharma Negri Denpasar 7, 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Arlina, Armita Dwi Lestari, Tri Muliyani, Izma Khoiruna, Nur Adila Rangkuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







