Epistemologi dan Rekonstruksi Kurikulum
Dari Transmisi Pengetahuan menuju Transformasi Nilai
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1498Keywords:
Epistemologi Kurikulum, Rekonstruksi Kurikulum, Transformasi Nilai, Transmisi PengetahuanAbstract
Artikel ini mengkaji pergeseran epistemologis dalam rekonstruksi kurikulum, dari paradigma transmisi pengetahuan menuju transformasi nilai yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif, reflektif, dan bertanggung jawab. Kajian bertujuan menjelaskan landasan filosofis kedua paradigma, merumuskan kerangka operasional rekonstruksi kurikulum, dan menelaah relevansinya bagi pendidikan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis isi konseptual terhadap literatur pendidikan, karya teoretis yang relevan, serta dokumen kebijakan Kurikulum Merdeka. Sintesis dilakukan dengan membandingkan rekonstruksionisme sosial, pedagogi kritis Paulo Freire, dan teori pembelajaran transformatif Jack Mezirow. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi nilai memerlukan keterpaduan empat komponen kurikulum, yaitu tujuan, isi, proses pembelajaran, dan asesmen. Penguasaan konsep perlu dihubungkan dengan penalaran kritis, refleksi etis, dialog, serta tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan. Hambatan utama mencakup kesenjangan antara kebijakan dan praktik kelas, kesiapan pedagogis guru yang tidak merata, serta keterbatasan penilaian perkembangan afektif. Artikel ini menawarkan matriks konseptual untuk menelusuri keselarasan antarkomponen kurikulum, bukan instrumen empiris yang telah tervalidasi. Disimpulkan bahwa rekonstruksi kurikulum yang bermakna menuntut perubahan epistemologis dan aksiologis yang konsisten, disertai pengujian lebih lanjut pada praktik pembelajaran.
References
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Kebijakan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2024/2025. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1711503412_manage_file.pdf
Biesta, G. (2015). What is education for? On good education, teacher judgement, and educational professionalism. European Journal of Education, 50(1), 75–87. https://doi.org/10.1111/ejed.12109
Biggs, J. (1996). Enhancing teaching through constructive alignment. Higher Education, 32(3), 347–364. https://doi.org/10.1007/BF00138871
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Cappiali, T. M. (2023). A paradigm shift for a more inclusive, equal, and just academia? Towards a transformative-emancipatory pedagogy. Education Sciences, 13(9), Article 876. https://doi.org/10.3390/educsci13090876
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
Dewi, E., Amril, M., & Maksum, A. (2025). Rekonstruksi epistemologi di era postmodernisme: Studi atas gagasan islamisasi ilmu menurut Ismail Raji Al-Faruqi. Jurnal Teologi Islam, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.63822/43v63g24
Faisal. (2026). Dialektika progresivisme dan Kurikulum Merdeka: Menuju rekonstruksi bertransendensi dalam filsafat pendidikan Islam. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan. https://edukatif.org/edukatif/article/view/9383
Freire, P. (2000). Pedagogy of the oppressed (M. B. Ramos, Trans.; 30th anniversary ed.). Continuum.
Hafizh, M., Dina, S., Astuti, W., & Ningsih, N. W. (2023). Perbandingan paradigma epistemologi: Sumber pengetahuan perspektif Islam dan Barat. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(4), 1496–1509. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v9i4.598
Hoggan, C., & Hoggan-Kloubert, T. (2023). Critiques and evolutions of transformative learning theory. International Journal of Lifelong Education, 42(1), 1–15. https://doi.org/10.1080/02601370.2022.2164434
International Commission on the Futures of Education. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000379707
Karakou, M., & Karalis, T. (2024). To what extent is the criticism regarding the underestimation of emotions in transformation theory justified? Mediterranean Journal of Education, 4(1), 13–25. https://ejupunescochair.library.upatras.gr/mje/article/view/4608/0
Kedraka, K., Karalis, T., & Raikou, N. (2024). Transformative learning future orientations study: An overview. Adult Education: Critical Issues, 4(1), 5–10. https://doi.org/10.12681/haea.38427
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/322506/permendikdasmen-no-13-tahun-2025
Khoirunnisa, K., Nabela, R., Lubis, M. S. E., & Sari, H. P. (2024). Penerapan filsafat pendidikan progresivisme dalam Kurikulum Merdeka. Reflection: Islamic Education Journal, 1(4), 66–77. https://doi.org/10.61132/reflection.v1i4.164
Kurniawan, I., Supriyadin, S., Muslimin, M., & Ruslan, R. (2026). Epistemologi pendidikan Islam: Integrasi wahyu dan ilmu pengetahuan umum. Integrasi: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 4(2). https://doi.org/10.61590/int.v4i02.535
Liriwati, F. Y., Marpuah, S., Wasehudin, & Zulhimma. (2024). Transformasi Kurikulum Merdeka di madrasah: Menyongsong era pendidikan digital. Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.61104/ihsan.v2i1.103
Mahmudulhassan, M., Abuzar, M., Khondoker, S. U. A., & Khanom, J. (2025). The integration of Islamic epistemology in ethical and multicultural education: Pedagogical strategies and challenges. Multicultural Islamic Education Review. https://doi.org/10.23917/mier.v2i2.7612
Mezirow, J. (1997). Transformative learning: Theory to practice. New Directions for Adult and Continuing Education, 1997(74), 5–12. https://doi.org/10.1002/ace.7401
OECD. (2020). Curriculum overload: A way forward. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/3081ceca-en
Putra, E. S. I. (2021). Pendidikan IPS di era globalisasi: Sebuah pendekatan kurikulum pembelajaran. Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 15–31. https://doi.org/10.32520/judek.v9i1.1541
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, wujud merdeka belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431
Rahmani, E. Y., Ramadhani, H. P. C., & Bakar, M. Y. A. (2025). Progresivisme dan rekonstruksionisme sebagai paradigma pendidikan untuk transformasi individu dan masyarakat. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(6), 751–769. https://doi.org/10.61722/JIPM.V3I6.1744
Shofiyuddin, M., Amin, M., & Rohman, F. (2025). Mitigasi dualisme epistemologis: Model kurikulum integratif-interkonektif pada lembaga pendidikan Islam. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 20(1), 89–104.
Surbayana, S., & Lestari, S. N. (2026). Rekonstruksionisme dan pedagogik transformatif dalam kurikulum pendidikan ilmu pengetahuan sosial di Indonesia. Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 276–289. https://doi.org/10.30743/mkd.v10i1.13612
Suwahyu, I. (2025). Transformasi pendidikan agama Islam di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2). https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.27996
UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? https://www.unesco.org/gem-report/en/publication/technology
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Witari Triarni Panggabean, Sri Murhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







