Dampak Industrialisasi terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020-2025

Authors

  • Anis Fakhrunnisa Universitas Tanjungpura, Indonesia
  • Fariastuti Djafar Universitas Tanjungpura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1491

Keywords:

Indeks Pembangunan Manusia, Industrialisasi, Kalimantan Barat,, Regresi Data Panel, Tingkat Kemiskinan

Abstract

Industrialisasi merupakan penggerak transformasi struktural dan pembangunan ekonomi daerah. Selama 2020–2025, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar kedua terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Barat dan mencatatkan pangsa tertinggi di Pulau Kalimantan pada 2022. Namun, rata-rata tingkat kemiskinan provinsi ini masih tertinggi di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kontribusi industri pengolahan terhadap PDRB, pertumbuhan industri, dan proporsi tenaga kerja industri terhadap tingkat kemiskinan, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan regresi data panel seimbang pada 14 kabupaten/kota selama 2020–2025 (84 observasi) melalui pendekatan Random Effect Model (REM) dan estimasi Generalized Least Squares (GLS). Hasil uji simultan menunjukkan model signifikan (p-value = 0,0000) dan mampu menjelaskan 61,37 persen variasi tingkat kemiskinan (Adjusted R² = 0,6137). Secara parsial, kontribusi industri pengolahan terhadap PDRB (β = -0,1411; p = 0,0080) dan IPM (β = -0,3202; p = 0,0000) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Sebaliknya, pertumbuhan industri (p = 0,0570), proporsi tenaga kerja industri (p = 0,4600), dan TPT (p = 0,2143) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan peran struktural industri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kebijakan hilirisasi dan pengembangan keterkaitan industri lokal perlu didukung penciptaan lapangan kerja inklusif guna mempercepat pengurangan kemiskinan.

References

Ahmad, O. M. (2009). Analisis kebijakan industrialisasi di Indonesia mutakhir. Jurnal Industri dan Perkotaan, 13(24), 1–12.

Alfarabi, M. A., Hidayat, M. S., & Rahmadi, S. (2014). Perubahan struktur ekonomi dan dampaknya terhadap kemiskinan di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 1(3), 171–180.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2019). Ringkasan eksekutif Visi Indonesia 2045. Kementerian PPN/Bappenas.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2020). Publikasi statistik ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat 2020. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2021). Publikasi statistik ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat 2021. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2022). Publikasi statistik ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat 2022. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2023). Publikasi statistik ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat 2023. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2024). Publikasi statistik ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat 2024. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2025). Publikasi statistik ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat 2025. BPS Provinsi Kalimantan Barat.

Baltagi, B. H. (2005). Econometric analysis of panel data (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Ferezagia, D. V. (2018). Analisis tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 1(1), 1–6.

Gujarati, D. N. (2002). Basic econometrics (4th ed.). McGraw-Hill Companies.

Ishak, R. A., Zakaria, J., & Arifin, M. (2020). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kota Makassar. Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(2), 41–53.

Lestari, D. S. T., & Ainulyaqin, M. H. (2022). Program industrialisasi dalam mengatasi kesenjangan ekonomi di masyarakat: Perspektif ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 288–295.

Mukhtar, S., Saptono, A., & Arifin, A. (2019). Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia dan tingkat pengangguran terbuka terhadap kemiskinan di Indonesia. Ecoplan: Journal of Economics and Development Studies, 2(2), 77–89.

Neter, J., Wasserman, W., & Kutner, M. H. (1989). Applied linear regression models (2nd ed.). Richard D. Irwin, Inc.

Niara, A., & Zulfa, A. (2019). Pengaruh kontribusi sektor pertanian dan industri terhadap kemiskinan di Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 2(1), 26–37.

Permadi, A. D., Solikhah, D. H. F., & Yasin, M. (2023). Strategi industrialisasi hubungan dengan sektor pertanian di wilayah Sidoarjo. Student Research Journal, 1(3), 54–63.

Primadi, Y. A., & Santoso, D. B. (2019). Analisis dampak industrialisasi terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 7(2), 1–15.

Purboningtyas, I., Sari, R., Guretno, T., Dirgantara, A., Dwi, A., & Al Haris, M. (2020). Analisis pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan indeks pembangunan manusia terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Sains dan Matematika Unpam, 3(1), 15–22.

Rahman, A., Sirojuzilam, S., Pratomo, W. A., Nasution, I. G. S., Soeparno, W. S. I., Hakim, S. H., & Syafii, M. (2022). Anomali pengaruh sektor industri terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. SOROT, 17(2), 91–102.

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

Fakhrunnisa, A., & Djafar, F. (2026). Dampak Industrialisasi terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020-2025. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(5), 1518–1525. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1491

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.