Evaluasi Bangunan Gedung dengan Menggunakan Metode Building Assessment
Studi Kasus Fabriek Block Padang
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1482Keywords:
Building Assessment,, Struktur Baja dan Beton, Non-Destructive Test, Retrofitting Struktur, Adaptive ReuseAbstract
Bangunan bekas pabrik seng PT. Polyguna Nusantara/PT. Tropical Multi Co di Kota Padang yang berdiri sejak 1971 dan berhenti beroperasi pada 2016 telah dialihfungsikan menjadi ruang kreatif publik Fabriek Bloc Padang dengan kapasitas hingga 3.000 orang. Penghentian operasional dan minimnya pemeliharaan selama bertahun-tahun berpotensi menurunkan kualitas material dan integritas struktur. Penelitian ini bertujuan menilai kelaikan fungsi dan kapasitas struktur bangunan eksisting menggunakan metode Building Assessment serta merumuskan rekomendasi perbaikan dan perkuatan berdasarkan standar keselamatan konstruksi. Evaluasi dilakukan melalui inspeksi visual terhadap elemen baja, beton, atap, dan infrastruktur pendukung, serta pengujian lapangan yang meliputi Schmidt Hammer Test pada 30 titik, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) Test, Hardness Brinell Test menggunakan Equotip, dan Carbonation Test. Analisis kapasitas sisa struktur dilakukan menggunakan ETABS dengan mengacu pada SNI 2847:2019 dan SNI 1729:2015. Hasil evaluasi menunjukkan degradasi mayor pada area bekas tungku pembakaran, khususnya As 23–25. Balok baja pada As 24 patah sehingga memerlukan penggantian, sedangkan balok As 23 dan 25 mengalami kerusakan pada wing baja. Rangka kuda-kuda dan penutup atap mengalami korosi masif. Hasil Hammer Test menunjukkan rata-rata kuat tekan permukaan beton sebesar 18,94 MPa, dengan 50% titik uji berada di bawah 17 MPa, sementara pelat lantai utama mencapai rata-rata 25,73 MPa. Pengujian UPV, Brinell, dan analisis ETABS menguatkan perlunya intervensi pada zona kritis. Bangunan dapat dimanfaatkan kembali dengan syarat dilakukan penggantian elemen rusak, perkuatan balok dan elemen beton bermutu rendah, serta pemeliharaan berkala sistem kelistrikan dan drainase.
References
Allen, E. (2019). Building construction handbook. John Wiley & Sons.
Allen, E. (2019). Structural design and construction. John Wiley & Sons.
Aysen, A. (2006). Basic and applied soil mechanics. Taylor & Francis.
Brereton, D. (2016). Adaptive reuse of buildings. Routledge.
CeAs, M. S. (2021). Assessment dan perkuatan struktur pada bangunan industri 7 lantai. Universitas Sebelas Maret.
Ching, F. D. (2015). Architecture: Form, space, and order. John Wiley & Sons.
Chopra, A. K. (2012). Earthquake resistant design of structures. Pearson Education.
Denis, D. J. (2021). Quantitative methods for the social sciences. SAGE Publications.
Eka, P. A. (2022). Asesmen dan analisa gedung eksisting (studi kasus bangunan Johar Shopping Center Semarang). Jurnal Ilmiah Sultan Agung.
Holmes, J. D. (2018). Wind loading on structures. CRC Press.
Kim, Y. L. J. (2022). Comprehensive energy performance assessment of university buildings using dynamic simulation and measured data. Energy and Buildings.
Pemerintah Republik Indonesia. (2020). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, Pasal 59.
Tsirogiannis, A. L. G. P. N. (2023). Application of photogrammetry and laser scanning for structural condition assessment of historical buildings. Journal of Cultural Heritage.
Tutik, W. S. (2010). Asesmen kekuatan struktur bangunan gedung: Studi kasus bangunan UGD dan administrasi RSUD Banyudono, Kabupaten Boyolali (p. 20). Universitas Sebelas Maret.
Zuo, R. L. D. (2021). Post-occupancy evaluation (POE) of green certified office buildings: Occupant satisfaction and indoor environmental quality. Building and Environment.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Handra Yaspita, Taufika Ophiyandri, Benny Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







