Penguatan Ekonomi Pertahanan melalui Penguatan Keimigrasian pada Pos Lintas Batas Negara Indonesia

Analis SWOT

Authors

  • Ibnu Setyawan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Yudi Sutrasna Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Heru Prasetyo Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1468

Keywords:

Ekonomi Pertahanan, Keimigrasian, PLBN, Keamanan Perbatasan, SWOT, Ketahanan Ekonomi

Abstract

Pengelolaan perbatasan Indonesia semakin dituntut untuk mencapai dua tujuan secara bersamaan, yakni menjaga kedaulatan dan keamanan serta memastikan mobilitas manusia dan barang yang legal dapat berlangsung secara cepat, pasti, dan produktif. Artikel ini mengembangkan kajian mengenai penguatan ekonomi pertahanan melalui fungsi keimigrasian pada Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dengan menggunakan analisis SWOT, IFAS, dan EFAS. Metode penelitian bersifat kualitatif-deskriptif dengan memanfaatkan dokumen kebijakan, data pemerintah, serta artikel ilmiah mutakhir. Data pemerintah menunjukkan bahwa pada 2024 sebanyak 13 PLBN mencatat 1.771.192 perlintasan orang dan nilai ekspor sekitar Rp1,159 triliun, sedangkan pada 2025, ketika cakupan telah mencapai 15 PLBN, lebih dari 2,4 juta orang melintas dengan nilai perdagangan Rp13,5 triliun. Perbedaan cakupan tersebut harus diperhatikan sehingga kedua angka tidak diperlakukan sebagai seri pertumbuhan yang sepenuhnya sebanding. Pada 2026, pemerintah mempertahankan 15 PLBN yang telah beroperasi dan menetapkan pagu operasional Rp86 miliar. Analisis menunjukkan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada jaringan PLBN terpadu, mandat hukum keimigrasian, data perjalanan, dan perkembangan digitalisasi. Kelemahannya mencakup keterbatasan SDM, kesenjangan infrastruktur, konektivitas, integrasi data, serta koordinasi lintas instansi. Peluang terbesar berasal dari pertumbuhan perdagangan formal, digitalisasi, pusat pertumbuhan perbatasan, dan penguatan ekonomi lokal, sementara ancaman utama adalah jalur tidak resmi, perdagangan orang, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan ketimpangan manfaat pembangunan. Skor IFAS 2,68 dan EFAS 2,75 mengarahkan strategi pada kuadran SO. Artikel merekomendasikan ekosistem secure trade and secure mobility melalui integrasi data CIQS, pemeriksaan berbasis risiko, modernisasi infrastruktur, penguatan kapasitas petugas, patroli terpadu, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat perbatasan.

References

Araryaputra, A., Maulidia, H., & Ryanindityo, M. (2026). Strategi penguatan fungsi keimigrasian melalui sinergi lintas sektor: Analisis penanganan perlintasan ilegal di perbatasan Kalimantan Barat–Malaysia. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 6(2), 133–143. https://doi.org/10.46838/jbic.v6i2.850

Arifin, R., Hanita, M., & Runturambi, A. J. S. (2024). Maritime border formalities, facilitation and security nexus: Reconstructing immigration clearance in Indonesia. Marine Policy, 163, Article 106101. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2024.106101

Arifin, R., Hanita, M., Runturambi, A. J. S., & Zulfa, E. A. (2024). Unveiling Indonesia’s migration and border governance: Challenges and imperatives post-pandemic. Social Sciences & Humanities Open, 10, Article 101202. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.101202

Badan Nasional Pengelola Perbatasan. (2025). Pengelolaan batas wilayah negara dan kawasan perbatasan yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan. https://eprints.ipdn.ac.id/20105/

Badan Nasional Pengelola Perbatasan. (2026). BNPP RI catat 5.436 pelintas di 15 PLBN terpadu pada H-4 Idulfitri 1447 H, Entikong paling padat. https://bnpp.go.id/

Badan Pusat Statistik. (2026). Statistik perdagangan luar negeri Indonesia ekspor 2025. https://www.bps.go.id/

Basna, L. H., Wirdhiningsih, V., & Widayat, W. (2025). Evaluasi Border Control Management PLBN Skouw dalam menegakkan fungsi pengawasan dan keamanan keimigrasian. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.31453

Fkun, E., & Pareira, M. S. (2026). Policy-implementation gaps and local readiness in economic development acceleration: The Motaain border area, Belu Regency. Jurnal Bina Praja, 18(2), 417–436. https://doi.org/10.21787/jbp.18.2026.2868

Kantor Staf Presiden. (2026, April 15). Pemerintah tegaskan komitmen pertahanan melalui pembangunan 15 PLBN dan penegasan batas Sebatik. https://www.ksp.go.id/

Kari, S. A. A. F., Idris, U., & Flassy, M. (2026). Socioeconomic changes post Indonesia-Papua New Guinea cross-border development. Frontiers in Sociology, 11, Article 1794970. https://doi.org/10.3389/fsoc.2026.1794970

Muchsin, M., & Maharudin, D. (2026). Dari security border ke welfare border: Systematic literature review atas transformasi kebijakan pembangunan kawasan perbatasan di Indonesia. Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 7(1), 323–341. https://doi.org/10.52423/welvaart.v7i1.133

Nainggolan, B. N. P., Priyanto, Suwito, Navalino, R. D. A., & Saputro, G. E. (2026). National defense and economic development: Examining the relationship between national defense capability, defense economics, and economic stability. The International Journal of Education Management and Sociology, 5(1). https://doi.org/10.58818/ijems.v5i1.302

Okterano, Y., & Susetyo, H. (2025). The nexus of FTFs counterterrorism strategy, immigration control, and border security through Indonesia’s migration policy. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 19(1), 49–68. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2025.V19.49-68

Purnomo, A. S., Hanita, M., Tairas, D. R., & Ong, S. (2026). From border control to policy innovation: Rethinking immigration through the selective risk-based resilience framework in Indonesia. Public Policy and Administration, 24(4), 634–650. https://doi.org/10.13165/VPA-25-24-4-08

Setiono, K. Y., & Giri, J. R. (2025). Strengthening Nunukan’s border economy for national resilience at the Indonesia-Malaysia frontier. Jurnal Lemhannas RI, 13(3), 412–426. https://doi.org/10.55960/jlri.v13i3.1427

Syahputra, A. D. N., Bagas, & Saragih, D. A. (2026). Analisis komprehensif permasalahan keimigrasian pada Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Barat dalam rangka optimalisasi pengawasan, pelayanan, dan penegakan hukum keimigrasian di wilayah perbatasan. Bhirawa Law Journal, 7(1), 13–24. https://doi.org/10.26905/blj.v7i1.17041

Downloads

Published

2026-10-26

How to Cite

Setyawan, I., Sutrasna, Y., & Prasetyo, H. (2026). Penguatan Ekonomi Pertahanan melalui Penguatan Keimigrasian pada Pos Lintas Batas Negara Indonesia: Analis SWOT. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(5), 1551–1558. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1468

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.