Efektivitas Terapi Kelompok dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Bipolar

Authors

  • Kurniawati STIKes Amanah Makassar, Indonesia
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.847

Keywords:

Terapi Kelompok, Bipolar, Kualitas Hidup, Kesehatan Mental

Abstract

Gangguan bipolar merupakan gangguan mood kronis yang ditandai dengan episode mania dan depresi yang dapat memengaruhi kualitas hidup pasien secara signifikan. Selain terapi farmakologis, intervensi psikososial seperti terapi kelompok memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi kelompok dalam meningkatkan kualitas hidup pasien bipolar. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 40 pasien bipolar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kualitas hidup WHOQOL-BREF. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor kualitas hidup dari 52,6 ± 8,4 menjadi 71,2 ± 7,3 setelah terapi kelompok (p < 0,001). Disimpulkan bahwa terapi kelompok efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien bipolar.

References

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Association.

Barker, P. (2017). Psychiatric nursing. Elsevier.

Boyd, M. A. (2015). Psychiatric nursing practice.

Ekawati, N., Djunaedi, D., Kurniawati, K., Rosida, R., Thalib, K. U., & Wahyudianti, N. L. G. S. (2023). Ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Sudiang Kota Makassar. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 330–337. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i3.108

Kaplan, H. I., & Sadock, B. J. (2015). Synopsis of psychiatry.

Keliat, B. A. (2016). Keperawatan kesehatan jiwa. EGC.

Kurniawati, K., & Rahmat, R. A. (2025). The effect of music therapy on preoperative anxiety levels of patients at Hospital X. International Journal of Health Sciences, 3(4), 938–945. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.953

Miklowitz, D. J. (2014). Bipolar disorder management. The Lancet.

Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan.

Pannyiwi, R., Azis, M. N. S. A., & Rahmat, R. A. (2025). Analisis kendala perawat dalam melaksanakan komunikasi terapeutik di lingkungan pelayanan kesehatan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 231–243. https://doi.org/10.59585/bajik.v4i1.921

Stuart, G. W. (2016). Psychiatric nursing.

Sunanto, S., Pannyiwi, R., & Rahmat, R. A. (2025). The effect of night shift work on nurses' fatigue and work concentration in the emergency department. International Journal of Health Sciences, 3(4), 606–613. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i4.867

Townsend, M. C. (2018). Psychiatric mental health nursing.

Varcarolis, E. M. (2017). Mental health nursing.

Videbeck, S. L. (2019). Psychiatric nursing.

World Health Organization. (2018). Quality of life assessment.

World Health Organization. (2020). Mental health guidelines.

World Health Organization. (2021). Mental health report.

World Health Organization. (2022). Global mental health report.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Kurniawati, K., & Pannyiwi, R. (2026). Efektivitas Terapi Kelompok dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Bipolar. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 1649–1653. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.847

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.