Perancangan Drainase Jalan Berbasis Analisis Hidrologi–Hidraulika untuk Pengendalian Limpasan Permukaan pada Ruas Cancar–Golo Welu, Kabupaten Manggarai

Authors

  • Abdul Syukur Hadi Suwito Politeknik Negeri Kupang, Indonesia
  • Beatrix Fadela Syukur Politeknik Negeri Kupang, Indonesia
  • Diarto Trisnoyuwono Politeknik Negeri Kupang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i2.1465

Keywords:

Drainase Jalan, Limpasan Permukaan, Metode Rasional, Gumbel, Saluran Trapezium, Manggarai

Abstract

Drainase jalan merupakan komponen penting untuk membatasi infiltrasi air ke struktur perkerasan dan mengalirkan limpasan hujan dari koridor transportasi. Penelitian ini menelaah perencanaan penampang saluran samping jalan pada koridor Cancar–Batas Kabupaten (Golo Welu), Kabupaten Manggarai, melalui rekonstruksi analisis hidrologi dan hidraulika dari data studi perencanaan tahun 2026. Informasi sumber meliputi deret hujan maksimum tahunan selama sepuluh tahun, lebar perkerasan 3,5 m, bahu 1 m, luasan luar jalan yang diasumsikan selebar 50 m, dan panjang pengaruh 1.000 m. Analisis frekuensi menggunakan distribusi Gumbel, sedangkan debit diperiksa dengan metode rasional dan kapasitas penampang dianalisis menggunakan konsep aliran seragam. Studi awal melaporkan waktu konsentrasi 18,32 menit, intensitas 160 mm/jam, debit 0,464 m³/detik, dan rancangan saluran trapesium dengan lebar dasar 0,53 m serta kedalaman aliran 0,56 m. Audit aritmetika terhadap luas tangkapan 54.500 m² dan koefisien limpasan berbobot 0,6899 menghasilkan debit indikatif sekitar 1,67 m³/detik, berbeda dari debit semula. Perbedaan tersebut menunjukkan perlunya konfirmasi batas tangkapan aktual, koefisien limpasan lahan luar jalan, periode ulang, serta satuan dan asumsi hidraulika sebelum dimensi ditetapkan sebagai gambar pelaksanaan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi hidrologi–hidraulika memerlukan pengujian konsistensi parameter, bukan hanya pemilihan bentuk penampang. Pengujian balik pada geometri yang dilaporkan menunjukkan kecepatan sekitar 2,74 m/detik untuk debit audit, melampaui kecepatan izin 2,50 m/detik yang dipakai sumber. Rancangan belum dapat dinyatakan layak tanpa validasi data intensitas, segmentasi tangkapan, kemiringan saluran, dan kekasaran.

References

Akan, A. O. (1993). Urban stormwater hydrology: A guide to engineering calculations. Technomic Publishing.

American Society of Civil Engineers, & Water Environment Federation. (1992). Design and construction of urban stormwater management systems (ASCE Manuals and Reports on Engineering Practice No. 77). ASCE.

Bedient, P. B., Huber, W. C., & Vieux, B. E. (2013). Hydrology and floodplain analysis (5th ed.). Pearson.

Butler, D., & Davies, J. W. (2011). Urban drainage (3rd ed.). Spon Press.

Chow, V. T. (1959). Open-channel hydraulics. McGraw-Hill.

Chow, V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1988). Applied hydrology. McGraw-Hill.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2021). Pedoman desain drainase jalan (Pedoman No. 15/P/BM/2021; SE No. 23/SE/Db/2021). Kementerian PUPR. https://binamarga.pu.go.id/index.php/nspk/detail/surat-edaran-direktur-jenderal-bina-marga-nomor-23sedb2021-tentang-pedoman-desain-drainase-jalan-pedoman-nomor-15pbm2021

Eckart, K., McPhee, Z., & Bolisetti, T. (2017). Performance and implementation of low impact development: A review. Science of the Total Environment, 607–608, 413–432. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2017.06.254

Fletcher, T. D., Shuster, W., Hunt, W. F., Ashley, R., Butler, D., Arthur, S., Trowsdale, S., Barraud, S., Semadeni-Davies, A., Bertrand-Krajewski, J.-L., Mikkelsen, P. S., Rivard, G., Uhl, M., Dagenais, D., & Viklander, M. (2015). SUDS, LID, BMPs, WSUD and more—The evolution and application of terminology surrounding urban drainage. Urban Water Journal, 12(7), 525–542. https://doi.org/10.1080/1573062X.2014.916314

Gumbel, E. J. (1958). Statistics of extremes. Columbia University Press.

Intergovernmental Panel on Climate Change. (2021). Climate change 2021: The physical science basis. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009157896

Jenkinson, A. F. (1955). The frequency distribution of the annual maximum (or minimum) values of meteorological elements. Quarterly Journal of the Royal Meteorological Society, 81(348), 158–171. https://doi.org/10.1002/qj.49708134804

Kevin, K., Larasati, L., Salsabila, N., & Tallo, A. J. (2024). Analisis demografi urbanisasi berbasis Geographic Information System di Kota Kupang. Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 16(1). https://doi.org/10.28989/angkasa.v16i1.1961

Kirpich, Z. P. (1940). Time of concentration of small agricultural watersheds. Civil Engineering, 10(6), 362.

Maidment, D. R. (Ed.). (1993). Handbook of hydrology. McGraw-Hill.

McCuen, R. H. (2005). Hydrologic analysis and design (3rd ed.). Pearson Prentice Hall.

Natural Resources Conservation Service. (1986). Urban hydrology for small watersheds (Technical Release 55). U.S. Department of Agriculture.

Rossman, L. A. (2015). Storm water management model user’s manual: Version 5.1 (EPA/600/R-14/413b). U.S. Environmental Protection Agency.

Sherman, C. W. (1932). Frequency and intensity of excessive rainfalls at Boston, Massachusetts. Transactions of the American Society of Civil Engineers, 95(1), 951–960.

Sturm, T. W. (2010). Open channel hydraulics (2nd ed.). McGraw-Hill.

Suratama, S. M., Tallo, A. J., Doko, M. I., Sitorus, G. A., & Widjaja, G. (2026). Analysis of the vulnerability level of coastal settlements to tidal flooding in Kelapa Lima District, Kupang City. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 11(2), 489–502. https://doi.org/10.30822/arteks.v11i2.4824

Tallo, A. J., & Nahak, P. G. (2023). Peningkatan kemampuan spasial Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menggunakan sistem informasi geografis. Jurnal SOLMA, 12(2), 555–565. https://doi.org/10.22236/solma.v12i2.11900

Tuhfah, K. S., Arifin, A. F. A., Izdhihar, M. F., & Tallo, A. J. (2024). Spatial configuration based on relationship between buildings and road network in Kupang City, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 9(1), 89–98. https://doi.org/10.30822/arteks.v9i1.2894

World Meteorological Organization. (2009). Guide to hydrological practices: Volume II, management of water resources and application of hydrological practices (6th ed., WMO-No. 168). World Meteorological Organization.

Zulkifli, B., Ihsan, F., Makkawaru, M. A., Fadhalna, M., & Tallo, A. J. (2024). Identifikasi daerah rawan banjir di Kabupaten Sikka menggunakan Geographic Information System (GIS). Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 16(1). https://doi.org/10.28989/angkasa.v16i1.1966

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Suwito, A. S. H., Syukur, B. F., & Trisnoyuwono, D. (2026). Perancangan Drainase Jalan Berbasis Analisis Hidrologi–Hidraulika untuk Pengendalian Limpasan Permukaan pada Ruas Cancar–Golo Welu, Kabupaten Manggarai. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(2), 183–192. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i2.1465

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.