Pengaruh Efektivitas Komunikasi Konten Video Pendek TikTok @aliciaeva terhadap Orientasi Gaya Hidup Pengikut Akun @aliciaeva
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1291Keywords:
Efektivitas Komunikasi, Tiktok, Konten Video Pendek, Influencer, Orientasi Gaya HidupAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial TikTok sebagai media komunikasi digital yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan penyebaran informasi, tetapi juga berpotensi memengaruhi cara individu memandang dan menjalankan gaya hidup, khususnya melalui konten video pendek yang diproduksi oleh content creator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan besarnya pengaruh efektivitas komunikasi konten video pendek TikTok akun @aliciaeva terhadap orientasi gaya hidup follower akun tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 105 responden follower aktif @aliciaeva berusia 18–24 tahun, yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 14 item instrumen variabel X dan 11 item instrumen variabel Y dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,795 dan 0,769. Uji hipotesis membuktikan bahwa efektivitas komunikasi konten video pendek TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap orientasi gaya hidup follower, dengan persamaan regresi Y = 8,172 + 0,564X, nilai t hitung sebesar 9,560 (Sig. 0,000 < 0,05), koefisien korelasi (R) sebesar 0,686, dan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,470 yang berarti 47% variasi orientasi gaya hidup follower dijelaskan oleh efektivitas komunikasi konten, sedangkan 53% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dapat disimpulkan bahwa semakin efektif komunikasi konten video pendek yang disampaikan @aliciaeva, semakin tinggi pula kecenderungan orientasi gaya hidup yang terbentuk pada follower-nya.
References
Almakaty, S. S. (2025). The two-step flow theory in the digital age (2005–2025). https://doi.org/10.20944/preprints202505.0192.v1
Awanda, Y., Harahap, N., Yoga, W., Siregar, S. F., Ananda, R., & Afifah, N. (2024). The influence of TikTok social media on teenagers’ lifestyles. AMK: Abdi Masyarakat UIKA, 3(2), 66–69. https://doi.org/10.32832/amk.v3i2.2188
Dalimunthe, M. A., Ritonga, A. R., & Ananda, S. (2025). KomunikA, 21(01), 33–40. https://doi.org/10.32734/komunika.v21i01.1978
Fuad, F. N., Wan Zainodin, W. H., Faizal, S., & Muhamad Ali, M. N. (2023). #Gen Z on TikTok: Understanding the implications of the users’ lifestyle using qualitative phenomenological approach. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 13(4), 1031–1044. https://doi.org/10.6007/ijarbss/v13-i4/16743
Gerbner, G. (1998). Cultivation analysis: An overview. Mass Communication and Society, 1(3–4), 175–194.
Handayaningsih. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi di PAUD dalam konsep sosial kognitif Albert Bandura. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 771–777.
Hardjana, A. (2000). Audit komunikasi: Teori dan praktek. Grasindo.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Khansa, S. D., & Putri, K. Y. S. (2022). Pengaruh sosial media TikTok terhadap gaya hidup remaja. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 133–141. https://doi.org/10.33822/jep.v5i1.3939
Kietzmann, J. H., Hermkens, K., McCarthy, I. P., & Silvestre, B. S. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business Horizons, 54(3), 241–251.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Kustiawan, W., Ramadhan, M., & Habiibii, M. N. (2025). Analisis penggunaan Tik-Tok terhadap gaya hidup Generasi Z. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 5036.
McQuail, D. (2020). McQuail’s media and mass communication theory (7th ed.). Sage.
Nurul Lailie, S., Aryani, D., Rizqy Anwar, F., & Pratama Aristiawan, Y. (2025). Pengaruh negatif media sosial TikTok terhadap pola interaksi anak remaja dan orang tua di rumah. Karimah Tauhid, 4(7), 5214–5227. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i7.20007
Plummer, J. T. (1974). The concept and application of life style segmentation. Journal of Marketing, 38(1), 33–37.
Purnamawati, N., Hidayat, M. A., & Wahyuningsih, S. (2024). TikTok, identitas sosial dan stereotip negatif etnik Madura di kalangan Gen-Z. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 9(1), 51–70.
Putri, N. N., Khoirunnisa, D. A., Ilhamy, D. W., Ikhsan, M., & Purwanto, E. (2025). Pergeseran budaya: Media baru sebagai TikTok dan aparatus ideologi. CONVERSE Journal Communication Science, 2(1), 20. https://doi.org/10.47134/converse.v2i1.4345
Sair, A., Aribowo, A., Kusman, A. P., & Ladiqi, S. L. (2025). The TikTok effect: Exploring gender norms, lifestyle, and cultural shifts among Gen Z. The Journal of Society and Media, 9(1), 241–259. https://doi.org/10.26740/jsm.v9n1.p241-259
Setiani, N., Pratiwi, R., & Nihayah, M. (2024). Pola penggunaan media sosial untuk pembelajaran mandiri mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 4(11), 453–458. https://doi.org/10.52436/1.jpti.479
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tubbs, S. L., & Moss, S. (2013). Human communication: Principles and contexts (13th ed.). McGraw-Hill.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rozil Ghufron, Ninuk

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







