Relevansi Pendidikan Karakter Perspektif K.H Hasyim Asy’ari dengan Merdeka Belajar

Authors

  • Syukron Darsyah STAI Nurul Hidayah Selatpanjang, Indonesia
  • Isnaini Septemiarti STAI Nurul Hidayah Selatpanjang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.1180

Keywords:

Relevansi, Pendidikan Karakter, Merdeka Belajar, K.H Hasyim Asy’ari

Abstract

Fokus utama penulisan artikel ini adalah tentang relevansi pendidikan karakter perspektif K.H Hasyim Asy’ari dengan merdeka belajar. Studi ini merupakan studi kualitatif yang jenisnya penelitiannya adalah studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumen dengan sumber data berbagai literatur baik jurnal, buku ataupun literatur yang relevan dengan pokok pembahasan. Literatur yang terkumpul dianalisis dengan beberapa tahapan untuk selanjutnya diambil penarikan kesimpulan yang ditampilkan pada bagian akhir dalam artikel ini. Artikel ini telah menunjukkan bahwa pendidikan karakter perspektif K.H Hasyim Asy’ari dengan merdeka belajar mempunyai relevansi dan keterkaitan. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa point seperti pendidikan yang menekankan dasar spritualitas agama yang kuat, pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter yang bernilai, kemandirian dalam belajar, kebebasan berpikir kritis dalam menuntut ilmu, pemberdayaan pendidik dalam pembelajaran, penghormatan kepada kebhinekaan dan berkeadilan dan pendidikan yang mengutamakan kerjasama dan kolaborasi. Adanya relevansi tersebut akan berimplikasi pada kemandirian belajar peserta didik, penguatan integrasi nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, penguatan peran pendidik dan pelegetimasian kembali pendidikan sebagai wadah pembentukan karakter bangsa. Adanya relevansi dan keterkaitan antara pendidikan karakter perspektif K.H Hasyim Asy’ari dengan merdeka belajar akan berdampak kepada pola dan sistem pembentukan karakter yang integral dan berkesinambungan.

References

Aeni, K. (2021). Pendidikan karakter & merdeka belajar: Konsep dan aplikasi. Eiga Media.

Asmani, J. M. (2011). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. DIVA Press.

Asy’ari, M. H. (n.d.). Adab al-‘alim wa al-muta’allim. Maktabah Turats al-Islamy.

Boang, A. (2011). Pendidikan karakter. Dalam Supiana, Mozaik pemikiran Islam: Bunga serampai pemikiran pendidikan Indonesia. Dirjen Dikti.

Departemen Pendidikan Nasional. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pustaka Pelajar.

Efendi. (2016). Konsep pemikiran Edward L. Thorndike & Imam Al-Ghazali. Guepedia.

Febrianingsih, D., Karimah, F., & Masduki, M. (2024). Pemikiran K.H. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dan relevansinya dengan Kurikulum Merdeka Belajar (Kajian kitab Adabul Alim Wal Muta’allim). Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 4, 1789–1803.

Hidayatullah, M. F. (2010). Pendidikan karakter: Membangun peradaban bangsa. Yuma Pustaka.

Hikmah, N. (2022). Kurikulum Merdeka Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Bait Qur’any Multimedia.

Kaelan, & Zubaidi, A. (2007). Pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi. Paradigma.

Kurniasih, I. (2022). A-Z merdeka belajar + Kurikulum Merdeka. Kata Pena.

M. Ali, A. (2018). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasinya. Kencana.

M. Echols, J., & Shadily, H. (1997). Kamus Inggris-Indonesia. Gramedia.

Majid, A., & Andayani, D. (2011). Pendidikan karakter perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Marisa, M. (2021). Inovasi Kurikulum Merdeka Belajar di era Society 5.0. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora, 5, 66–78.

Marzuki. (2019). Pendidikan karakter Islam. Amzah.

Megawangi, R. (n.d.). Karakter: Solusi yang tepat untuk membangun bangsa. Indonesia Heritage Foundation.

Mubarak, Z. (2022). Desain Kurikulum Merdeka Belajar. Pustaka Turats Press.

Mulyasa, E. (2011). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak: Merdeka belajar (L. I. Darojah, Ed.; Cet. ke-1). Bumi Aksara.

Muslich, M. (2011). Menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.

Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Konsep dan pedoman penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud.

Rachmad, Y. E., dkk. (2024). Buku ajar pendidikan karakter. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ramayulis. (2012). Ilmu pendidikan Islam. Kalam Mulia Group.

Rifqoh Khasanah. (n.d.). Telaah pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tentang pendidikan karakter dalam kitab Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim dan relevansinya dengan sistem pendidikan nasional, 21–38.

Rosidin. (2014). Pendidikan karakter khas pesantren: Terjemahan kitab Adabul ‘Alim Wal Muta’allim. Genius Media.

Salim, N. A., dkk. (2022). Dasar-dasar pendidikan karakter. Penerbit Kita Menulis.

Suwardani, N. P. (2020). Quo vadis pendidikan karakter dalam merajut harapan bangsa yang bermartabat. Unhi Press.

Wibowo, A., & Hamrin. (2012). Menjadi guru berkarakter: Strategi membangun kompetensi dan karakter guru. Pustaka Pelajar.

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.

Zuchron, D. (2021). Tunas Pancasila. Kemendikbud.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Darsyah, S., & Septemiarti, I. (2026). Relevansi Pendidikan Karakter Perspektif K.H Hasyim Asy’ari dengan Merdeka Belajar. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 2137–2143. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.1180

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.