Pengaruh Penggunaan Media Kincir Angka terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD Nurma

Authors

  • Mafrudoh Intitut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL), Indonesia
  • Habib Alwi Jamalulel Intitut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL), Indonesia
  • Sururul Murtadlo Intitut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL), Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1135

Keywords:

Media Kincir Angka, Kemampuan Berhitung, Anak Usia Dini, Perkembangan Kognitif, PAUD

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan salah satu aspek perkembangan kognitif yang penting dikembangkan sejak usia dini. Berdasarkan observasi awal di PAUD Nurma, kemampuan berhitung anak usia 4–5 tahun masih rendah, terutama dalam mengenal lambang bilangan, menghitung jumlah benda, dan mencocokkan angka dengan jumlah benda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berhitung anak sebelum dan sesudah penggunaan media kincir angka serta menganalisis pengaruh media tersebut terhadap kemampuan berhitung anak usia 4–5 tahun di PAUD Nurma. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain One Group Pretest–Posttest. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 15 anak yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar observasi berdasarkan indikator perkembangan kemampuan berhitung. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dilanjutkan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan berhitung meningkat dari 47,00 pada pretest menjadi 79,33 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 32,33 poin. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Seluruh anak mengalami peningkatan kemampuan berhitung, ditunjukkan oleh Positive Ranks sebanyak 15, Negative Ranks 0, dan Ties 0. Dengan demikian, penggunaan media kincir angka berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berhitung anak usia 4–5 tahun di PAUD Nurma.

References

Adhwa Nurhaliza, et al. (2023). Penggunaan alat permainan edukatif (APE) robot pintar dalam meningkatkan pembelajaran kognitif di TK Islam Al-Falah Kota Jambi. Jurnal PAUD Emas, 2(2).

Aidah Kamilah. (2021). Pengaruh permainan bianglala terhadap kemampuan matematika anak usia 5–6 tahun [Skripsi].

Ali Nugraha, & Yeni Rachmawati. (2011). Metode pengembangan sosial emosional. Universitas Terbuka.

Andi Fitriani Djollong. (2014). Teknik pelaksanaan penelitian kuantitatif. Istiqra', 2(1).

Arsi, A., & Herianto, H. (2021). Langkah-langkah uji validitas dan reliabilitas instrumen dengan menggunakan SPSS.

Azizatul Liyanti. (n.d.). Pentingnya perkembangan sosial emosional untuk anak usia dini.

Azwar, S. (2009). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Binti Masuroh. (2023). Buku panduan alat permainan edukatif kincir Smart. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Cici, & Supriadi. (2024). Inovasi dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1).

Cindy Giti, et al. (2015). Pemahaman guru PAUD tentang APE dalam proses pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 3(1).

Christiani Endah Poerwati, et al. (2018). Pelatihan pembuatan alat peraga edukatif (APE) PAUD bagi guru PAUD di Gugus Tunjung Kecamatan Abiansemal. Prosiding SINAPTEK LP2M–Undhira Bali.

Darma, B. (2021). Statistika penelitian menggunakan SPSS: Uji validitas, uji regresi linier berganda, uji t, uji f, R². Guepedia.

Downloads

Published

2026-08-09

How to Cite

Mafrudoh, M., Jamalulel, H. A., & Murtadlo, S. (2026). Pengaruh Penggunaan Media Kincir Angka terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 4–5 Tahun di PAUD Nurma. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(4), 1799–1807. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1135

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 47 48 49 50 51 52 53 54 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.