Pengaruh Model Explicit Instruction terhadap Kreativitas Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya

Authors

  • Vivilia Jesnita Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung, Indonesia
  • Agus Pahrudin Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung, Indonesia
  • Yuli Yanti Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1115

Keywords:

Model Explicit Instruction, Kreativitas Siswa, Pembelajaran SBdP, Sekolah Dasar

Abstract

Rendahnya kreativitas siswa dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) menjadi salah satu tantangan yang menghambat pengembangan kemampuan berpikir kreatif di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Explicit Instruction terhadap kreativitas siswa kelas V MIN 1 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar penilaian proyek berdasarkan indikator kreativitas, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration, kemudian dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kreativitas siswa pada kelas eksperimen (85,42) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (77,90), dengan perbedaan yang signifikan (t = 6,25; p < 0,001) Temuan ini menunjukkan bahwa model Explicit Instruction berpengaruh positif terhadap peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran SBdP. Implikasinya, model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pembelajaran yang sistematis, terarah, dan memberikan kesempatan bagi siswa mengeksplorasi ide secara mandiri.

References

Afif, Z., et al. (2023). Penelitian ilmiah (kuantitatif) beserta paradigma, pendekatan, asumsi dasar, karakteristik, metode analisis data dan outputnya. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(3), 682–693.

Amin, & Sumenep, L. Y. S. (2020). 164 model pembelajaran kontemporer. Pusat Penerbitan LPPM.

Anly, M., & Udita, R. (2023). Pemanfaatan media sosial Instagram dalam meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran PAI. MASAGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.463

Arifin, B., et al. (2024). Integrasi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran berbasis literasi digital pada peserta didik sekolah dasar. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 13547–13555.

Armini, N. N. S. (2024). Pelaksanaan pendidikan karakter di lingkungan sekolah sebagai upaya membentuk pondasi moral generasi penerus bangsa. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 113–125.

Aryanti, D., & Armaini. (2024). Meningkatkan keterampilan vokasional membuat hiasan dinding dari stik es melalui model Explicit Instruction pada anak tunagrahita ringan. Kognitif: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, 1(2), 57–63.

Damanik, P. S., Tambunan, L. O., & Sidabutar, R. (2023). Pengaruh model pembelajaran Explicit Instruction terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X SMA Swasta Tamansiswa Pematang Siantar. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(6), 9928–9941.

Efrizal. (2025). Penerapan model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan hasil belajar PAI pada siswa SD Negeri 05 Bangkok. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendekia, 2(1).

Fadly, W. (2022). Model-model pembelajaran untuk implementasi Kurikulum Merdeka. Bening Media Publishing.

Fahrurrozi, F., dkk. (2022). Penerapan model pembelajaran Project-Based Learning pada mata pelajaran SBdP materi kerajinan ikat celup di sekolah dasar. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(3), 870–879.

Fastawa, D., & Husniyah, H. (2022). Pengaruh model pembelajaran Explicit Instruction terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 25 Paciran. JMP: Jurnal Mahasiswa Pendidikan, 2(1), 63–74.

Fuadah, D., dkk. (2025). Analisis faktor penghambat kreativitas siswa dalam pembelajaran SBdP kelas V-B SDN Banyuajuh 3 Bangkalan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(3), 2345–2352.

Hafizah, N., et al. (2025). Identifikasi variabel penelitian, jenis sumber data dalam penelitian pendidikan. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(2), 586–596.

Hakim, A. R. (2023). Konsep landasan dasar pendidikan karakter di Indonesia. Journal on Education, 6(1), 2361–2373.

Khonifah, F., & Fattah, A. (2023). Penerapan model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan hasil belajar PAI materi keserasian antara gerakan dan bacaan shalat siswa kelas III SD Negeri 1 Donomulyo. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 199–207.

Mar, A., Mar’atin, A., & Afifah, L. N. (2022). Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui metode pembelajaran loose part. Wisdom: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 61–73.

Meilyani, M., Nasution, M. A., & Wandani, R. R. (2023). Karakteristik mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK). INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2), 4476–4486.

Novelni, D., & Sukma, E. (2021). Analisis langkah-langkah model Problem Based Learning dalam pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar menurut pandangan para ahli. Journal of Basic Education Studies, 4(1).

Opida, S., & Oktaviani, H. (2024). Upaya meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) dengan memanfaatkan lingkungan sekolah. Dirasah, 7(2), 382–392.

Padesa, K., et al. (2024). Analisis peran pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan keterampilan sumber daya manusia di Indonesia. Journal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 4(1), 35–41.

Rais, S. S., Sugiyamin, & Susanto, M. R. (2022). Peningkatan keterampilan menyungging melalui metode Explicit Instruction pada mata pelajaran tatah sungging di kelas XI B Kriya Kreatif Kulit dan Imitasi SMK Negeri 5 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 7(2), 1–18.

Rukoyah, S., Nursobah, A., & Jaelani, I. (2025). Analisis peran pembelajaran seni rupa dalam mengembangkan kreativitas siswa sekolah dasar. Jurnal Intisabii, 3(1), 94–108.

Saad, R., Andriani, A. A., & Kurniawan, E. (2025). Penerapan model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Education and Development, 13(3), 604–609.

Sari, M., & Rosidah, A. (2023). Implementasi model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar IPS SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 8–17.

Sary, I. P., Zainal, Z., & Hakim, A. (2023). Penerapan model pembelajaran Explicit Instruction untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Maccayya Journal: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 12–18.

Siskowati, E., & Prastowo, A. (2022). Pembentukan kreativitas melalui pembelajaran SBdP kelas III pada materi seni. Jurnal Pedagogos: Jurnal Pendidikan STKIP Bima, 4(1), 42–47.

Sutomo, F. G., Rasida, M., & Aini, Q. (2024). Pemahaman karakteristik peserta didik dalam mengoptimalkan pembelajaran. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan (JKPPK), 2(4), 60–72.

Waruwu, M., et al. (2025). Metode penelitian kuantitatif: Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 917–932.

Winanda, M. B., Hasibuan, A. F., & Batu Bara, M. I. M. (2023). Analisis faktor pendukung dan penghambat pembelajaran terhadap siswa/i MIN 1 Labuhanbatu Selatan. Effect: Jurnal Kajian Konseling, 2(2), 92–95.

Downloads

Published

2026-08-09

How to Cite

Jesnita, V., Pahrudin, A., & Yanti, Y. (2026). Pengaruh Model Explicit Instruction terhadap Kreativitas Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(4), 1839–1847. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1115

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.