Pengaruh Model Inquiri Berbasis Wayground terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPAS Peserta Didik Kelas IV SDN 72 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.716Keywords:
Model Pembelajaran Inkuiri, Wayground, Kemampuan Berpikir Kritis, IPAS, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan di antaranya seperti proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal, sehingga menyebabkan kurangnya keaktifan siswa dan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berbasis Wayground terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS kelas IV SDN 72 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian non-equivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini dibuktikan dari uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri berbasis Wayground terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, nilai thitung 5,062 lebih besar dari ttabel 1,683. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbasis Wayground efektif digunakan dalam proses pembelajaran karena mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta membuat pembelajaran menjadi lebih aktif dan menarik.
References
Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi ke-3). PT Bumi Aksara.
Ayurachmawati, P., & Widodo, A. (2016). Analisis kemampuan inquiry siswa di sekolah dasar. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 217–227.
Ennis, R. H. (2021). The nature of critical thinking.
Juliyantika, T., & Batubara, H. H. (2022). Tren penelitian keterampilan berpikir kritis pada jurnal pendidikan dasar di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(3), 4731–4744.
OECD. (2023). PISA 2022 results.
Oktavia, M., & Ayurachmawati, P. (2025). Pengaruh model pembelajaran Word Square terhadap minat belajar siswa berbantuan gambar pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 222 Palembang. Badaa, 7(1), 46–53. https://doi.org/10.37216/badaa.v7i1.1612
Rahmawati, D. Y., Wening, A. P., & Rizbudiani, A. D. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(5), 2873–2879.
Sanjaya, W. (2021). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Shabrina, W. E., & Wijayanti, P. (2023). Profil berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal PISA ditinjau dari gaya belajar. MATHEdunesa, 12(1), 221–239. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v12n1.p221-239
Shafa, R. D. (2025). Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas IV sekolah dasar (Skripsi).
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Trianto. (2020). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Bumi Aksara.
Widyastika, D., Sitorus, R. H., & Lubis, S. J. (2022). Literasi sains dan pendidikan karakter pada pembelajaran IPA abad 21. Journal on Teacher Education Research, 3(3), 302–309.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alya Hutriana Saputri, Eni Heldayani, Puji Ayurachmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







