Tata Rias dan Busana Joged Rindik Kembang Semare sebagai Representasi Identitas Banjar Nusa Karya
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.613Keywords:
Tata Rias, Busana, Joged Rindik Kembang Semare, Identitas Budaya, Banjar Nusa KaryaAbstract
Joged Rindik Kembang Semare merupakan tari kreasi Bali yang tumbuh dari antusiasme generasi muda Banjar Nusa Karya, Desa Srimulyo, Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tata rias dan busana serta menganalisis maknanya sebagai representasi identitas budaya Bali di tanah perantauan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara kepada pencipta tari, tokoh adat, dan penari, serta dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata riasnya termasuk rias korektif yang dipertegas melalui alis hitam, gradasi eyeshadow merah, kuning, dan biru, lipstik merah cerah, serta titik putih dan merah pada dahi dan pelipis. Busana didominasi warna ungu, merah, kuning, dan emas melalui angkin, badong, ampok-ampok, kamen prada, sampur, gelang kana, subeng, cemare, dan gelungan. Perpaduan visual tersebut membangun kesan ceria, anggun, dan dinamis sekaligus menegaskan adaptasi budaya Bali di Banjar Nusa Karya. Temuan ini berkontribusi pada dokumentasi seni tari lokal dan pelestarian identitas budaya komunitas transmigran Bali di Sumatera Selatan secara berkelanjutan.
References
Anggraini, D., & Putra, R. E. (2024). Bentuk penyajian Tari Pagar Pengantin. Jurnal Sitakara, 9(1), 103–113. https://doi.org/10.31851/sitakara.v9i1.14788
Anindri, M., Nugraheni, T., & Suryawan, A. I. (2023). Tari Betangas: Koreografi, rias, busana serta nilai pendidikan. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(3), 359–369. https://doi.org/10.17509/ringkang.v3i03.36600
Aryani, K. A. J., Arshiniwati, N. M., & Sustiawati, N. L. (2022). Estetika tata rias dan tata busana Tari Baris Kekupu di Banjar Lebah, Desa Sumerta Kaja, Denpasar. Batarirupa: Jurnal Pendidikan Seni, 2(2), 270–282. https://doi.org/10.5281/zenodo.7672810
Dewi, I. A. G. P., Diana, K. D., & Astari, L. P. W. (2025). Aktualisasi Catur Wi berlandaskan nilai agama Hindu pada Joged Bungbung di Kabupaten Gianyar. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(2), 141–153. https://doi.org/10.37329/jpah.v9i2.4047
Hadi, Y. S. (2018). Revitalisasi tari tradisional. Cipta Media.
Heriyawati. (2016). Seni pertunjukan dan ritual. Penerbit Ombak.
Jazuli, M. (2021). Seni tari. Penerbit Cipta Prima Nusantara.
Lasari, B. M., Hasan, H., & Elvandari, E. (2024). Tata rias dan busana Tari Melaju Dengan Mutu di Universitas PGRI Palembang. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain, 1(4), 190–198.
Maharani, N. P. R., Mayuni, P. A., & Widiartini, N. K. (2025). Identifikasi tata rias wajah, busana, dan aksesoris Tari Trunajaya di Kabupaten Buleleng Kota Singaraja. Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 16(3), 82–92. https://doi.org/10.23887/jppkk.v16i3.105025
Maryono. (2012). Analisa tari. ISI Press Solo.
Mevia, M., Rochayati, R., & Sepdwiko, D. (2025). Tata rias dan tata busana Tari Milok Sambatan karya Raden Gunawan di Banyuasin III. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 1088–1102. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1510
Nurdin. (2019). Tata rias dan busana Tari Serasan Seandanan di Kabupaten OKU Selatan. Jurnal Sitakara, 3(2), 42–49.
Rochayati, R. (2020). Tari Kipas Chandani: Gerak, ruang, dan waktu. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik, 3(2), 12–25.
Rochayati, R. (2022). Bentuk Tari Wanka pada acara pemberkatan Gereja St. Maria Vianney di Seminari John Boen, Keuskupan Pangkalpinang. Jurnal Pendidikan Seni & Seni Budaya, 7(1), 104–115.
Rochayati, R., Elvandari, E., & Hera, T. (2016). Menuju kelas koreografi. Komunitas Lumbung Kreatif.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sustiawati, N. L., Arini, A. A. A. K., Suci, N. N., Armini, N. L., & Sukasih, N. N. (2011). Pengetahuan seni tari Bali. PT Empat Warna Komunikasi.
Wahyuni, D. T., Rochayati, R., & Siswanto, S. (2023). Deskripsi Tari Jaran Buto dalam perspektif tata rias dan busana di Kabupaten Banyuasin Sumatra Selatan. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(4), 440–446.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Made Sukmawati, Auzy Madona Adoma, Silo Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







