Hubungan Tingkat Pemahaman Materi PAI dengan Tingkat Integritas Akademik (Kecenderungan Menyontek) pada Mahasiswa PAI

Authors

  • Rifa 'Afuwah STAI Diponegoro Tulungagung, Indonesia
  • Purwandari STAI Diponegoro Tulungagung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.561

Keywords:

Integritas Akademik, Mahasiswa PAI, Pemahaman Materi PAI

Abstract

Tujuan penelitian kuantitatif korelasional ini adalah untuk menganalisis secara empiris mengenai hubungan antara tingkat pemahaman materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan tingkat integritas akademik mahasiswa Program Studi PAI. Metode penelitian kuantitatif korelasional digunakan secara sistematis untuk menguji derajat keterkaitan antarvariabel yang diteliti. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran instrumen kuesioner terstruktur dan pelaksanaan tes objektif. Populasi penelitian melibatkan seluruh mahasiswa, dengan penarikan sampel sebanyak 32 mahasiswa Program Studi PAI menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian melalui pengujian korelasi Product Moment Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,567, yang bernilai lebih besar dari r tabel sebesar 0,349, serta perolehan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan statistik tersebut membuktikan secara empiris bahwa hipotesis alternatif diterima. Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat pemahaman materi PAI dengan tingkat integritas akademik mahasiswa, sehingga peningkatan pemahaman materi keagamaan berbanding lurus dengan penguatan integritas.

References

Abdullah, M. R. (2024). Pengaruh internalisasi nilai akhlak tasawuf terhadap komitmen kejujuran akademik mahasiswa keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 15(1), 45–58. https://doi.org/10.35445/jepik.v15i1.4512

Ajzen, I. (2015). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Anwar, S., & Siregar, H. (2021). Hubungan kognisi keagamaan dengan kontrol perilaku mahasiswa dalam situasi ujian. Jurnal Integrasi Islam dan Ilmu, 2(1), 12–25. https://doi.org/10.24014/jiii.v2i1.12451

Bunari, B., Setiawan, J., Ma’arif, M. A., Purnamasari, R., Hadisaputra, H., & Sudirman, S. (2024). The influence of flipbook learning media, learning interest, and learning motivation on learning outcomes. Journal of Education and Learning, 18(2), 313–321. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i2.21059

Erdiwansyah, E., Mahidin, M., Husin, H., Nasaruddin, N., Khairil, K., Zaki, M., & Jalaluddin, J. (2021). Investigation of availability, demand, targets, and development of renewable energy in 2017–2050: A case study in Indonesia. International Journal of Coal Science and Technology, 8(4), 483–499. https://doi.org/10.1007/s40789-020-00391-4

Fahmi, I., & Gunawan, A. (2022). Kesadaran eksistensial muraqabah sebagai pengontrol utama kecurangan akademik. Jurnal Studi Keagamaan, 9(3), 112–126. https://doi.org/10.15408/jsk.v9i3.22891

Fitriani, A., & Handayani, S. (2023). Dekonstruksi perilaku menyontek: Studi integritas akademik pada mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam. Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 11(2), 120–135. https://doi.org/10.33367/jppi.v11i2.3321

Husain, M., Ahmad, J., & Dahlan, M. (2022). Kedalaman penalaran etis dan dampaknya terhadap reduksi plagiarisme mahasiswa. Jurnal Riset Pendidikan Islam, 8(2), 143–156. https://doi.org/10.15575/jrpi.v8i2.15671

Jamaludin, Syarifah, A., & Karyadi. (2022). Faktor-faktor penyebab kecanduan media sosial pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 6(2), 138. https://doi.org/10.52031/edj.v6i2.424

Lase, N. K. (2021). Analisis pengetahuan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi IKIP Gunungsitoli tentang peralatan laboratorium dan fungsinya. Jurnal Pendidikan MINDA, 2(2), 104–115.

Latif, A. (2021). Pendekatan kontekstual dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan tanggung jawab moral mahasiswa. Jurnal Edukasi Islami, 10(1), 54–68. https://doi.org/10.30868/ei.v10i01.1123

Mansur, M. (2022). Sosialisasi hasil riset etika ilmiah sebagai instrumen preventif kecurangan akademik. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(2), 201–214. https://doi.org/10.18860/jmpi.v6i2.16781

Mayasari, D., & Istirahayu, I. (2018). Model bimbingan kelompok dengan teknik self control untuk mereduksi perilaku menyontek siswa SMP Negeri di Kota Singkawang. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 3(2), 55. https://doi.org/10.26737/jbki.v3i2.754

Mulyadi, M. (2013). Penelitian kuantitatif dan kualitatif serta pemikiran dasar menggabungkannya. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 15(1), 128. https://doi.org/10.31445/jskm.2011.150106

Mulyadi, T. (2023). Rekonstruksi iklim akademik berbasis nilai islami untuk mereduksi kecurangan ujian di perguruan tinggi. Jurnal Akuntabilitas Pendidikan, 9(3), 210–224. https://doi.org/10.21831/jap.v9i3.55432

Mumin, U. A. (2018). Pendidikan toleransi perspektif pendidikan agama Islam (Telaah muatan pendekatan pembelajaran di sekolah). Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 1(2), 15–26. https://doi.org/10.5281/zenodo.3554805

Nasih, A. M., Sultoni, A., Thoriquttyas, T., Yani, A., Ramli, S., & Umar, M. (2020). Applying participatory observation in Islamic education to improve students’ character. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 145–152. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i2.9756

Nasution, S. (2024). Regulasi kelembagaan dan penegakan sanksi etika ilmiah di perguruan tinggi keagamaan Islam. Jurnal Hukum dan Pendidikan, 5(1), 34–47. https://doi.org/10.24952/jhp.v5i1.7890

Nurdin, I. (2023). Integrasi aspek kognitif dan afektif dalam pembelajaran PAI sebagai instrumen penguatan kontrol diri mahasiswa. Jurnal Pendidikan Karakter Islami, 8(2), 89–102. https://doi.org/10.32585/jpki.v8i2.3341

Rahmansyah, F. (2022). Hubungan pemahaman konsep tauhid dengan penurunan intensitas kecurangan akademik mahasiswa. Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 20(1), 33–48. https://doi.org/10.22373/jsapi.v20i1.12234

Saputra, D., & Utami, S. (2023). Transformasi nilai transendental menjadi panduan moral praktis dalam dunia perkuliahan. Jurnal Etika Pendidikan, 4(2), 156–169. https://doi.org/10.31942/jep.v4i2.8765

Setiawan, A. (2024). Literasi hadis tentang larangan manipulasi dan dampaknya terhadap resiliensi moral mahasiswa di dalam kelas. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 12(1), 76–91. https://doi.org/10.17509/jrpai.v12i1.65432

Subandi. (2018). Manajemen pendidikan multikultur dan aktualisasi Islam moderat dalam memperkokoh nasionalisme di Indonesia. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 3(2), 301–312. https://doi.org/10.25217/jf.v3i2.388

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumia, D., Sandayanti, V., & Detty, A. U. (2020). Pengaruh teman sebaya dan regulasi diri dalam belajar pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Malahayati, 2(2), 10–17.

Suryani, E., Wahyudi, I., & Kartika, D. (2023). Analisis linieritas penguasaan mata kuliah keagamaan dengan kepatuhan hukum akademik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(3), 220–234. https://doi.org/10.21831/jep.v14h3.55674

Tanjung, R. A., Nasution, B., & Zulfadhli, Z. (2017). Alih aksara dan alih bahasa teks kitab Fadhilah Syuhur: Menerangkan bulan Ramadhan dan kelebihan ibadah-ibadah di dalamnya dan kelebihan bulan Syawal. Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1), 1–14.

Wardani. (2025). Analisis longitudinal kecemasan akademik, orientasi nilai, dan konsistensi integritas ilmiah mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Tinggi, 14(2), 155–170. https://doi.org/10.23887/jppt.v14i2.77654

Wardani, D. K., & Novianti, R. (2022). Pengaruh persepsi dan pertimbangan pasar kerja terhadap minat memilih karir konsultan pajak. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 1(4), 635–644.

Winarsunu, T. (2015). Statistik dalam penelitian psikologi dan pendidikan. Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang.

Zuhri, N. I. K., Meirani, A. P., Fauzi, N. A., & Ardiansyah, A. S. (2023). Inovasi pembelajaran matematika berbasis masalah pada Kurikulum Merdeka melalui eksplorasi tradisi Syawalan Lopis Raksasa terhadap kemampuan pemecahan masalah. NCOINS: National Conference of Islamic Natural Science, 3, 376.

Zulkifli, M. (2023). Efikasi diri akademik dan hubungannya dengan penurunan perilaku menyontek mahasiswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 7(1), 45–59. https://doi.org/10.22373/jbki.v7i1.15432

Downloads

Published

2026-06-11

How to Cite

’Afuwah, R., & Purwandari, P. (2026). Hubungan Tingkat Pemahaman Materi PAI dengan Tingkat Integritas Akademik (Kecenderungan Menyontek) pada Mahasiswa PAI. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 815–825. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.561

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.