Eksplorasi Miskonsepsi Sains Siswa pada Pembelajaran Deep Learning sebagai Dasar Penguatan Literasi Sains
Studi Kasus di SDN Pemurus Dalam 5 Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i4.1275Keywords:
3 Miskonsepsi Sains, Deep Learning, Literasi SainsAbstract
Miskonsepsi sains pada siswa sekolah dasar dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam memahami dan menerapkan konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman konseptual siswa yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah, faktor yang berkaitan dengan pemahaman tersebut, karakteristik penerapan deep learning, serta implikasinya terhadap penguatan literasi sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif yang dilaksanakan di SDN Pemurus Dalam 5 Banjarmasin, Indonesia. Partisipan penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas IV, V, dan VI. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis secara tematik melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa pemahaman konseptual yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah, khususnya mengenai fungsi akar, pernapasan, perubahan wujud benda, rantai makanan, dan hubungan antarmakhluk hidup. Pemahaman tersebut berkaitan dengan pengetahuan awal dan pengalaman sehari-hari siswa. Hasil wawancara juga menunjukkan penerapan aktivitas mindful, meaningful, dan joyful melalui diskusi, tanya jawab, penggunaan media pembelajaran, pengalaman konkret, dan scaffolding. Temuan ini menunjukkan pentingnya identifikasi pemahaman awal siswa dalam merancang pembelajaran deep learning yang kontekstual dan mendukung pengembangan literasi sains.
References
Ayu, G. N., Putri, C. A., Riyanto, A. R., & Koto, I. (2025). The scientific literacy competence of students in Indonesia and Mexico. TOFEDU.
Dewi, E. P., & Wulandari, F. (2021). Identification of misconceptions in science learning during the COVID-19 pandemic using the CRI (Certainty of Response Index) method for primary school students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(Special Issue), 145–150. https://doi.org/10.29303/jppipa.v7iSpecialIssue.876
Fadhilah, A. N., Atmojo, I. R. W., & Saputri, D. Y. (2022). Analisis miskonsepsi materi IPA pada tema panas dan perpindahannya. Didaktika Dwija Indria, 10(2), 19–26. https://doi.org/10.20961/ddi.v10i2.65019
Feriyanto, F., & Anjariyah, D. (2024). Deep learning approach through meaningful, mindful, and joyful learning: A library research. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 5(2), 208–212. https://doi.org/10.33122/ejeset.v5i2.321
Ikhsan, M., Kuswanto, H., Atun, S., Dini, N. A. I., & Pamungkas, O. (2025). What are the misconceptions that occur to students in science learning in Indonesia? A systematic literature review. IJIS Edu: Indonesian Journal of Integrated Science Education, 7(1), 87–106. https://doi.org/10.29300/ijisedu.v7i1.4840
Kasanah, U., Sanjaya, F., Indahwati, C., Wimbawati, P. A., Yasa, I. D., Suma, K., et al. (2024). Analisis tantangan miskonsepsi dan pengaruh literasi. Jurnal Pendidikan.
Kartimi, K., Yunita, Y., Fuadi, F. N., & Addiin, I. (2021). A four-tier diagnostic instrument: An analysis of elementary student misconceptions in science topic. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(Special Issue), 61–68. https://doi.org/10.29303/jppipa.v7iSpecialIssue.1022
Khoiriyah, N. K. (2017). Profil pereduksian miskonsepsi yang dialami oleh siswa setelah penerapan model pembelajaran conceptual change di SMPN 33 Surabaya pada topik perubahan materi. Pensa: E-Jurnal.
Kulsum, U., Suyatno, & Suyono. (2017). Hubungan miskonsepsi siswa SMP terhadap hakikat sains dan terhadap konsep sains. JPPS.
Nafi’ah, J., & Faruq, D. J. (2025). Conceptualizing deep learning approach in primary education: Integrating mindful, meaningful, and joyful. Journal of Educational Research and Practice, 3(2), 225–237. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.384
Nisa, K., Wiyanto, & Sumarni, W. (2021). Sistematik literatur review: Literasi sains dan SETS (Science, Environment, Technology, and Society). EDUSAINS, 13(1), 74–82. https://doi.org/10.15408/es.v13i1.18717
Prastiti, M. R., & Adi, B. S. (2024). Science digital library: Innovation in improving science literacy of elementary school students. Jurnal Prima Edukasia, 12(2), 216–227. https://doi.org/10.21831/jpe.v12i2.69478
Saputri, A. L., & Sukmawati, W. (2024). The influence of the Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by Wordwall on the scientific literacy of class V elementary school students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(7), 3787–3798. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i7.7992
Soeharto, S., & Csapó, B. (2022). Exploring Indonesian student misconceptions in science concepts. Heliyon, 8(9), e10720. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10720
Winarni, E. W., Hambali, D., & Purwandari, E. P. (2020). Analysis of language and scientific literacy skills for 4th grade elementary school students through discovery learning and ICT media. International Journal of Instruction, 13(2), 213–222. https://doi.org/10.29333/iji.2020.13215a
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nor Lila Sari, Bagus Aulia Iskandar, Annisa Meilida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







