Strategi Komunikasi Pernikahan Etnis Tionghoa-Jawa
Tinjauan Fenomenologi
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.503Keywords:
Strategi Komunikasi, Konflik Komunikasi, Pernikahan Beda Etnis, Tionghoa, JawaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan konflik komunikasi yang muncul dalam hubungan beda etnis antara individu etnis Tionghoa dengan Jawa, dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan pasangan beda etnis dalam menghadapi dan menyelesaikan konflik komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Informan terdiri atas lima orang. Data dikumpulkan berupa hasil wawancara dengan para informan. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik komunikasi yang muncul dalam hubungan beda etnis Tionghoa-Jawa bersumber dari kesenjangan pemaknaan simbol-simbol budaya, yang meliputi perbedaan gaya komunikasi, perbedaan nilai dan kebiasaan budaya, serta tekanan sosial dari keluarga masing-masing pihak. Dalam menghadapi dan menyelesaikan konflik tersebut, pasangan beda etnis menerapkan berbagai strategi komunikasi, di antaranya adaptasi gaya komunikasi, negosiasi nilai budaya, kompromi, serta pembangunan kesepakatan bersama sebagai landasan komunikasi dalam hubungan mereka.
References
Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Prentice-Hall.
Dhanniarto, D. (2025). Strategi komunikasi persuasif personal trainer di Spartan GYM dalam meningkatkan motivasi klien program bulking. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 35977–35984.
Elfani, S. (2021). Diskursus pola asuh keluarga Tionghoa. Jurnal Paradigma, 10(1).
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fitri, et al. (2024). Peran komunikasi antarbudaya pada mahasiswa dengan empat etnis berbeda di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Jurnal Komunikasi BSI, 15(1).
Halim, S., & Tjahjono, A. (2023). Kompetensi komunikasi antarbudaya dalam pernikahan pasangan etnis Tionghoa dan etnis Jawa di Kabupaten Jember. Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture, 11(2), 84–96.
Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2014). Teori komunikasi (M. Yusuf Hamdan, Trans.). Salemba Humanika.
Mulyana, D. (2021). Komunikasi antarbudaya: Panduan berkomunikasi dengan orang-orang berbeda budaya. PT Remaja Rosdakarya.
Nadika, S., & Rachmawati, R. (2022). Manajemen konflik dalam komunikasi pasangan suami-istri beda etnis. Interaksi Online, 10(4), 96–112.
Panggabean, D. S. (2023). Gambaran komunikasi antarbudaya dalam pasangan pernikahan beda etnis Batak-Nias. Jurnal Mahasiswa Kreatif, 1(6), 24–41.
Patriantoro, T. (2019). Peranan pernikahan satu etnis bagi masyarakat Tionghoa. Jurnal Representamen, 5(1).
Pramudito, A., & Dewi, A. (2023). Gambaran kepuasan perkawinan pada pasangan antar etnis Jawa-Tionghoa. Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 22(2).
Rahmayanty, R., et al. (2023). Pentingnya komunikasi untuk mengatasi problematika yang ada dalam keluarga. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(6).
Sabila, A. C. (2023). Komunikasi antarbudaya pemuda etnis Tionghoa dalam mendobrak stereotip negatif: Studi kasus Vijendrasaddha pada pemuda Vihara Caga Sasana. Al-Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora.
Shanti, D. B. (2023). Pola asuh orang tua keturunan etnis Tionghoa dalam memberikan pengarahan kepada generasi berikutnya di Kabupaten Ciamis. Jurnal Panalungtik, 6(1), 57–68.
Sihabudin, H. A. (2022). Komunikasi antarbudaya: Satu perspektif multidimensi. Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tjiong Zefanya Felice Margaretha, Teguh Hartono Patriantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







