Analisis Toleransi Keberagaman Suku melalui Profil Pelajar Pancasila Dimensi Berkebhinekaan Global di SMP Negeri 1 Bayung Lencir

Authors

  • Embria Demokrasi History Universitas Jambi, Indonesia
  • Nurmalia Dewi Universitas Jambi, Indonesia
  • Dona Sariani Universitas Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.479

Keywords:

Toleransi, Keberagaman Suku, Profil Pelajar Pancasila, Berkebhinekaan Global, Siswa

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya perilaku toleransi pada siswa SMP dalam menghadapi keberagaman suku, fenomena yang sering ditemukan menunjukkan adanya tindakkan ejekan berbasis suku, kecenderungan siswa membentuk kelompok dari kesamaan suku, hingga adanya stereotip negatif. Hal ini mengindikasi bahwa Profil Pelajar Pancasila, khususnya dimensi Berkebhinekaan Global, belum sepenuhnya terinternalisasi dalam interaksi sosial siswa di lingkungan sekolah. Berdasarkan permasalahn tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam mengenai proses implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi Berkebhinekaan Global dalam meningkatkan toleransi keberagaman suku di SMP Negeri 1 Bayung lencir Kabupaten Musi Banyuasin, serta mengidentifikasi apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam proses implementasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian melibatkan siswa, guru Pendidikan Pancasila, serta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Data dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan, data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model dari Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi Bekebhinekan Global dalam meningkatkan toleransi keberagaman suku sudah mulai terbentuk, namun masih perlu ditingkatkan. Hal ini dikarenakan masih ditemukan sebagian siswa yang menunjukkan sikap serta interaksi negatif terhadap siswa yang memiliki perbedaan latar belakang suku. faktor pendukung meliputi: dukungan kurikulum, komitmen dan dukungan kebijakan sekolah, serta peran aktif guru. Namun, masih terdapat hambatan seperti perbedaan latar belakang suku dan budaya, pengaruh media sosial, serta kurangnya kesadaran siswa.

References

Abdulatif, S., & Dewi, D. A. (2021). Peranan pendidikan kewarganegaraan dalam membina sikap toleransi antar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda), 4(2), 103–109.

Afifah, A. N., Iswati, & Dacholfany, M. I. (2022). Internalisasi nilai toleransi melalui pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Sumberejo Tanggamus. Al I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 110–115.

Afriansyah, A. G. K., Cahyono, H., & Asmaroini, A. P. (2024). Implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di SMPN 2 Kecamatan Pulung, Ponorogo. JPK: Jurnal Pendidikan dan Kewarganegaraan, 10–20.

Amir, S., & Hakim, A. (2018). Pencegahan sikap intoleransi pada siswa melalui penguatan pendidikan Pancasila (Studi kasus SMA PABA Binjai). Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 52, 52–62.

Ananda, R. R. (2021). Implementasi nilai pendidikan multikultural pada pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti dalam meningkatkan toleransi siswa. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1), 15–36. https://journal.rumahindonesia.org/index.php/njpi/index

Ardiana, S. (2025). Analisis pemahaman multikultural siswa dalam menumbuhkan sikap toleransi keberagaman budaya di SMA Taman Harapan Malang [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang].

Dwintari, J. W. (2018). Urgensi pendidikan kewarganegaraan berbasis multikultural dalam pembinaan keberagaman masyarakat Indonesia. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 69–81.

Harun, M. A., & Lasriani. (2024). Manajemen pendidikan berbasis multikultural dalam mewujudkan budaya toleransi peserta didik. Jurnal Manajemen dan Budaya, 4(1), 43–57. https://doi.org/10.51700/manajemen.v4i1.559

Ilmi, M. B., Siregar, H. A., & Chesio, M. R. (2024). Implementation of Pancasila values to improve tolerance between religions and tribes. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 270–285.

Kristiyanti, M. (2023). Metode penelitian (D. Abimanto, Ed.). CV. Pustaka STIMART AMNI Semarang.

Maulana, S. M. A., & Wahyudi, B. (2024). Peran pendidikan dalam membentuk moderasi beragama di lingkungan masyarakat majemuk. Jurnal Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 207–219.

Nur Wijayanti, D., & Muthali’in, A. (2023). Penguatan dimensi berkebinekaan global profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. Educatio, 18(1), 172–184. https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12518

Pratiwi, D. R., & Purnomo, E. (2024). Dimensi berkebhinekaan global dalam buku teks bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 20, 47–54. https://doi.org/10.30595/pssh.v20i.1302

Rohman, M. F., Irmaningrum, R. N., & Kharisma, A. I. (2024). Analisis dimensi berkebhinekaan global profil pelajar Pancasila terhadap fenomena bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 467–468.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (2nd ed., Sutopo, Ed.). Alfabeta.

Sutisna, M., Rachmawaty, S., Aziz, A. I. A., Husada, A., & Yusuf, D. (2024). Analisis dimensi berkebhinnekaan global dalam profil pelajar Pancasila melalui pendidikan multikultural. Eduka: Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis, 9(2), 135–147.

Downloads

Published

2026-05-27

How to Cite

History, E. D., Dewi, N., & Sariani, D. (2026). Analisis Toleransi Keberagaman Suku melalui Profil Pelajar Pancasila Dimensi Berkebhinekaan Global di SMP Negeri 1 Bayung Lencir. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 254–259. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.479

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.