Storytelling Partisipatif sebagai Wahana Literasi Membaca

Sebuah Kajian Progresivisme

Authors

  • Fransiska Jaiman Madu Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Mariana Jediut Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Fabianus Hadiman Bosco Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Kanisius Supardi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.452

Keywords:

Storytelling Partisipatif, Literasi Membaca, Progresivisme, Pembelajaran Demokratis, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengonstruksi kerangka konseptual storytelling partisipatif sebagai wahana penguatan literasi membaca dalam perspektif filsafat pendidikan progresivisme, serta merumuskan sintaks alternatif pembelajaran yang relevan untuk siswa sekolah dasar. Latar belakang kajian ini berangkat dari rendahnya literasi membaca di Indonesia, baik berdasarkan asesmen internasional maupun temuan nasional, serta masih dominannya praktik pembelajaran membaca yang bersifat mekanis, berpusat pada guru, dan kurang memberi ruang bagi pengalaman, dialog, serta partisipasi aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah literatur terkait literasi membaca, storytelling, budaya partisipatif, dan progresivisme pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa storytelling partisipatif selaras dengan prinsip progresivisme karena menempatkan siswa sebagai subjek aktif yang membaca, menafsirkan, memodifikasi, menyusun, menceritakan kembali, dan merefleksikan cerita secara kolaboratif. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman bacaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, keberanian mengemukakan gagasan, kepekaan sosial, serta kebiasaan berdialog secara demokratis. Sintaks pembelajaran yang dirumuskan meliputi tahap persiapan, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, presentasi, dan refleksi. Dengan demikian, storytelling partisipatif dapat dipandang sebagai strategi pedagogis progresif yang berpotensi merevitalisasi pembelajaran literasi membaca agar lebih bermakna, kontekstual, demokratis, dan transformatif.

References

Berendonk, C., & Caine, V. (2016). Life story work with persons with dementia in nursing homes: A grounded theory study of the perspectives of care staff. Dementia, 18(1), 282–302. https://doi.org/10.1177/1471301216669236

Cremin, T., Flewitt, R., Swann, J., Faulkner, D., & Kucirkova, N. (2017). Storytelling and story-acting: Co-construction in action. Journal of Early Childhood Research, 16(1), 3–17. https://doi.org/10.1177/1476718X17750205

Dani, A., & Mu’aimanah, U. (2024). Optimalisasi perpustakaan desa untuk meningkatkan literasi pendidikan di Desa Kreo Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(1), 185–192. https://doi.org/10.54082/jamsi.1070

Greene, S., Burke, K., & McKenna, M. (2018). A review of research connecting digital storytelling, photovoice, and civic engagement. Review of Educational Research, 88(6), 844–878. https://doi.org/10.3102/0034654318794134

Hammerstein, S., König, C., Dreisörner, T., & Frey, A. (2021). Effects of COVID-19-related school closures on student achievement: A systematic review. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.746289

Heinemeyer, et al. (2024). Mutual learning through participatory storytelling: Creative approaches to climate adaptation education in secondary schools. Research in Education. https://doi.org/10.1177/00345237241236191

Hunt, S., Morrice, A., Knox, D., Malik, I., Hawkesworth, J., Barker, E., … & Connor, B. (2020). Teacher trainees telling tales. Journal of Classics Teaching, 21(41), 52–80. https://doi.org/10.1017/S2058631020000082

Husna, R. (2022). Peran gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat baca siswa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 201–208. https://doi.org/10.51878/learning.v2i3.1523

Kristanti, E., & Harapan, I. (2023). Stimulasi minat membaca pada anak usia dini melalui storytelling. Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora, 2(1), 24–33. https://doi.org/10.32938/jpsh.2.1.2023.24-33

Kurniawati, N., Aisah, A., Ismiati, G., & Zuber, Z. (2024). Gerakan literasi menuju Neglasari Kahiji melalui program read aloud untuk meningkatkan IPM bidang pendidikan. Journal of Empowerment, 5(1), 89. https://doi.org/10.35194/je.v5i1.3834

Kuspiyah, H., & Shandy, C. (2023). Penguatan literasi bahasa Inggris siswa SD melalui storytelling di Desa Kuripan. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 378–385. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i2.7675

Lerkkanen, M., Pakarinen, E., Salminen, J., & Torppa, M. (2022). Reading and math skills development among Finnish primary school children before and after COVID-19 school closure. Reading and Writing, 36(2), 263–288. https://doi.org/10.1007/s11145-022-10358-3

Lilly. (2024). Putting my life into a story. Journal for Social Action in Counseling & Psychology, 15(2), 50–61. https://doi.org/10.33043/jsacp.15.2.50-61

Louis, T., & Lubis, A. (2024). Peranan sarana prasarana perpustakaan Batam Tourism Polytechnic dalam mendukung literasi mahasiswa manajemen divisi kamar. Vox Edukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 15(2), 208–222. https://doi.org/10.31932/ve.v15i2.3950

Ludewig, U., Kleinkorres, R., Schaufelberger, R., Schlitter, T., Lorenz, R., König, C., … & McElvany, N. (2022). COVID-19 pandemic and student reading achievement: Findings from a school panel study. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.876485

Patria, R. (2019). Indonesia reading literacy progress: An insight from PISA study, 195–211. https://doi.org/10.26499/iceap.v0i0.221

Prihatiningtyas, N., Mariyam, M., Zulfahita, Z., Anika, D., & Mulyani, S. (2022). Empowerment of the school literacy movement (GELIS) at State Elementary School 5 Saparan. International Journal of Public Devotion, 5(1), 31. https://doi.org/10.26737/ijpd.v5i1.3115

Rizqika, O., & Sobarna, A. (2025). Upaya meningkatkan minat baca melalui program pojok baca pada anak usia dini di Kober Najmiatul Ulum. Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsecte.v5i2.21195

Suciati, T. (2018). Meningkatkan antusiasme siswa terhadap kegiatan belajar dan pembelajaran di kelas melalui program literasi membaca “Tunggu Aku.” Insania: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2), 314–326. https://doi.org/10.24090/insania.v23i2.2303

Sulistyaningsih, D. (2023). Kajian filsafat progresivisme dalam pendidikan. JITIM, 4(1), 59–69. https://doi.org/10.52690/jitim.v4i1.731

Supriyadi, S., Lia, R., Rusilowati, A., Isnaeni, W., Susilaningsih, E., Suraji, S., … & Husain, S. (2023). Program pengabdian masyarakat UNNES: Pelatihan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmennya bagi guru SD. PSNPM, 1. https://doi.org/10.61142/psnpm.v1.98

Tohir, M. (2019). Hasil PISA Indonesia tahun 2018 turun dibanding tahun 2015. https://doi.org/10.31219/osf.io/pcjvx

Yansyah, Y., Hamidah, J., & Ariani, L. (2023). Membangun literasi dwibahasa melalui big book storytelling untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3697

Yilmaz, M., Buchanan, M., & Martin, J. (2022). Disrupting majoritarian narratives in high stakes testing: A critical race theory analysis of assessment. Equity in Education & Society, 2(1), 28–42. https://doi.org/10.1177/27526461221141903

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Madu, F. J., Jediut, M., Bosco, F. H., & Supardi, K. (2026). Storytelling Partisipatif sebagai Wahana Literasi Membaca: Sebuah Kajian Progresivisme. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 26–36. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.452

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.