Storytelling Partisipatif sebagai Wahana Literasi Membaca
Sebuah Kajian Progresivisme
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.452Keywords:
Storytelling Partisipatif, Literasi Membaca, Progresivisme, Pembelajaran Demokratis, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan mengonstruksi kerangka konseptual storytelling partisipatif sebagai wahana penguatan literasi membaca dalam perspektif filsafat pendidikan progresivisme, serta merumuskan sintaks alternatif pembelajaran yang relevan untuk siswa sekolah dasar. Latar belakang kajian ini berangkat dari rendahnya literasi membaca di Indonesia, baik berdasarkan asesmen internasional maupun temuan nasional, serta masih dominannya praktik pembelajaran membaca yang bersifat mekanis, berpusat pada guru, dan kurang memberi ruang bagi pengalaman, dialog, serta partisipasi aktif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah literatur terkait literasi membaca, storytelling, budaya partisipatif, dan progresivisme pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa storytelling partisipatif selaras dengan prinsip progresivisme karena menempatkan siswa sebagai subjek aktif yang membaca, menafsirkan, memodifikasi, menyusun, menceritakan kembali, dan merefleksikan cerita secara kolaboratif. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman bacaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, keberanian mengemukakan gagasan, kepekaan sosial, serta kebiasaan berdialog secara demokratis. Sintaks pembelajaran yang dirumuskan meliputi tahap persiapan, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, presentasi, dan refleksi. Dengan demikian, storytelling partisipatif dapat dipandang sebagai strategi pedagogis progresif yang berpotensi merevitalisasi pembelajaran literasi membaca agar lebih bermakna, kontekstual, demokratis, dan transformatif.
References
Berendonk, C., & Caine, V. (2016). Life story work with persons with dementia in nursing homes: A grounded theory study of the perspectives of care staff. Dementia, 18(1), 282–302. https://doi.org/10.1177/1471301216669236
Cremin, T., Flewitt, R., Swann, J., Faulkner, D., & Kucirkova, N. (2017). Storytelling and story-acting: Co-construction in action. Journal of Early Childhood Research, 16(1), 3–17. https://doi.org/10.1177/1476718X17750205
Dani, A., & Mu’aimanah, U. (2024). Optimalisasi perpustakaan desa untuk meningkatkan literasi pendidikan di Desa Kreo Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(1), 185–192. https://doi.org/10.54082/jamsi.1070
Greene, S., Burke, K., & McKenna, M. (2018). A review of research connecting digital storytelling, photovoice, and civic engagement. Review of Educational Research, 88(6), 844–878. https://doi.org/10.3102/0034654318794134
Hammerstein, S., König, C., Dreisörner, T., & Frey, A. (2021). Effects of COVID-19-related school closures on student achievement: A systematic review. Frontiers in Psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.746289
Heinemeyer, et al. (2024). Mutual learning through participatory storytelling: Creative approaches to climate adaptation education in secondary schools. Research in Education. https://doi.org/10.1177/00345237241236191
Hunt, S., Morrice, A., Knox, D., Malik, I., Hawkesworth, J., Barker, E., … & Connor, B. (2020). Teacher trainees telling tales. Journal of Classics Teaching, 21(41), 52–80. https://doi.org/10.1017/S2058631020000082
Husna, R. (2022). Peran gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat baca siswa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 201–208. https://doi.org/10.51878/learning.v2i3.1523
Kristanti, E., & Harapan, I. (2023). Stimulasi minat membaca pada anak usia dini melalui storytelling. Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora, 2(1), 24–33. https://doi.org/10.32938/jpsh.2.1.2023.24-33
Kurniawati, N., Aisah, A., Ismiati, G., & Zuber, Z. (2024). Gerakan literasi menuju Neglasari Kahiji melalui program read aloud untuk meningkatkan IPM bidang pendidikan. Journal of Empowerment, 5(1), 89. https://doi.org/10.35194/je.v5i1.3834
Kuspiyah, H., & Shandy, C. (2023). Penguatan literasi bahasa Inggris siswa SD melalui storytelling di Desa Kuripan. Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 378–385. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i2.7675
Lerkkanen, M., Pakarinen, E., Salminen, J., & Torppa, M. (2022). Reading and math skills development among Finnish primary school children before and after COVID-19 school closure. Reading and Writing, 36(2), 263–288. https://doi.org/10.1007/s11145-022-10358-3
Lilly. (2024). Putting my life into a story. Journal for Social Action in Counseling & Psychology, 15(2), 50–61. https://doi.org/10.33043/jsacp.15.2.50-61
Louis, T., & Lubis, A. (2024). Peranan sarana prasarana perpustakaan Batam Tourism Polytechnic dalam mendukung literasi mahasiswa manajemen divisi kamar. Vox Edukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 15(2), 208–222. https://doi.org/10.31932/ve.v15i2.3950
Ludewig, U., Kleinkorres, R., Schaufelberger, R., Schlitter, T., Lorenz, R., König, C., … & McElvany, N. (2022). COVID-19 pandemic and student reading achievement: Findings from a school panel study. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.876485
Patria, R. (2019). Indonesia reading literacy progress: An insight from PISA study, 195–211. https://doi.org/10.26499/iceap.v0i0.221
Prihatiningtyas, N., Mariyam, M., Zulfahita, Z., Anika, D., & Mulyani, S. (2022). Empowerment of the school literacy movement (GELIS) at State Elementary School 5 Saparan. International Journal of Public Devotion, 5(1), 31. https://doi.org/10.26737/ijpd.v5i1.3115
Rizqika, O., & Sobarna, A. (2025). Upaya meningkatkan minat baca melalui program pojok baca pada anak usia dini di Kober Najmiatul Ulum. Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsecte.v5i2.21195
Suciati, T. (2018). Meningkatkan antusiasme siswa terhadap kegiatan belajar dan pembelajaran di kelas melalui program literasi membaca “Tunggu Aku.” Insania: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2), 314–326. https://doi.org/10.24090/insania.v23i2.2303
Sulistyaningsih, D. (2023). Kajian filsafat progresivisme dalam pendidikan. JITIM, 4(1), 59–69. https://doi.org/10.52690/jitim.v4i1.731
Supriyadi, S., Lia, R., Rusilowati, A., Isnaeni, W., Susilaningsih, E., Suraji, S., … & Husain, S. (2023). Program pengabdian masyarakat UNNES: Pelatihan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmennya bagi guru SD. PSNPM, 1. https://doi.org/10.61142/psnpm.v1.98
Tohir, M. (2019). Hasil PISA Indonesia tahun 2018 turun dibanding tahun 2015. https://doi.org/10.31219/osf.io/pcjvx
Yansyah, Y., Hamidah, J., & Ariani, L. (2023). Membangun literasi dwibahasa melalui big book storytelling untuk anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3697
Yilmaz, M., Buchanan, M., & Martin, J. (2022). Disrupting majoritarian narratives in high stakes testing: A critical race theory analysis of assessment. Equity in Education & Society, 2(1), 28–42. https://doi.org/10.1177/27526461221141903
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fransiska Jaiman Madu, Mariana Jediut, Fabianus Hadiman Bosco, Kanisius Supardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







