Negosiasi Identitas Lokal dan Global melalui Alih Kode dan Campur Kode dalam Video YouTube Nadia Omara Edisi KHW Nusantara
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1354Keywords:
Alih Kode, Campur Kode, Identitas Lokal, Identitas Global, Negosiasi Identitas, YoutubeAbstract
Penggunaan alih kode dan campur kode dalam konten digital tidak hanya menunjukkan keberagaman pilihan bahasa, tetapi juga menjadi sumber daya linguistik dalam pembentukan identitas penutur. Fenomena tersebut terlihat dalam video YouTube Nadia Omara edisi KHW Nusantara yang menghadirkan cerita dari berbagai daerah di Indonesia dengan penggunaan bahasa Indonesia yang dipadukan dengan bahasa daerah dan bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi identitas lokal dan global melalui penggunaan alih kode dan campur kode serta menjelaskan proses negosiasi kedua orientasi identitas tersebut dalam video YouTube Nadia Omara edisi KHW Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa 15 tuturan yang mengandung alih kode dan campur kode yang dipilih dari video KHW Nusantara. Data dianalisis berdasarkan bentuk penggunaan kode, konteks tuturan, fungsi penggunaan bahasa, serta keterkaitannya dengan konstruksi dan negosiasi identitas lokal dan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah mengonstruksi identitas lokal melalui pengaktifan latar budaya, kedekatan sosial, dan karakteristik kebahasaan masyarakat daerah, sedangkan penggunaan bahasa Inggris mengonstruksi orientasi identitas global melalui keterhubungan dengan gaya komunikasi digital dan budaya populer yang lebih luas. Negosiasi identitas berlangsung melalui penggunaan kedua orientasi kode tersebut secara kontekstual, baik dengan mempertahankan unsur kebahasaan lokal maupun mengintegrasikannya dengan unsur global. Dengan demikian, identitas lokal dan global tidak hadir sebagai dua orientasi yang saling bertentangan, tetapi dinegosiasikan secara dinamis melalui pilihan kode sesuai dengan konteks tuturan, tujuan komunikasi, dan posisi penutur sebagai kreator konten digital.
References
Akbar, A., Imran, Anzar, & Nurcholis. (2025). The implications of online interaction on foreign language code-mixing into Indonesian in social media communication. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 9(2), 564–572. https://ojs.unm.ac.id/eralingua/article/view/74171
Amelia, T., Farisi, M. Z. Al, & Nurmala, M. (2026). Alih kode dan campur kode Arab-Indonesia dalam vlog YouTube Ibrohim Elhaq. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), 1–15. https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v11i1.8483
Appel, R., & Muysken, P. (1987). Language contact and bilingualism. Edward Arnold.
Aspers, P., & Corte, U. (2021). What is qualitative in qualitative research. Qualitative Sociology, 44(4), 599–608. https://doi.org/10.1007/s11133-021-09497-w
Bucholtz, M., & Hall, K. (2005). Identity and interaction: A sociocultural linguistic approach. Discourse Studies, 7(4–5), 585–614. https://doi.org/10.1177/1461445605054407
Celsia, N., Ariestya, S. D., Zahra, A. N. F., & Novinda, K. (2026). Code-switching in social media identity and social meaning among Indonesian youth. Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(3), 1–9. https://journalpustaka.com/index.php/jpnm/article/view/1391
Khasanah, Juidah, I., Kohar, D., & Winata, N. T. (2025). Campur kode & alih kode dalam video YouTube UENO Family Japan “Makan Malam di Restaurant India.” Jurnal Basataka, 8(1), 230–240. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i1.620
Malau, A. N. D. (2025). Penggunaan alih kode dan campur kode dalam video di kanal YouTube Kim: Kajian sosiolinguistik. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(7), 1126–1146. https://www.researchgate.net/publication/393733325_Penggunaan_Alih_Kode_dan_Campur_Kode_Dalam_Video_di_Kanal_YouTube_Kim_Kajian_Sosiolinguistik
Maziyah, E. N., Asrini, H. W., & Widodo, J. (2025). Code-switching sebagai representasi identitas remaja di media sosial: Tinjauan psikolinguistik sosial Elif. Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies, 8(2), 59–68. https://doi.org/10.30872/adjektiva.v8i2.5474
Ningrum, A. P., & Amin, M. F. (2025). Alih kode dan campur kode dalam kanal YouTube Podcast PUELLA ID: Kajian sosiolinguistik. Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Pengajarannya, 4(2), 157–166. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/wicara/article/view/27692
Nurjanah, L. P. N., & Mintowati. (2021). Alih kode dan campur kode dalam konten video YouTube Suhay Salim. Sapala, 8(3), 41–55. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/42310
Praditasari, A. D. A., Wismanto, A., & Kurniawan, L. A. (2024). Tuturan alih kode dan campur kode dalam kanal YouTube Londo Kampung. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(2), 28–39. https://doi.org/10.26877/teks.v9i1.819
Putra, R. W. Y., & Ambarwati, R. (2025). The construction of Indonesian adolescents’ identity through code-switching: A discourse analysis of TikTok content. Journal of Life-Span Psychology, Linguistics, and Media Studies, 1(2), 32–41. https://doi.org/10.64268/jllm.v1i02.9
Salsabila, T., & Setiawan, T. (2024). Alih kode dan campur kode dalam konten YouTube Leonardo Edwin. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(3), 44–51. https://share.google/u7B2L7kcevREkWa2D
Septiaresmi, F. Y., Triarisanti, R., & Ansas, V. N. (2024). Fenomena alih kode dan campur kode dalam video YouTube Kimbab Family: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Metabahasa, 6(2), 59–78. https://doi.org/10.37058/mbsi.v6i2.14360
Suci, S. I., Setianingsih, T., & Nafisah, B. Z. (2026). Translanguaging and code-switching as identity construction for Generation Z on Instagram: A sociolinguistic study. 8(2), 560–578. https://doi.org/10.18326/jopr.v8i2.560-578
Tu, L., Khare, A., & Zhang, Y. (2012). A short 8-item scale for measuring consumers’ local–global identity. International Journal of Research in Marketing, 29(1), 35–42. https://doi.org/10.1016/j.ijresmar.2011.07.003
Utomo, A. F., Dinayati, S. F., Yovilandis, L., Purnomo, E., Prayitno, H. J., Duerawee, A., & Sya’adah, H. (2024). Alih kode dan campur kode dalam podcast Dedy Corbuzier bersama Jerome Polin pada media sosial YouTube. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 3(3), 270–288. https://doi.org/10.23917/jkk.v3i3.401
Wardani, A. K., & Sariah. (2021). Peristiwa alih kode dan campur kode dalam video YouTube Leonardo Edwin (suatu kajian sosiolinguistik). Nusa, 16(4), 340–352. https://doi.org/10.14710/nusa.16.4.340-352
Zhang, Y., & Khare, A. (2009). The impact of accessible identities on the evaluation of global versus local products. Journal of Consumer Research, 36(October), 524–537. https://doi.org/10.1086/598794
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adinda Umayroh Amalia, M. Ridlwan, Mas’ulah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







