Analisis Komprehensif Perilaku Agresif Anggota Organisasi Otomotif pada Situasi Tur Luar Kota

Tinjauan Teori Agresi Berkowitz dan Dinamika Psikologi Kelompok

Authors

  • Billy Martasandy Universitas Jendral Achmad Yani, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1327

Keywords:

Agresi, BSO Psychotomotif, Fakultas Psikologi UNJANI, Tur Luar Kota, Safety Riding

Abstract

Perilaku agresif kerap muncul ketika anggota BSO Psychotomotif Fakultas Psikologi UNJANI melakukan tur luar kota, tetapi tidak ditemukan pada kegiatan lain seperti tur dalam kota, kopi darat, bakti sosial, dan kunjungan panti asuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dimensi agresi dan faktor-faktor yang menyebabkan munculnya perilaku agresif pada anggota BSO Psychotomotif Fakultas Psikologi UNJANI. Penelitian menggunakan Theory of Aggression dari Leonard Berkowitz (1993) dengan metode deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling dengan karakteristik yang telah ditentukan. Data utama diperoleh melalui kuesioner yang dikembangkan berdasarkan teori agresi, terdiri atas 48 item dan diberikan kepada 40 anggota BSO Psychotomotif. Data dilengkapi melalui wawancara terhadap 10 anggota yang melakukan perilaku agresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% anggota yang mengikuti tur luar kota melakukan perilaku agresif, dan 85% di antaranya menunjukkan agresi dalam bentuk menyakiti orang lain secara fisik. Dimensi agresi yang paling dominan adalah agresi fisik. Faktor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap munculnya perilaku agresif meliputi frustrasi, pengaruh kelompok, dan modeling. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan pengendalian diri dan kepatuhan terhadap aturan selama tur luar kota. Upaya preventif dapat dilakukan melalui optimalisasi divisi tata tertib, pelatihan mengenai tugas, kewajiban, dan hak dalam berkendara, serta penerapan safety riding untuk meningkatkan perilaku berkendara yang aman dan menghormati pengguna jalan lain.

References

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Baron, R. A., & Richardson, D. R. (2004). Human aggression (2nd ed.). Springer Science & Business Media.

Berkowitz, L. (1989). Frustration-aggression hypothesis: Examination and reformulation. Psychological Bulletin, 106(1), 59–73.

Berkowitz, L. (1993). Aggression: Its causes, consequences, and control. McGraw-Hill.

Buss, A. H., & Perry, M. (1992). The aggression questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3), 452–459.

Deffenbacher, J. L., Oetting, E. R., & Lynch, R. S. (1994). Development of a driving anger scale. Psychological Reports, 74(1), 83–91.

Dollard, J., Doob, L. W., Miller, N. E., Mowrer, O. H., & Sears, R. R. (1939). Frustration and aggression. Yale University Press.

Geen, R. G. (2001). Human aggression (2nd ed.). Open University Press.

Krahé, B. (2013). The social psychology of aggression (2nd ed.). Psychology Press.

Myers, D. G., & Twenge, J. M. (2019). Social psychology (13th ed.). McGraw-Hill Education.

Postmes, T., & Spears, R. (1998). Deindividuation and antinormative behavior: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 123(3), 238–259.

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Shinar, D. (1998). Aggressive driving: The contribution of the drivers and the situation. Transportation Research Part F: Traffic Psychology and Behaviour, 1(2), 137–160.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Taylor, S. E., Peplau, L. A., & Sears, D. O. (2009). Psikologi sosial (Edisi ke-12). Kencana.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Martasandy, B. (2026). Analisis Komprehensif Perilaku Agresif Anggota Organisasi Otomotif pada Situasi Tur Luar Kota: Tinjauan Teori Agresi Berkowitz dan Dinamika Psikologi Kelompok. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(5), 153 – 158. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1327

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)