Relevansi Epistemologi Islam dalam Rekonstruksi Kurikulum
Menggeser Fokus dari Pengetahuan menjadi Pembentukan Karakter
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1324Keywords:
Epistemologi Islam, Rekonstruksi Kurikulum, Pembentukan Karakter, Integrasi Wahyu dan Akal, Paradigma TauhidAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi epistemologi Islam dalam rekonstruksi kurikulum, khususnya dalam upaya menggeser fokus pendidikan dari sekadar transfer pengetahuan menjadi pembentukan karakter muslim yang holistik dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang menganalisis literatur klasik dan kontemporer mengenai epistemologi dan desain kurikulum pendidikan Islam. Teknik analisis isi dengan pendekatan hermeneutik diterapkan untuk menginterpretasikan makna-makna fundamental dalam teks-teks epistemologi Islam terkait struktur kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum harus didasarkan pada karakteristik khas epistemologi Islam yang mengintegrasikan wahyu sebagai sumber pengetahuan utama dan akal sebagai instrumen interpretasi dalam kerangka paradigma tauhid. Integrasi ini diwujudkan melalui harmonisasi metodologi bayani (eksplanatoris), burhani (demonstratif), dan irfani (intuitif) ke dalam muatan kurikulum, sehingga menghasilkan sistem pendidikan yang komprehensif. Pergeseran fokus dari pengetahuan ke pembentukan karakter ini diimplementasikan melalui pencetakan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi intelektual, tetapi juga integritas moral dan spiritualitas yang seimbang. Hal ini menunjukkan relevansi yang signifikan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa epistemologi Islam menawarkan landasan filosofis yang kuat bagi rekonstruksi kurikulum, menyediakan paradigma pendidikan alternatif yang mampu mengakomodasi kemajuan ilmu pengetahuan tanpa mengorbankan nilai-nilai spiritual dan etika dalam pembentukan karakter peserta didik.
References
Afiifah, N. S. (2020). Relevansi Epistemologi, Jiwa dan Akal dalam Perspektif Ibnu Thufal. Al-Ibrah, 5(1), 120–142. https://ejournal.stital.ac.id/index.php/ alibrah/article/view/93
Adiasta, M. A., Hendring, M. R., Firdaus, F., Hisyam, I. M., & Parhan, M. (2025). Integrasi Akal Dan Wahyu Dalam Filsafat Pendididikan Ibnu Sina: Telaah Ontologis Dan Epistemologis. Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan, 2(4), 905–910. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jkis/index
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Anggraina, Y. A., Usman, & Zulfadli. (2025). Integrasi Wahyu dan Akal dalam epistemology Islam: Studi Literatur Berbasis Al Qur’an dan Pemikiran Filsus Muslim. Inklusi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Filsafat Yayasan, 1(2), 99–108. https://glonus.org/index.php/ inklusi
Angraeni, Y., Khairunnisa, S. B. P., Rasyid, M., & Sari, H. P. (2024). Relevansi Wahyu dan Akal Sebagai Sumber Kebenaran Dalam Pendidikan Islam. Ar-Rusyd: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 130–140. https://doi.org/ 10.61094/arrusyd.2830-2281.312
Aswanda, J., Amril, & Sawaluddin. (2024). Epistemologi Ilmu Pendidikan Agama Islam: Konsep Epistemologi Perpsektif Barat Dan Islam. Al-Ihda’/ : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 19(1), 1276–1289. https://doi.org/10.55558/ alihda.v19i1.114
Az-Zahra, M., Kodir, A., & Rohanda, R. (2024). Ilmu Pendidikan Islam dalam Perspektif Filsafat Ilmu. Esensi Pendidikan Inspiratif, 7(1), 30–48. https:// journalversa.com/s/index.php/epi/index
Budianto, N., & Fadholi, A. (2021). Epistemologi Pendidikan Islam (Sistem, Kurikulum, dan Pembaharuan Epistemologi Pendidikan Islam). Falasifa, 12(2), 91–108. https://doi.org/https://doi.org/10.36835/falasifa.v12i02.556
Hafizh, M., Dina, S., Astuti, W., & Ningsih, N. W. (2023). Perbandingan Paradigma Epistemologi: Sumber Pengetahuan Perspektif Islam Dan Barat. Risalah/: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam Perbandingan, 9(4), 1496–1509. https://doi.org/https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v9i4.598
Junaidi, M. M., Fitriani, R. D., & Haris, A. (2025). Kajian Hakikat Pendidikan Islam Melali Pendekatan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. Jurnal Paramurobi, 8(1), 308–322. https://doi.org/https://doi.org/10.32699/ paramurobi.v8i1.9583
Mumtaz, I. N., & Usman. (2025). Telaah Epistemologi Dalam Pemikiran Al-Ghazali: Implikasi Bagi Pendidikan Masa Kini. Inklusi: Jurnal Pendidikan Islam Dan Filsafat, 1(02), 89–98. https://glonus.org/index.php/inklusi/ article/view/210
Munir, K., Salminawati, & Usiono. (2025). Pendidikan Islam dalam Perspektif World Conferences on Muslim Education: Tela’ah Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 925–940.
Rizki, M., Sinta, P. D., & Sari, H. P. (2024). Pendidikan Sebagai Pembentuk Karakter Era Modern Menurut Perspektif Ibnu Khaldun. Reflection/ : Islamic Education Journal, 2(1), 174–185. https://doi.org/10.61132/ reflection.v2i1.425
Rudiyanto, M., & Anif, S. (2024). Epistemologi Pendidikan Profetik dalam Islam/ : Kontribusi terhadap Pengembangan Teori Pendidikan Karakter. J-CEKI/ : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 129–136. file:///C:/Users/User/ Downloads/129-136(1).pdf
Sa’adillah SAP, R., Winarti, D., & Khusnah, D. (2020). Kajian Filosofis Konsep Epistemologi dan Aksiologi Pendidikan Islam. Journal of Islamic Civilization, 3(1), 34–47. https://doi.org/10.33086/jic.v3i1.2135
Sabilla, B. P., Faris, C. R., & Fitriyah, A. W. (2024). Integrasi Islam, Sains dan Level Integrasi. Karakter/ : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(3), 81–89. https://doi.org/10.61132/karakter.v1i3.64
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Akbar, Sri Murhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







