Hubungan Kepatuhan Prosedur Informed Consent dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Siriwini
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i5.1138Keywords:
Informed Consent, Kepuasan Pasien, Mutu Pelayanan, Puskesmas, Rawat JalanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan prosedur informed consent dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Sriwini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 192 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur kepatuhan prosedur informed consent melalui indikator komunikasi pelayanan serta tingkat kepuasan pasien berdasarkan dimensi SERVQUAL. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (58,9%), memiliki tingkat pendidikan S1/sederajat (56,8%), dan paling banyak memperoleh pelayanan di Poli Gigi (44,8%). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan penilaian puas hingga sangat puas terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Analisis bivariat menggunakan uji Rank Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kepatuhan prosedur informed consent dengan tingkat kepuasan pasien (ρ = 0,865; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan komunikasi pelayanan yang mencerminkan prosedur informed consent, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa kepatuhan tenaga kesehatan dalam melaksanakan prosedur informed consent berhubungan secara positif dan signifikan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Sriwini. Penguatan komunikasi medis yang efektif, pemberian informasi yang jelas, serta penghormatan terhadap hak pasien dalam pengambilan keputusan perlu menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
References
Association for Patient Experience. (2025). Global standards for healthcare satisfaction.
Atinga, R. A., Abekah-Nkrumah, G., & Domfeh, K. A. (2021). Managing healthcare quality through patient satisfaction: A systematic review. International Journal of Health Care Quality Assurance.
Batbaatar, E., Dorjdagva, J., Luvsannyam, A., Savino, M. M., & Amenta, P. (2017). Determinants of patient satisfaction: A systematic review. Perspectives in Public Health, 137(2), 89–101.
Beauchamp, T. L., & Childress, J. F. (2019). Principles of biomedical ethics (8th ed.). Oxford University Press.
Donabedian, A. (1988). The quality of care: How can it be assessed? JAMA, 260(12), 1743–1748.
Doyle, C., Lennox, L., & Bell, D. (2013). A systematic review of evidence on the links between patient experience and clinical safety and effectiveness. BMJ Open, 3(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290 Tahun 2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing management (16th ed.). Pearson.
Kwame, A., & Petrucka, P. M. (2021). A literature-based study of patient-centered care and communication in nurse–patient interactions: Barriers, facilitators, and the way forward. BMC Nursing, 20, Article 158.
Manzoor, F., Wei, L., Hussain, A., Asif, M., & Shah, S. I. A. (2019). Patient satisfaction with health care services: An application of physician's behavior as a moderator. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(18).
Mosadeghrad, A. M. (2014). Factors influencing healthcare service quality. International Journal of Health Policy and Management, 3(2), 77–89.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Ocloo, J., Garfield, S., Franklin, B. D., & Dawson, S. (2021). Exploring the theory, barriers and enablers for patient and public involvement across health care. BMJ Quality & Safety.
Olsson, L. E., Jakobsson Ung, E., Swedberg, K., & Ekman, I. (2019). Efficacy of person-centred care as an intervention in controlled trials: A systematic review. Journal of Clinical Nursing.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Pascoe, G. C. (1983). Patient satisfaction in primary health care: A literature review and analysis. Evaluation and Program Planning, 6(3–4), 185–210.
Prakash, B. (2010). Patient satisfaction. Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery, 3(3), 151–155.
Rahiem, M. D. H. (2021). Patient satisfaction and health service quality: A literature review. Journal of Public Health Research.
Shabbir, A., Malik, S. A., Malik, S. A., & Janjua, S. Y. (2016). Equating the expected and perceived service quality. International Journal of Quality & Reliability Management.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Tzelepis, F., Sanson-Fisher, R. W., Zucca, A. C., & Fradgley, E. A. (2015). Measuring the quality of patient-centred care. BMC Health Services Research.
World Health Organization. (2021). Global patient safety action plan 2021–2030.
World Health Organization. (2022). Quality health services: A planning guide.
Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2021). Services marketing: Integrating customer focus across the firm (8th ed.). McGraw-Hill.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anindita A. Pirade, Edelweys Sylva Pasassang, Fidelia Lolo Pirade, Flavia Pratamaningdyah Bhaktiyuwana, Nurhaeni Sikki, Putri Laras Hayu Woro Sumbadra, Tini Asteria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







