Evaluasi Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Publik Digital pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang

Pendekatan SERVQUAL dan Importance Performance Analysis

Authors

  • Anggie Fauzan Aziz Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Indonesia
  • Muhammad Aldi Lubis Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Indonesia
  • Wandi Suwandi Assayid Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Indonesia
  • Rahma Dwi Mutia Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Indonesia
  • Ahmad Hapid TA Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.748

Keywords:

Kepuasan Masyarakat, Pelayanan Publik Digital, SERVQUAL, Importance–Performance Analysis

Abstract

Transformasi digital pada Mal Pelayanan Publik perlu diikuti dengan evaluasi berbasis pengalaman pengguna untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan masyarakat, mengukur kesenjangan antara harapan dan kinerja pelayanan, serta menentukan prioritas peningkatan pelayanan publik digital pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-evaluatif dan survei potong lintang. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 385 pengguna pelayanan digital yang dipilih menggunakan systematic intercept sampling. Instrumen penelitian terdiri atas 25 atribut yang dikembangkan berdasarkan dimensi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, SERVQUAL, uji perbedaan berpasangan, dan Importance–Performance Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kepuasan masyarakat mencapai 77,4 dan termasuk kategori puas. Meskipun demikian, terdapat kesenjangan negatif sebesar −0,78 antara harapan dan kinerja pelayanan. Dimensi keandalan memiliki kesenjangan terbesar sebesar −1,03, diikuti daya tanggap sebesar −0,91. Analisis IPA mengidentifikasi tujuh atribut prioritas, yaitu kecepatan penanganan pengaduan, kestabilan sistem, keamanan data pribadi, kesesuaian waktu penyelesaian, penanganan gangguan sistem, pelacakan status pelayanan, dan pendampingan pengguna dengan literasi digital rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan pelayanan perlu difokuskan pada keandalan, responsivitas, keamanan, dan inklusivitas sistem digital.

References

Agostino, D., Arnaboldi, M., & Lema, M. D. (2021). New development: COVID-19 as an accelerator of digital transformation in public service delivery. Public Money & Management, 41(1), 69–72. https://doi.org/10.1080/09540962.2020.1764206

Dener, C., Nii-Aponsah, H., Ghunney, L. E., & Johns, K. D. (2021). GovTech maturity index: The state of public sector digital transformation. World Bank.

Dener, C., Nii-Aponsah, H., Ghunney, L. E., & Johns, K. D. (2022). GovTech maturity index, 2022 update: Trends in public sector digital transformation. World Bank.

Hanelt, A., Bohnsack, R., Marz, D., & Antunes Marante, C. (2021). A systematic review of the literature on digital transformation: Insights and implications for strategy and organizational change. Journal of Management Studies, 58(5), 1159–1197. https://doi.org/10.1111/joms.12639

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik.

Mergel, I., Ganapati, S., & Whitford, A. B. (2021). Agile: A new way of governing. Public Administration Review, 81(1), 161–165. https://doi.org/10.1111/puar.13202

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2024). 2023 OECD digital government index: Results and key findings (OECD Public Governance Policy Papers No. 44). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/1a89ed5e-en

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik.

Republik Indonesia. (2023). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2023 tentang percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional.

Scupola, A., & Mergel, I. (2022). Co-production in digital transformation of public administration and public value creation: The case of Denmark. Government Information Quarterly, 39(1), Article 101650. https://doi.org/10.1016/j.giq.2021.101650

Tangi, L., Janssen, M., Benedetti, M., & Noci, G. (2021). Digital government transformation: A structural equation modelling analysis of driving and impeding factors. International Journal of Information Management, 60, Article 102356. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2021.102356

United Nations Department of Economic and Social Affairs. (2022). United Nations e-government survey 2022: The future of digital government. United Nations.

United Nations Department of Economic and Social Affairs. (2024). United Nations e-government survey 2024: Accelerating digital transformation for sustainable development. United Nations.

Verhoef, P. C., Broekhuizen, T., Bart, Y., Bhattacharya, A., Dong, J. Q., Fabian, N., & Haenlein, M. (2021). Digital transformation: A multidisciplinary reflection and research agenda. Journal of Business Research, 122, 889–901. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.09.022

Wilson, C., & Mergel, I. (2022). Overcoming barriers to digital government: Mapping the strategies of digital champions. Government Information Quarterly, 39(2), Article 101681. https://doi.org/10.1016/j.giq.2022.101681

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Aziz, A. F., Lubis, M. A., Assayid, W. S., Mutia, R. D., & Hapid TA, A. (2026). Evaluasi Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Publik Digital pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pandeglang: Pendekatan SERVQUAL dan Importance Performance Analysis. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 1891–1903. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.748

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.