Pengaruh Hedonic Shopping Motivation Terhadap Impulsive Buying pada Dewasa Awal Pengguna Shopee Paylater di Kota Padang

Authors

  • Febriani Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Free Dirga Dwatra Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.741

Keywords:

Hedonic shopping motivation, Impulsive buying, Dewasa Awal, Shopee Paylater

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hedonic shopping motivation terhadap impulsive buying pada dewasa awal pengguna Shopee Paylater di Kota Padang. Kemudahan transaksi digital melalui fitur "beli sekarang, bayar nanti" yang ditawarkan Shopee Paylater berpotensi memperkuat dorongan emosional dalam berbelanja, terutama pada individu yang memiliki motivasi hedonis tinggi. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai peran motivasi berbelanja hedonis dalam mendorong perilaku impulsive buying pada pengguna layanan Paylater, khususnya pada kelompok dewasa awal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 100 dewasa awal pengguna Shopee Paylater di Kota Padang yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Impulse Buying Tendency Scale (IBTS) yang dimodifikasi oleh Putri (2023) dari Verplanken & Herabadi (2001) dan Hedonic Shopping Motivation Scale (HSMS) yang diadaptasi oleh Ramadhani (2025) dari Arnold & Reynolds (2003). Analisis menggunakan regresi linear sederhana menunjukkan koefisien korelasi (r) = 0,498 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan koefisien determinasi sebesar 24,8%. Hasil ini mengindikasikan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara hedonic shopping motivation terhadap impulsive buying. Semakin tinggi motivasi hedonis individu, semakin besar pula kecenderungan melakukan pembelian impulsif. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan literasi keuangan dan pengendalian diri dalam penggunaan layanan Paylater agar individu lebih mampu mengelola dorongan emosional saat berbelanja dan mengambil keputusan konsumsi secara lebih bijak.

References

Afif, M. N., & Purwanto, E. (2020). Pengaruh hedonic motivation dan utilitarian motivation terhadap impulsive buying behavior. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 8(1), 1–10.

Andista, C. A., & Susilawaty, L. (2021). Pengaruh Shopee Paylater terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 45–56.

Arnold, M. J., & Reynolds, K. E. (2003). Hedonic shopping motivations. Journal of Retailing, 79(2), 77–95. https://doi.org/10.1016/S0022-4359(03)00007-1

Ashfaq, M., Yun, J., Waheed, A., Khan, M. S., & Farrukh, M. (2019). Customers’ expectation, trust, and attachment with brand: Moderating role of switching cost. SAGE Open, 9(2). https://doi.org/10.1177/2158244019847227

Databoks. (2022). Shopee Paylater dominasi penggunaan layanan paylater 2021. Katadata. https://databoks.katadata.co.id

Dyatmika, T., Rahma, N., & Azizah, F. N. (2023). Impulsive buying pada dewasa awal pengguna Shopee Paylater ditinjau dari mindfulness. Arjwa: Jurnal Psikologi, 2(1), 1–10.

Gultekin, B., & Ozer, L. (2012). The influence of hedonic motives and browsing on impulse buying. Journal of Economics and Behavioral Studies, 4(3), 180–189.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (5th ed.). Erlangga.

Husaini, A. (2020). Analisis perilaku konsumen dalam berbelanja online di Shopee. Jurnal Manajemen Pemasaran, 14(1), 23–35.

IdScore. (2024). Pengguna BNPL Indonesia capai 14,37 juta pada Juni 2024. https://idscore.id

Jumiasih, Y. (2023). Pengaruh impulsive buying terhadap post-purchase regret pada konsumen online. Jurnal Psikologi Konsumen, 5(1), 11–22.

Kredivo & Katadata Insight Center. (2024). Laporan perilaku pengguna paylater Indonesia. https://katadata.co.id

Miranda, V., Purwanto, A., & Lestari, D. (2023). Shopee Paylater dan perilaku impulsive buying. Jurnal Ekonomi Digital, 3(2), 88–100.

Mertaningrum, D., Hidayat, R., & Nurhayati, S. (2023). Pengaruh fitur paylater terhadap keputusan pembelian impulsif di e-commerce. Jurnal Bisnis Digital, 4(1), 55–67.

Mutiara, A., Sari, D. K., & Prasetyo, R. (2025). Peran hedonic shopping motivation dan shopping lifestyle dalam mendorong impulsive buying pengguna e-commerce Shopee di Surabaya. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 4(1), 1–14.

Muzammil, A., Handayani, N., & Pratiwi, E. (2023). Pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif dewasa awal. Jurnal Psikologi Sosial, 21(1), 33–45.

Ozen, H., & Engizek, N. (2014). Shopping online without thinking: Being emotional or rational? Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics, 26(1), 78–93.

Pangkaca, E. Y., Sari, M., & Wulandari, T. (2021). Pengaruh stimulus visual e-commerce terhadap impulsive buying. Jurnal Riset Manajemen, 8(2), 112–125.

Patrisia, N. (2024). Pengaruh hedonic motivation terhadap impulsive buying pada mahasiswi pengguna platform TikTok Shop di Kota Padang. AHKAM: Jurnal Hukum Islam dan Humaniora, 3(1), 88–101.

Prelec, D., & Loewenstein, G. (1998). The red and the black: Mental accounting of savings and debt. Marketing Science, 17(1), 4–28. https://doi.org/10.1287/mksc.17.1.4

Putri, A. D. (2023). Modifikasi Impulse Buying Tendency Scale untuk konteks e-commerce Indonesia [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Negeri Padang.

Ramadhani, F. (2025). Adaptasi Hedonic shopping motivation Scale untuk pengguna e-commerce Indonesia [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Negeri Padang.

Ratnasari, D., & Fajrianthi. (2021). Pengaruh hedonic shopping motivations terhadap impulsive buying pada konsumen produk fashion. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1), 714–724.

Renanita, T. (2017). Kecenderungan pembelian impulsif online ditinjau dari penjelajahan website yang bersifat hedonis dan jenis kelamin pada Generasi Y. Jurnal Indigenous, 2(1), 55–64.

Rook, D. W., & Fisher, R. J. (1995). Normative influences on impulsive buying behavior. Journal of Consumer Research, 22(3), 305–313.

Santrock, J. W. (2007). Psikologi pendidikan (2nd ed.). Kencana.

Saretta, I. R. (2020). Apa itu Shopee Paylater? Begini cara kerja dan keuntungannya. Cermati. https://www.cermati.com

Sari, D. Y., Hartika, L. D., & Septiarly, Y. L. (2023). Hubungan Social Comparison dengan Kecenderungan Menggunakan Eyelash Extension Pada Wanita Dewasa Awal di Kota Denpasar. Jurnal Psikologi Mandala, 7(1), 47–62. https://doi.org/10.36002/jpm.v7i1.2526

Sindy, A., Lestari, P., & Nugroho, H. (2025). Emosi positif dan impulsive buying: Tinjauan psikologi konsumen. Jurnal Psikologi Terapan, 13(1), 1–14.

Srilestari, W., & Santoso, B. (2024). Pengaruh penggunaan paylater terhadap perilaku pembelian di e-commerce. Jurnal Keuangan Digital, 2(1), 30–44.

Verplanken, B., & Herabadi, A. G. (2001). Individual differences in impulse buying tendency: Feeling and no thinking. European Journal of Personality, 15(S1), S71–S83.

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Febriani, F., & Dwatra, F. D. (2026). Pengaruh Hedonic Shopping Motivation Terhadap Impulsive Buying pada Dewasa Awal Pengguna Shopee Paylater di Kota Padang. ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(3), 1341–1347. https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.741

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.