Kepribadian Masyarakat Muslim dalam Perspektif Psikologi Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/anthor.v5i3.439Keywords:
Kepribadian Muslim, Psikologi Islam, SLRAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian masyarakat Muslim dalam perspektif Psikologi Islam melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini menggunakan pedoman PRISMA untuk memastikan proses penelusuran dan seleksi literatur dilakukan secara sistematis dan transparan. Data diperoleh dari database Scopus, Web of Science, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2010–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian Muslim bersifat holistik, mencakup dimensi spiritual, moral, dan kognitif yang terintegrasi dalam konsep nafs, qalb, ‘aql, dan ruh. Karakteristik utama meliputi religiusitas, akhlak, pengendalian diri, dan tanggung jawab sosial. Faktor pembentuknya meliputi pendidikan agama, lingkungan sosial, dan pengalaman spiritual. Penelitian ini memberikan sintesis komprehensif yang memperkaya pengembangan kajian psikologi Islam secara teoretis dan kontekstual.
References
Abdel-Khalek, A. M. (2006). Happiness, health, and religiosity: Significant relations. Mental Health, Religion & Culture, 9(1), 85–97.
Al-Attas, S. M. N. (2001). Risalah untuk kaum Muslimin. ISTAC.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Desina, M., Shofiah, V., & Rajab, K. (2026). Metodologi psikologi Islam: Sebuah kajian literatur. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(6), 54–59.
Fatwikiningsih, N. (2020). Teori psikologi kepribadian manusia. Penerbit Andi.
Fikri, S. A., & Andrayani, D. (2025). Psikologi Islam: Pendekatan holistik untuk kesehatan mental dan pengembangan diri. Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 2(1), 103–109.
Freud, S. (2024). The ego and the id (Vol. 10). Continental Press.
Habibirrahim, M., & Misra. (2025). Kontribusi pemikiran Ibnu Sina dan relevansinya dengan pendidikan Islam di era modern. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(3), 23–33.
Hidayat, T., Rizal, A. S., & Fahrudin. (2018). Pendidikan dalam perspektif Islam dan peranannya dalam membina kepribadian Islami. Jurnal Mudarrisuna, 8(2), 218–244.
Janesi, D. (2025). Hubungan antara religiusitas dengan perilaku prososial pada remaja BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) di Kota Medan.
Koenig, H. G., King, D., & Carson, V. B. (2012). Handbook of religion and health. OUP USA.
Langgulung, H. (1991). Asas-asas pendidikan Islam. Dewan Bahasa dan Pustaka.
Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.
Moher, D., Liberati, A., Tetzlaff, J., & Altman, D. G. (2009). Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses: The PRISMA statement. BMJ, 339.
Najib, M. A., Hasyim, W., & Anam, S. (2026). Validitas dan realibilitas dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 5(2), 1507–1518.
Napitupulu, D. S. (2020). Elemen-elemen psikologi dalam Alquran: Studi tentang nafs, ‘aql, qalb, ruh, dan fitrah. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 4(1), 57–71.
Nurlina, N., & Bashori, B. (2025). Konsep nafs dalam Al-Qur’an: Analisis semantik terhadap dimensi psikologis dan spiritualitas dalam proses pembentukan karakter. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(3), 200–214.
Saifuddin, A. (2019). Psikologi agama: Implementasi psikologi untuk memahami perilaku agama. Kencana.
Siraj, F. M. (2018). Relevansi konsep jiwa Al-Ghazali dalam pembentukkan mentalitas yang berakhlak. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(1), 32–45.
Yudiani, E. (2013). Pengantar psikologi Islam. JIA, 2.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amelia Mustafa, Rais Ibkar, Srisitna Fatimah Adnan, Melani Hamid, Hujaima Konoras, Adiyana Ada, Amanan S Saumur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







