Peran Edukasi Masyarakat dan Dampak Banjir terhadap Kesehatan Lingkungan serta Proses Belajar Anak SD di Desa Batu Belah, Kabupaten Kampar

Authors

  • Cindy Wirdatul Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Sri Hardianti Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Sumianto Universitas Pahlawan Taunku Tambusai, Indonesia
  • Asnimawati Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Etri Gustriana Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/anthor.v4i2.373

Keywords:

Banjir, Kesehatan Lingkungan, Pendidikan Anak, Mitigasi Bencana, Edukasi Masyarakat

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang secara berkala terjadi di Kabupaten Kampar, khususnya di Desa Batu Belah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab banjir, dampaknya terhadap kesehatan lingkungan dan pendidikan anak sekolah dasar, serta peran edukasi masyarakat dalam mitigasi bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara dan observasi lapangan, melibatkan 40 responden dari kalangan warga terdampak, petugas BPBD, dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab banjir meliputi curah hujan tinggi, penggundulan hutan, sistem drainase yang buruk, dan kondisi geografis dataran rendah. Dampak banjir mencakup pencemaran air, kerusakan sanitasi, peningkatan penyakit berbasis air, serta terganggunya proses belajar anak SD, berupa kerusakan sekolah, kesulitan akses, dan penurunan motivasi belajar. Upaya edukasi masyarakat telah dilakukan, namun efektivitasnya masih terbatas. Penelitian ini merekomendasikan integrasi antara perbaikan infrastruktur fisik dan penguatan pendidikan masyarakat sebagai strategi mitigasi jangka panjang.

References

Cissé, G. (2019). Food-borne and water-borne diseases under climate change in low- and middle-income countries: Further efforts needed for reducing environmental health exposure risks. Acta Tropica, 194, 181–188. https://doi.org/10.1016/j.actatropica.2019.03.012

Harefa, E. K., Ginting, D., Sitorus, M. E. J., & Nababan, D. (2021). The effect of simulation on community preparedness for flood disaster. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Hidayati, N., Rahman, A., & Sari, D. (2023). Analisis risiko banjir di wilayah perkotaan: Studi kasus di Kabupaten Kampar. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 15(1), 45–60.

Indrawijaya. (2023). The influence of non-structural mitigation education on understanding community preparedness for flood disaster in Sumberrejo District. Journal of Civil Engineering, Planning, and Design, 2(1), 34–40.

Ka’u, A. (2021). Analisis tingkat kerawanan banjir di Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Spasial, 8(3).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman penanganan kesehatan masyarakat pada bencana alam. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mildawati, R., Dewi, S. H., Fitrianti, Y., Adriati, Y., Annisa, B., Puri, A., Pratama, R., & Akbar, M. F. (2024). Handling river overflows as an effort to maintain community health in Siabu Village, Kampar Regency, Riau Province. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 656–660. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v8i3.16631

Mulia, R. M. (2005). Kesehatan lingkungan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nugroho, R. (2021). The role of community education in disaster management. Jurnal Mitigasi Bencana.

Petersen, A., De Brabandere, S., & Madsen, H. (2020). Education in emergencies: The impact of natural disasters on schooling in developing countries. International Journal of Educational Development, 74, 102164. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2020.102164

Prasetyo, A., Nugroho, S., & Wibowo, A. (2021). Strategi mitigasi banjir berbasis lingkungan di daerah aliran sungai. Jurnal Teknik Sipil, 12(2), 123–135.

Putri, L. D., & Harsini, S. R. (2018). Potential of regulation of slum area in the village Meranti Pandak Pekanbaru City. International Journal of Engineering & Technology, 7(2), 466–469.

Santosa, A. B., Suparmoko, M., & Rahayu, S. (2015). Analisis kerentanan banjir di kawasan perkotaan. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 11(1), 91–101.

Shaw, R., Shiwaku, K., & Kobayashi, H. (2004). Linking experience, education, perception and earthquake preparedness. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 13(1), 39–49.

World Health Organization. (2013). Floods: Climate change and adaptation strategies for human health. WHO Regional Office for Europe.

Yolchi, M., Nabi, G., Ahmadzai, H., & Rahman, S. (2024). Impact of floods on food security in rural Afghanistan. International Journal of Disaster Risk Reduction, 104746. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2024.104746.

Downloads

Published

2025-04-29

How to Cite

Wirdatul, C., Hardianti, S., Sumianto, S., Asnimawati, A., & Gustriana, E. (2025). Peran Edukasi Masyarakat dan Dampak Banjir terhadap Kesehatan Lingkungan serta Proses Belajar Anak SD di Desa Batu Belah, Kabupaten Kampar. ANTHOR: Education and Learning Journal, 4(2), 19–28. https://doi.org/10.31004/anthor.v4i2.373

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.